Luna Maya Tak Ingin Wanita Hanya Bisa Mengurusi Masalah Dapur

Selasa, 11 Oktober 2016 15:15 Penulis: Ahmat Effendi
Luna Maya Tak Ingin Wanita Hanya Bisa Mengurusi Masalah Dapur Luna Maya ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Di masa lalu sempat muncul stigma bahwa seorang wanita hanya harus mahir dalam urusan dapur dan suami menjadi orang yang mencari uang. Namun bagi Luna Maya stigma tersebut sudah tak lagi relevan. Luna termasuk wanita mandiri yang percaya wanita bisa melakukan banyak pekerjaan besar lainnya.

"Nggak bisa. Ya oke dapur juga (diurusi), tapi perempuan harus bisa lebih dari urusan itu. Jadi wanita harus bisa urus semuanya," ujar Luna Maya di bilangan SCBD, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016).

Sosok Luna Maya mampu beralih dengan cukup smooth dari seorang artis menjadi pebisnis. Baginya semua wanita bisa melakukannya, dan Luna berbagi bahwa tips untuk bisa bertahan adalah kegigihan.

"Karena menurut aku perempuan multitasking, dan kelebihan itu harus dipergunakan. Saya nggak pintar, tapi saya mau cari tahu. Saya nggak jago, tapi gigih. Kalau dibilang sekolah bisnis nggak, lulus kuliah nggak, tapi kok bisa? Ya itu, gigih, mau tahu," katanya.

Luna Maya tak ingin wanita hanya pintar dalam urusan dapur. ©KapanLagi.com/Agus ApriyantoLuna Maya tak ingin wanita hanya pintar dalam urusan dapur. ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Dalam dunia bisnis, Luna Maya sudah melewati perjalanan yang cukup panjang. Meski sempat gagal maupun ada project yang tak jalan, Luna termasuk orang yang tahan banting untuk terus melangkah.

"Dulu saya pernah buka kafe, gagal pernah. Saya nggak hands on, nggak ikut detail. Tapi nggak kapok. Dulu saya nggak ikut detail operasional. Jadi kalau ada yang salah jadi tau. Sekarang saya mau tau dari nol. Jadi kalau ada yang salah aku tahu," ungkapnya.

Banyak yang heran mengapa Luna begitu bekerja keras untuk membangun bisnis. Padahal pendapatannya dari dunia entertainment pun sudah cukup besar. Namun Luna tak mau stuck dan merasa cukup. Begitu juga ketika disinggung soal apakah ia berbisnis untuk modal nikah.

"Kalau cukup (buat nikah), gua nggak ngapa-ngapain lagi. Usaha itu kan nggak buka hari ini, besok sudah dapat gantinya. Ya kalo untung, kalo nggak? Jadi harus dijalani. Sekarang semua masih start up," tandasnya.

(kpl/far/sjw)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING