Jadi Saksi Kasus First Travel, Ini Penjelasan Vicky Shu

Rabu, 14 Maret 2018 14:31 Penulis: Ferry Sanjaya
Jadi Saksi Kasus First Travel, Ini Penjelasan Vicky Shu Vicky Shu © Kapanlagi/Budy Santoso
Kapanlagi.com -

Artis Vicky Shu memenuhi panggilan menjadi saksi dalam sidang kasus penipuan terhadap jamaah umroh yang dilakukan First Travel. Pelantun Mari Bercinta 2 itu dipanggil bersama saksi lainnya yang berjumlah 10 orang di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (14/3).

Vicky yang seharusnya meyampaikan kesaksiannya di urutan terakhir rupanya didahulukan menjadi saksi pertama lantaran sedang dalam kondisi hamil. Awalnya tersiar kabar, Syahrini juga akan datang sebagai saksi. Namun tidak ada nama Syahrini di jajaran saksi tersebut. Usai menjalani sidang selama kurang lebih satu jam, Vicky dan pengacaranya pun memberikan keterangan kepada awak media.

"Pada hari ini mbak Vicky datang untuk sidang pertama kasus First Travel dan sini mbak Vicky dipanggil keterangannya hanya sebagai saksi. Saya bisa jelaskan seperti pertanyaan di dalam. Bahwa mbak Vicky kenal dengan saudari Anniesa Hasibuan karena sesama desainer, mbak Vicky desainer sepatu dan mbak Anniesa desainer baju muslim. Mereka ktemu dalam acara New York Fashion Week dan mbak Vicky juga kenal dan ketemu suami mbak Anniesa di acara tersebut," ujar Tantri Benarto selalu kuasa hukum Vicky Shu.

Vicky Shu © Kapanlagi/Budy SantosoVicky Shu © Kapanlagi/Budy Santoso

"Pada awal keberangkatan itu pada bulan Desember 2015, mbak Vicky pada waktu itu ditawarkan oleh ibu Anniesa jasa First Travel dan pegawai First Travel menelpon mba Vicky langsung dan Vicky menyetujui biaya yang dibayarkan. Jadi keberangkatannya pada Desember 2015 itu Vicky bayar sendiri dengan paket reguler. Malah bayarnya lebih dari paket reguler yang ditawarkan First Travel, nilainya 34 juta 450 ribu. Karena pada waktu itu Vicky berangkat sendiri tidak bersama ibunya, kamarnya juga sendiri," lanjutnya.

Usai menjalani umrah pada tahun 2015 dengan biaya sendiri, Vicky kembali menjalani ibadah umrah pada tahun 2017. Kali ini, Vicky diberangkatkan gratis dengan syarat mewawancarai beberapa jamaah. Bisa dikatakan Vicky juga bekerja untuk First Travel selama berada di tanah suci.

"Tahun 2017, Vicky kembali mau umroh dan Vicky pada bulan Maret Anniesa Hasibuan tau mbak Vicky mau umroh dan dia menawarkan untuk berangkat bersama Anniesa sekalian meminta tolong sebagai teman, dimana mbak Vicky diminta blusukan ke jemaah First Travel yang berbarengan ke sana. Sekaligus untuk foto dan video dengan testimoni dengan jamaah First Travel tersebut dan sesampainya di Indonesia mbak Vicky juga diminta Anniesa untuk upload foto pada saat umroh bersama First Trvel di sana. Setiap kegitan di sana di upload di Instagram Vicky," papar Tantri Benarto.

"Jadi kalau mau dibilang endorse, mungkin bisa dibilang endorse juga karena kan endorse banyak jenisnya. Ada yang paid promote, ada yang barter. Jadi ya memang bisa dibilang endorse. Tapi memang ada pekerjaan yang saya jalani secara enam hari. Jadi jika memang dihitung biaya endorse yang harusnya dikeluarkan akan jauh di atas tiket pesawat atau pun hotel yang dibayarkan First Travel gitu," pungkas Vicky Shu.

(kpl/rhm/frs)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING