Ketika Keturunan Cut Meutia Kembali ke Kampung Halaman

Selasa, 24 Oktober 2017 15:10 Penulis: Adhib Mujaddid
Ketika Keturunan Cut Meutia Kembali ke Kampung Halaman Ozy dan Aleta di Lhokseumawe

Kapanlagi.com - Butuh sekitar satu jam perjalanan darat untuk mencapai lokasi Haul 107 Tahun Cut Meutia di Monumen Cut Meutia. Aleta Molly dan Ibunya, Dini Hari Usman berangkat dari Hotel Winton di tengah kota Lhokseumawe bersama keluarga dan rombongan pada Minggu (22/10) sekitar pukul 10.00. Di dalam rombongan itu, terdapat juga beberapa artis lain seperti Ozy Syahputra dan Erevano.

Mereka tiba sesaat setelah acara dimulai. Seperti yang kami sebutkan di berita sebelumnya, Aleta Molly merupakan keturunan langsung Cut Meutia. Dini Hari Usman merupakan cicit dari pejuang yang kini wajahnya terpampang di lembaran seribu rupiah ini. Masyarakat pun menyambut hangat kedatangan Aleta dan rombongannya. Sesekali langkah mereka terhenti untuk melayani permintaan foto bareng.

Sementara itu, acara terus bergulir. Beberapa pejabat pemerintah memberikan sambutan, sementara itu tokoh setempat dan keturunan langsung Cut Meutia juga menceritakan betapa gigih perjuangan Pahlawan Nasional tersebut. Ratusan masyarakat yang hadir pun sesekali bertepuk tangan mengagumi perjuangan pahlawan mereka.

Aleta Molly dan IbuAleta Molly dan Ibu

Acara kemudian dilanjutkan dengan Upacara Peusijuk. Tradisi ini biasanya dilakukan untuk memohon keselamatan, ketentraman, dan kebahagiaan dalam kehidupan warga Aceh dan keluarga besar Aleta pada khususnya. Cuaca siang itu yang sangat panas pun tak membuat masyarakat menyemut untuk melihat dari dekat proses ini.

"Tadi juga kayak dikasih makan sirih, tadi juga ada tariannya. Aku lihat Aleta kayak didoain. Antusias masyarakat luar biasa banget sih, saking penuhnya sampai kita susah jalan," ujar Erevano.

Usai Upacara Peusijuk, panitia mempersilakan Aleta Molly dan Ozy Syahputra untuk naik ke panggung. Mereka pun menyanyikan salah satu lagu tradisional Aceh, Bungong Jeumpa. Masyarakat yang sangat akrab dengan lagu ini pun serentak terpanggil untuk bernyanyi bersama.

Ozy dan Aleta menyanyikan lagu tradisional AcehOzy dan Aleta menyanyikan lagu tradisional Aceh

"Seneng sekali bisa berada di sini. Pulang kampung, mengenang masa lalu," kata Ozy yang entah berapa ratus kali sibuk melayani permintaan foto bareng selama berada di Aceh. "Ini pertama kali aku ke sini. Seneng dan bangga banget bisa berada di sini," tutur Aleta.

Setelah itu, acara pun dilanjutkan dengan bersantap bersama. Hidangan khas Aceh nan lezat menjadi penutup perjumpaan. Sebelum kembali ke hotel, rombongan artis dari Jakarta ini masih dengan ramah menyapa dan berfoto bareng dengan masyarakat.

Santap lezat, Aleta dan ErevanoSantap lezat, Aleta dan Erevano

Sebenarnya masih ada satu lagi hal yang dicita-citakan oleh warga setempat. Mereka berharap suatu hari nanti akses jalan ke makam Cut Meutia segera diperbaiki oleh pemerintah. Hingga hari ini akses masih sangat sulit, jangankan mobil, kabarnya sepeda motor pun masih kesulitan untuk mencapai tempat itu.

"Semoga tahun depan haul bisa digelar di makam Cut Meutia. Terima kasih juga untuk Ibu Dini Hari yang bersedia menjadi donatur tunggal acara ini," tutur salah seorang warga setempat.

(kpl/adb)

Reporter:

Adhib Mujaddid


REKOMENDASI
TRENDING