Jago Masak, Olivia Wongso Ternyata Nggak Mau Dipanggil Chef

Olivia Wongso. Foto: KapanLagi.com®/Bayu Herdiyanto

Kapanlagi.com - Lahir dari keluarga yang berkecimpung di bisnis kuliner, Olivia Wongso tumbuh menjadi seorang penggemar kegiatan memasak. Ya, ayahnya adalah seorang pakar kuliner terkenal Indonesia, yakni William Wongso. Sama seperti sang ayah, Olivia juga tidak mau dipanggil Chef. "Saya bukan chef sebenarnya, ya praktisi kuliner mungkin, saya nggak mau dibilang chef, karena saya juga nggak ada background sekolah chef," cerita Olivia saat acara buka puasa bersama abraresto.com di Roca Artotel kawasan Thamrin, Jakarta Pusat pada (19/6).

Olivia Wongso lebih suka disebut praktisi kuliner. Foto: KapanLagi.com®/Bayu HerdiyantoOlivia Wongso lebih suka disebut praktisi kuliner. Foto: KapanLagi.com®/Bayu Herdiyanto
Olivia sendiri mengaku bahwa dirinya memang lahir dari keluarga yang berkecimpung di dunia bisnis kuliner. Terbiasa melihat makanan setiap hari, Olivia pun merasa mendapatkan bibit keahlian memasak. "Saya lahir dari keluarga yang berkecimpung bisnis makanan. Orangtua saya membuka bakery di tahun 1977 kemudian ibu saya meneruskan bakery-nya, lalu ayah saya juga berkecimpung lebih dalam lagi di bidang kuliner. Saya sama kakak saya setiap hari liat makanan, jadi di situ awalnya tertanam bibit itu kali ya," tambah ibu satu anak ini. Meski jago memasak bukan berarti Olivia tidak pernah merasakan kegagalan saat membuat makanan. Olivia ingat sekali saat umur 10 tahun, ia membuat sebuah desert pertamanya yang harus berkali-kali ia coba hingga sampai mendapat komentar bagus dari sang ayah. "Jujur (saya) lebih banyak bikin kue, karena itu yang suka. Saya ingat umur 10 tahun bikin desert pertama saya lalu minta ayah saya cicipi. Dulu bikin chocolate muffin, kata ayah saya 'kalau kamu suka sesuatu coba bikin'. Saya bikin berkali-kali, dikoreksi terus sampai akhirnya ayah saya bilang 'oke ini bagus'," kenang perempuan kelahiran 5 Juli 1980 ini.

(kpl/nad)

Rekomendasi

Trending