Jokowi dan Jakarta Ulang Tahun, Ini Harapan Sophia Latjuba

Selasa, 21 Juni 2016 21:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Jokowi dan Jakarta Ulang Tahun, Ini Harapan Sophia Latjuba Jokowi - Sophia Latjuba © KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Hari ini, Selasa (21/6), Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi merayakan ultah yang ke-55. Orang nomor satu di Indonesia ini pun banjir ucapan ucapan dan doa dari para pejabat, selebriti dan juga netizen.

Sophia Latjuba yang selama ini dikenal sebagai pro Jokowi tak lupa memberikan ucapan selamat-nya. Tak cuma itu saja, wanita berdarah Jerman ini juga punya beberapa harapan pada sang Presiden.

"Ya buat Presiden yang saya pilih. Saya milih Jokowi dan berhak berbicara semoga jadi pemerintah yang lebih bijak, yang adil, tidak korup, empati, toleran. Saya ngerti ini politik, tapi kita harus menyelamatkan Indonesia. Kita menundukkan kepala, presiden yang tidak takut dengan orang yang berkuasa," ujar Sophia saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat pada (21/6).

Sophia percaya Jokowi bisa lakukan perubahan pada Jakarta dan Indonesia © KapanLagi.com®/Akrom SukaryaSophia percaya Jokowi bisa lakukan perubahan pada Jakarta dan Indonesia © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya

Tak cuma Jokowi, besok, 22 Juni juga bertepatan dengan hari ultah Ibukota Jakarta yang genap berusia 489 tahun. Menurut Sophia, Jakarta saat ini masih perlu mengalami banyak pembenahan di berbagai aspek.

"Sedih sih, karena ini kota saya tapi sangat semrawut. Banyak orang-orang yang tinggal di sini sepertinya tidak menghargai kota yang memberi mereka makan," sambung kekasih Ariel Noah ini.

Sophia pun berharap ke depannya nanti orang-orang yang tinggal di Jakarta lebih bisa menghargai satu sama lain. Sementara untuk pembangunannya, ibu dari Eva Celia ini meminta agar pemerintah tidak hanya sekedar membangun, tetapi juga memikirkan nasib rakyat.

"(Semoga) Orang lebih menghargai jalanan, lebih menghargai sesama, toleran. Kalau kita bicara Jakarta bukan hanya tanah, tapi satu kesatuan. Saya lihat sih (pembangunannya) sudah sustainable ya. Tapi apakah pembangunan ini bisa membuat kita hidup sejahtera nanti? Membangun tapi sepertinya tidak melihat ke depannya. Membangun yang tidak merugikan, bukan keserakahan yang berbicara," pungkasnya.

(kpl/rhm/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING