Nugie: Kenapa Yang Diatur Cuma Zat Adiktif di Tembakau?
Nugie
Kapanlagi.com - Penyanyi Agustinus Gusti Nugroho atau Nugie menilai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tembakau sangat diskriminatif. Bukan hanya diskriminatif pada pelaku-pelakunya, melainkan lebih jauh lagi diskriminasi terjadi lebih mendasar atas sebuah bidang kehidupan, yang akan berimbas pada pola pikir masyarakat. "Yang saya maksud terkait pengaturan zat adiktif. Dengan RPP Tembakau, diam-diam masyarakat sedang digiring kepada pemahaman bahwa seolah zat adiktif hanya ada pada daun tembakau. Sementara, ada zat adiktif lain selain nikotin. Tapi kenapa yang diatur cuma tembakau, khususnya rokok?" ujar Nugie dalam release hasil diskusi dengan Komunitas Kretek yang diterima KapanLagi.com®, Jumat (20/07) Memang, tidak bisa dibantah, zat adiktif bukan hanya nikotin. Selain nikotin yang ada pada produk tembakau, kafein pun merupakan zat adiktif, yang dapat ditemukan misalnya pada minuman suplemen. Namun hanya tembakau atau rokok saja yang diatur dalam regulasi tentang zat adiktif tersebut. Ada segelintir orang, menurut pelantun Burung Gereja dan Pembuat Teh ini, yang cenderung merasa berhak menentukan kehidupan orang lain. Orang-orang tersebut tampaknya yakin diri mereka paling tahu apa yang terbaik untuk dijalani oleh sesamanya. "Kesehatan itu ideal. Tapi ukuran ideal tak bisa dipaksakan begitu saja. Silakan saja kalau mau memberikan himbauan. Tapi begitu sudah menjadi peraturan, itu levelnya sudah paksaan." Dalam konteks peraturan pengendalian rokok, Nugie memang melihat bahwa ada sesuatu di belakang ini semua. "Bandingkan saja dengan isu pemanasan global. Semua sudah tahu soal itu. Kampanye soal pencegahan dampak global warming juga muncul di mana-mana, tapi nyatanya? Jumlah mobil toh tak berkurang, bahkan terus bertambah. Bahan bakar fosil terus dikonsumsi dengan jumlah sangat besar," ungkap pria yang aktif dalam kampanye penyelamatan lingkungan ini memberikan ilustrasi.
(kpl/prl/dar)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
