Sidang Perdana Bos First Travel Digelar, Korban Sumpahi Anniesa Hasibuan

Senin, 19 Februari 2018 15:05 Penulis: Natanael Sepaya
Sidang Perdana Bos First Travel Digelar, Korban Sumpahi Anniesa Hasibuan Anniesa Hasibuan © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Sidang perdana kasus penipuan biro perjalanan umrah First Travel digelar di Pengadilan Negeri Depok, Senin (19/2). Agenda sidang perdana kali ini yaitu pembacaan dakwaan terhadap tiga bos First Travel yakni Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki.

Jika dulu Anniesa tampak glamour dengan baju-baju rancangannya, kini ia hanya mengenakan pakaian seadanya yakni baju berwarna putih dan kerudung hitam serta rompi tahanan berwarna merah.

Sidang perdana kasus penipuan Anniesa Hasibuan digelar dan dihadiri para korban © KapanLagi.com/Budy SantosoSidang perdana kasus penipuan Anniesa Hasibuan digelar dan dihadiri para korban © KapanLagi.com/Budy Santoso

Dalam sidang kali ini, jaksa memaparkan bahwa ada 63.310 calon jemaah yang jadi korban First Travel dengan total kerugian mencapai Rp. 905 miliar. Dalam dakwaannya, jaksa penuntut umum mendakwa ketiganya dengan pasal 378 tentang Penipuan atau 372 tentang Penggelapan dan Pasal 3 UU TPPU.

Sidang perdana kali ini juga dihadiri oleh puluhan korban penipuan First Travel dari berbagai kota yang membuat ruang sidang semakin penuh dan sempat ricuh. Usai sidang, kemarahan para korban pun makin menjadi-jadi.

Korban sempat melontarkan sumpah di sidang perdana Anniesa Hasibuan, Andika Surachman dan Siti Nuraidah Hasibuan © KapanLagi.com/Budy SantosoKorban sempat melontarkan sumpah di sidang perdana Anniesa Hasibuan, Andika Surachman dan Siti Nuraidah Hasibuan © KapanLagi.com/Budy Santoso

Saat ketiga terdakwa itu dibawa ke mobil tahanan, para korban pun berteriak meminta uang dikembalikan bahkan banyak juga yang menyumpahi agar mereka busuk di penjara sampai hukuman mati. "Kembalikan uang Kita. Biar busuk dipenjara," teriak seorang ibu-ibu.

Sementara itu ada seorang ibu yang juga mengungkapkan kekesalannya terhadap Anniesa cs. "Saya sebetulnya nggak berangkat. Cuma yang berangkat teman-teman saya. Jadi cuma minta dikembalikan atau diberangkatkan. Kalau nggak hukum seberat-beratnya. Itu saja. Teman saya ada 26 orang, kawan pengajian saya semua. Ya kalau dia nggak ngembaliin hukumannya ya mati lah," kata Ibu Rina dari Bogor yang ikut membela teman-teman pengajiannya yang menjadi korban.

(kpl/rhm/ntn)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING