Ini Doa Yang Dipanjatkan Hedi Yunus Saat Umrah, Soal Jodoh?

Rabu, 31 Januari 2018 17:27 Penulis: Rahmi Safitri
Ini Doa Yang Dipanjatkan Hedi Yunus Saat Umrah, Soal Jodoh? Hedi Yunus © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Penyanyi kawakan Hedi Yunus baru saja menginjakkan kaki di Tanah Air beberapa waktu lalu usai menunaikan ibadah umrah. Tentu saja, di momen spiritual itu ia manfaatkan untuk berdoa dengan khusyu'. Lantas doa apa nih yang dipanjatkan kala itu?

"Doa selalu sendiri minta kesehatan lahir batin kebaikan dunia akhirat. Yak amanah itu diucapkan secara nama-nama pribadi yang nitip kayak misalnya di Instagram banyak sekali yang nitip-nitip doa jadi saya juga tidak mengingat terlalu detail tapi saya yakin Allah itu Maha Mengetahui. Jadi saya rangkumin ini untuk mereka yang menitipkan doa-doa saya sampaikan di sana entah itu di Madinah atau di Ka'bah semua disampaikan karena itu amanah, kemudian yang lain-lainnya yak keluarga, keponakan, kakak-kakak," ujar Hedi Yunus saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (29/1).

"Tadi udah kebaikan dunia akhirat, lahir batin sehat itulah. Teman hidup ya ada sih doa, ada termasuk kebaikan dunia akhirat. Harus menjaga salat, menjaga salat dalam artian ya selama ini meninggal salat, tapi pulang dari sana pasti meninggalkan ada ada rasa tanggung jawab pribadi tuma'ninah kemudian lebih berusaha untuk ikthiar, maksudnya sering kali tidak khusyu' harus lebih khusyu' menghargai waktu karena yang paling fondasi ya lima waktu itu," imbuhnya.

Hedi Yunus akui mendapat banyak sekali doa titipan saat umrah © KapanLagi.com®/Budy SantosoHedi Yunus akui mendapat banyak sekali doa titipan saat umrah © KapanLagi.com®/Budy Santoso


Selain berbagi cerita seputar doa yang diucapnya saat umrah, Hedi juga mengungkap jika ia sempat merasakan kedinginan ketika berada di Mekkah dan Madinah. Cuaca dingin tersebut membuat kondisi fisiknya turun setibanya di Indonesia.

"Nggak juga, cuaca di sana lagi dingin memang pas saya ke sana beberapa kali. Pas saya haji 2003 memang lagi dingin cuman saya nggak nyangka cuma nggak nyangka, cuma nggak sedingin kemarin. Saya bawa bajunya cuma gamis-gamis biasa tapi bawa satu mantel tebel syal tebel jadi itu andalannya, di Madinah pasti lebih dingin," ungkap pria 49 tahun tersebut.

"Tapi di Mekkah tuh sampe satu subuh itu saya kedinginan, udara di sana tuh yang berhari-hari yang nggak sampe keringat sama sekali, jadi pas pulang ke sini pas mendarat baru mulai merasa mau radang tenggorokan dan sebagainya," pungkasnya mengakhiri wawancara.

(kpl/aal/pit)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING