SELEBRITI

Jadi yang Pertama, Deddy Corbuzier Investasikan Uang Lebih dari 10 Miliar untuk Erigo

Rabu, 20 April 2022 13:53

Kapanlagi/Dadan Deva

Kapanlagi.com - Deddy Corbuzier tak mau menyiakan kesempatan ketika PT. Idea Solusi Indonesia, selaku perusahaan brand fashion Erigo membuka peluang investasi untuk pertama kalinya setelah 11 tahun berdiri.

Pada Selasa malam (19/4/2022), Deddy Corbuzier terlihat antusias mendatangi Erigo Fulfillment Center, yang terletak di Legok, Tangerang, Banten, guna menandatangani perjanjian kerja sama.

Dengan penanda tanganan MoU tersebut, maka telah resmi menjadikan ayah dari Azka Corbuzier ini sebagai Investor pertama Erigo.

"Saya tertarik berinvestasi karena melihat Erigo tanpa ada Investor saja bisa berkembang dan sebesar ini. Begitu ada penawaran investasi ya tentu menurut saya ini penawaran yang baik dan potensial," ungkap Deddy Corbuzier ketika ditanya alasannya tertarik untuk berinvestasi di Erigo.

1. Lebih Dari 10 Miliar

Selain itu, kata Deddy Corbuzier, Erigo merupakan brand lokal berkualitas yang menurutnya memang harus disuport agar bisa merajai industri retail pakaian dan mampu bersaing di pasar global. "Ini yang paling keren membangun brand Indonesia. Brand Indonesia lho ya," tuturnya.

Ketika disinggung berapa jumlah uang yang diinvestasikan, Deddy enggan mengungkap. Namun ia membenarkan jika nominal yang dikeluarkannya lebih dari Rp10 miliar.

"Kalau tadi ditanya lebih dari 10 Miliar itu benar. Itu bagi gua nilai yang besar dan kenapa gua berani karena gua yakin valuasinya pasti besar, dan akan ada cuan," katanya.

2. Beri Nilai Tambah

Sementara itu CEO & Founder Erigo, Muhammad Sadad mengatakan, dengan bergabungnya Deddy Corbuzier sebagai Investor, diharapkannya bukan hanya memberikan nilai tambah secara finansial, tetapi juga memperkuat ekosistem bisnis bagi Erigo dan tentunya meningkatkan valuasi perusahaan.

"Masuknya investor pertama tentunya menjadi langkah baru untuk Erigo dalam pengembangan strategi bisnis serta menciptakan good corporate governance yang akuntabel. Saya berterima kasih kepada Deddy Corbuzier sudah bergabung dan menjadi investor pertama Erigo," ungkap Muhammad Sadad.

3. Bootstrap

Sekadar informasi, Muhammad Sadad mendirikan Erigo pada tahun 2011 dengan strategi bootstrapping atau modal yang bersumber dari dana internal pemilik tanpa menarik investasi dari pihak eksternal.

Kini, dengan adanya suntikan dana segar dari investor, Erigo yang dalam perjalanannya mampu menjadi brand fashion dengan penjualan terbesar di marketplace selama 3 tahun terakhir, berencana menggunakan dana Investasi untuk melanjutkan dan memperluas penawaran produk melalui pasar offline dengan membuka 100 store yang tersebar di Indonesia.

"Pastinya sih kita sudah punya plan. Akhir tahun kita punya plan yang jelas 100 lokasi, kita juga mau tambah store. Kita juga plan buat apps juga, pasti itu menambah valuasi juga," tutur Sadad.


REKOMENDASI
TRENDING