Lebih Duniawi, WS Rendra Merasa Tak Pantas Pimpin Doa
Kapanlagi.com - Penyair dan dramawan Willibrordus Surendra Broto yang lebih dikenal dengan nama WS Rendra merasa tidak pantas memimpin doa pada suatu acara atau kegiatan."Saya sangat duniawi sehingga kurang pantas memimpin doa," kata lulusan Fakultas Sastra dan Kebudayaan Universitas Gajah Mada (UGM) itu ketika diminta memimpin doa pada peresmian butik Soga by Nita Ashari di Yogyakarta, Kamis (16/8).Meskipun merasa kurang pantas, 'Si Burung Merak' penulis kumpulan sajak Balada Orang-Orang Tercinta serta drama Mastodon dan Burung Kondor itu ternyata bersedia memenuhi permintaan tersebut dan melafalkan doa dengan penuh khidmat.Kesediaan WS Rendra memimpin doa pada acara itu sebagai wujud rasa sayang terhadap pemilik butik Albert dan Nita Ashari yang merupakan murid Bengkel Teater."Untuk menunjukkan rasa sayang itu, saya ikhlas memimpin doa. Saya memimpin bukan berarti saya lebih mumpuni (ahli-red), tetapi saya hanya memenuhi permintaan," kata pendiri Bengkel Teater itu.Segala sesuatu, menurut pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935 itu, jika diawali dengan doa akan berjalan baik. "Oleh karena itu sebelum melangkah sebaiknya kita awali dengan berdoa," kata WS Rendra.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(*/boo)
Advertisement












































