Kronologi Penangkapan Sean Azhari Putra Ayu Azhari Saat Razia

Kamis, 11 Mei 2017 20:15 Penulis: Ayu Srikhandi
Kronologi Penangkapan Sean Azhari Putra Ayu Azhari Saat Razia Ayu Azhari - Sean ©istimewa

Kapanlagi.com - Penangkapan Sean Azad (Sean Azhari) putra dari Ayu Azhari di sebuah tempat hiburan malam ternyata bermula dari seorang pengedar yang memang sudah jadi target operasi. Saat tahu narkoba ini sudah dijual ke sebuah karaoke, mereka pun memeriksa tempat tersebut dan menjaring puluhan orang orang yang terbukti menggunakan narkoba.

"Jadi gini dari hasil operasi kita semalam mengincar target kita itu di mana penyebar, pengecer yang menjual di tempat hiburan malam. Tadi malam jam 1 malam, kita lakukan operasi di situ. Karena TO (Target Operasi) kita biasa menyebarkan di situ. Di kawasan gajah mada. Kita merapat ke sana, sergap dia, di tempat karaoke ditemukan 1.000 butir ekstasi, berbagai paket sabu yang sudah disiapkan. Kemudian dari paket udah ada yang dijual, kita interogasi, ternyata ada dijual ke pengunjung. Kita tes urine (pengunjung) sesuai sama yang dilaporkan oleh pengedar," jelas Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjenpol, Johnypol saat dihubungi, Kamis (11/5).

Ia pun menambahkan, "Karena sudah dijual ke karaoke itu. Kita lakukan pemeriksaan di situ. Pemeriksaan di situ, ketemulah si Sean Azad itu. Dia positif menggunakan sabu. Sabu dan ganja, hasil tesnya mengandung sabu dan ganja."

Sean anak Ayu Azhari tertangkap karena kasus narkoba. ©dok pribadiSean anak Ayu Azhari tertangkap karena kasus narkoba. ©dok pribadi

Sejak diamankan dini hari hingga siang tadi, Sean masih menjalani pemeriksaan. Hal ini untuk mengambil langkah selanjutnya apakah perlu direhabilitasi inap atau hanya rehabilitasi jalan saja.

"Saya belum dapat laporan lagi. Karena dia pengguna dan kita hanya menemukan hasil urinenya saja tidak ada barang bukti, dia hanya menggunakan. Tadi siang sampai jam 12 dia masih di assesment, masih didalami. Apakah dia sifatnya hanya coba-coba, atau dia sifatnya karena kerjaan dan pakai, apakah dia nyandu. Kalau nyandu dia harus rawat inap. Kalau dia coba-coba masih rehabilitasi rawat jalan. Sampai jam 12 tadi dia masih assesment," jelas Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjenpol, Johnypol.

Namun menurutnya ia belum menerima laporan lebih lanjut sehingga tak bisa memastikan sejak kapan Sean sudah menjadi pemakai narkoba. Meski begitu Sean harus tetap menjalani wajib lapor, "Tergantung penyidik biasanya hampir sama dengan rehab bisa dua minggu, tiga minggu. kalau rehab ketentuannya ada. Rawat jalan antara delapan sampai dua belas kali."

(kpl/far/jje)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING