SELEBRITI

Memudahkan Orang Lain Lakukan Perbuatan Cabul, Cynthiara Alona Divonis 10 Bulan Penjara

Rabu, 08 Desember 2021 17:01

Istimewa

Kapanlagi.com - Sidang perkara dugaan praktik prostitusi dengan terdakwa artis Cynthiara Alona sudah memasuki tahap akhir. Dalam sidang yang digelar Rabu (8/12/2021), Majelis Hakim memutuskan Chyntiara Alona bersalah melanggar Pasal 296 KUHP.

"Menyatakan terdakwa Cut Cynthiara Alona, terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain sebagaimana Pasal 296 KUHP, " kata Majelis Hakim.

Oleh karena itu, Majelis Hakim yang terdiri satu Hakim ketua dan dua Hakim anggota sepakat menjatuhkan vonis Cynthiara Alona dengan hukuman 10 bulan penjara. "Menjatuhkan pidana terhadap Cut Chyntiara Alona dengan pidana penjara selama 10 bulan dikurang dengan masa tahanan yang sudah berjalan,"

1. Menimbang Beberapa Hal

Adapun keputusan itu setelah Majelis Hakim menimbang beberapa hal yang memberatkan dan meringankan.

"Hal yang memberatkan bahwa perbuatan tadi melanggar norma yang ada di masyarakat, khususnya norma agama dan hal yang meringankan bahwa terdakwa berlaku sopan di persidangan, kooperatif dalam memberikan keterangan, belum pernah dihukum sebelumnya, dalam pengobatan penyakitnya dan mengakui perbuatannya, " tutur Majelis Hakim.

2. Ditangkap Bersama 2 Orang Lain

Sebelumnya Chyntiara Alona dituntut Jaksa Penuntut Umum enam tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider enam bulan penjara. Seperti diketahui Chyntiara Alona ditangkap bersama dua orang lainnya, yakni Abdul Ajiz dan DA pada Maret 2021 karena diduga melakukan tindak dugaan praktik prostitusi anak di bawah umur yang dilakukan di Hotel Alona di kawasan Ciledug, Tangerang, Banten.

Ketiganya dijerat dengan Pasal 88 jo Pasal 76 Huruf I Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

3. Dijadikan Tersangka

Penyebab Alona dijadikan tersangka lantaran sadar mengetahui usahanya sebagai tempat prostitusi. Ada dua bukti yang langsung membawanya berada di posisi tersebut.

"Kemarin ada yang bertanya, apa konteks CA ditetapkan sebagai tersangka. Di sini dia mengetahui langsung. Ada dua alat bukti yang sudah kita dapatkan untuk menetapkan yang bersangkutan menjadi tersangka dan dilakukan penahanan," kata Yusri Yunus selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya saat menggelar jumpa pers, Jumat (19/3/2021).

4. Libatkan Anak di Bawah Umur

Fakta yang semakin memberatkan Cynthiara Alona, pelaku prostitusi yang kemudian disebut korban ini rata-rata masih di bawah umur. Dia bekerja sama dengan muncikari berinisial DA serta pengelola perinisial AA.

"Kita sepakat menyebut 15 orang ini sebagai korban karena semuanya anak di bawah umur yang rata-rata usianya 14 sampai 15 tahun. Management hotel, baik itu pemilik dan juga pengelolanya, menyediakan tempat bahkan mengetahui bahwa memang anak-anak yang ke sana tidak perlu pakai KTP," sambung Yusri.

5. Masalah Ekonomi Jadi Alasan

Cynthiara Alona menjadikan lokasi usahanya yang terletak di kawasan Kreo, Tangerang, sebagai tempat prostitusi karena alasan finansial. Praktek terlarang itu diakui telah dilakukan selama tiga bulan terakhir.

"Motivasinya masalah ekonomi. Dia lihat situasi COVID-19 bikin hotel kosong, sehingga dia memudahkan satu cara. Tapi hal yang salah menyediakan prostitusi online di tempatnya," terang Yusri.

(kpl/dan/frs)


REKOMENDASI
TRENDING