SELEBRITI

Kembali ke Indonesia, Olive Lee Jadi Promotor Musik Untuk Beli Token Sangkara

Rabu, 15 Juni 2022 14:32

Olive Lee (credit: Dokumentasi Pribadi)

Kapanlagi.com - Kembalinya ke Indonesia setelah sekian lama di Belanda, Olive Lee kini jadi promoto musik itu untuk mencari pembuat Token Sangkara ($MISA). Proyek tersebut menggabungkan pertanina dalam dunia nyata dalam satu metaverse.

Hanya dalam waktu 15 menit, PT Mitra Sangakara Abadi selaku pemilik bekerja sama dengan PT Bumi Meta Indonesia yang sukses menjual NFT perdana mereka dalam Flash Presale dan habis.

1. Sangat Penasaran

Hal tersebut membuat Olive Lee menjadi penasaran. Bagaimana tidak, Token Sangkara ($MISA) ini dijual dalam market dunia, bahkan juga dibangung dan memiliki bisnis tradisional yakni pertanian.

"Ini memang belum dipasarkan di Indonesia dan saat ini Token Sangkara ($MISA) hanya dipasarkan ke market dunia melalui 7 Centralized Exchanger. Token ini dibangun dengan memiliki fundamental dalam bisnis tradisional, yaitu pertanian. Serta bisnis digital yaitu metaverse, NFT marketplace, musik, dan juga film," ujar Olive.

2. Beli Token Sangkara

Dalam visi dan misi PT Mitra Sangkara Abadi, Olive pun membeli Token Sangkara (@SMISA) melalui salah satu exchanger dunia.

"Karena menurut aku, ini bagus. Hanya tentu setiap orang harus melakukan analisa risikonya masing-masing. Aku membeli karena ini sangat heboh di Eropa, khususnya di kalangan investor kripto Eropa," tutur Olive.

3. Komentar Soal Trading

Selain itu, Olive Lee juga menanggapi terkait dengan trading yang ada di Indonesia. Ia juga memberi pesan bagi masyarakat yang mau terjun ke dunia tersebut

"Maraknya dunia trading atau dunia Crypto di Indonesia bikin banyak orang ikutan trading atau ikutan beli koin tapi nggak ngerti. Karena tahunya lagi ngetren. Mereka juga kerap mendapatkan informasi yang salah dari orang yang mengajak mereka. Karena sekarang lagi ramai di dunia trading kalau orang mengajak yang lain maka dia bisa dapat komisi. Jadi target komisi inilah, orang cuma ngajak, tanpa edukasi apa yang sebenarnya dilakukan. Berdasarkan Informasi yang salah dan menyesatkan banyak pihak yang dirugikan dan tidak sedikit yang beneran trading pun jadi ikut tercoreng dari oknum-oknum tersebut," kata Olive.

"Kamu harus mengerti risikonya. Kalau kamu berpikir kamu akan dapat untung besar, jangan abaikan risiko besarnya juga. Ingat high return sudah pasti high risk, karena siap-siap saja kamu (bisa) kehilangan uang, atau tidak mendapat uang kembali. Jangan mudah tergiur akan iming-iming yang menjanjikan, apalagi mengatakan per sekian persen kita akan dapat. Tidak, sama sekali jangan percaya itu," tutupnya.


REKOMENDASI
TRENDING