Protes di MK, Sam Aliano Ingin Jokowi Buktikan Ucapannya

Kamis, 12 Juli 2018 21:00 Penulis: Guntur Merdekawan
Protes di MK, Sam Aliano Ingin Jokowi Buktikan Ucapannya Sam Aliano / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Sam Aliano adalah nama yang mulai jadi bahan perbincangan publik dalam beberapa waktu terakhir. Pasalnya, ketua Pengusaha Indonesia Muda ini secara mengejutkan maju mencalonkan diri sebagai calon Presiden untuk Pilpres 2019 mendatang.

Sam menegaskan jika dirinya merasa dirugikan dengan peraturan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) yang mana sang calon harus memiliki 20% kursi DPR atau 25% suara sah nasional. Batasan tersebut dianggap tidak adil karena memperkecil peluang bagi partai menengah untuk mengajukan diri menjadi calon presiden alternatif dan potensial. Menurut Sam, hal ini berpotensi menjadikan Jokowi sebagai calon tunggal dalam Pilpres 2019.

"Saya sebagai calon presiden bersama para relawan menggelar aksi protes ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar menghapus ambang batas pencalonan presiden. Pasal ini sangat bertentangan dengan demokrasi dan tidak adil bagi kami," ujar Sam Aliano saat menggelar aksi Demo di Gedung MK, Kamis (12/7).

Sam demo di depan MK / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi RosyadiSam demo di depan MK / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi Rosyadi


Menurut Sam, saat ini calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengamankan tiket pencalonannya dengan menguasai enam partai politik. "Sekarang hanya tinggal 3 atau 4 partai saja yang belum menentukan calonnya, itupun diperebutkan banyak capres. Dan yang lebih menyulitkan lagi adalah syarat ambang batas pencalonan 20%, kami merasa terjebak ikat leher," tegasnya.

Menurut Sam, partai politik seharusnya berpihak kepada rakyat karena sejatinya merupakan representasi dari rakyat. Sam kesal karena merasa saat ini parpol dikuasai oleh kepentingan elit partai tanpa memikirkan kepentingan rakyat.

"Seharusnya ketum partai berpihak dan mendengar rakyat karena partai milik rakyat bukan milik perusahaan atau pribadi. Jangan karena mendapatkan jatah, lalu melupakan rakyat. Sekalian aja semua partai ke Pak Jokowi, kenapa tidak sekalian Pak Jokowi jadi calon tunggal saja," keluhnya.

Dukungan para pendukung Sam / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi RosyadiDukungan para pendukung Sam / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi Rosyadi


Sam lalu menagih statement Jokowi beberapa waktu lalu di hadapan awak media mengenai harapannya agar Pilpres 2019 menyajikan banyak pilihan calon presiden. "Kata Pak Jokowi banyak capres banyak pilihan, banyak pilihan mana pak Presiden Jokowi? Buktikan omongannya. Faktanya, pilihan hanya ada 2 kandidat. Susah, apa lagi 3 atau lebih agak sulit," tegas pria berusia 43 tahun tersebut.

Seperti diketahui, Sam telah menunjukkan keseriusannya untuk maju sebagai calon Presiden. Ia sempat mengadakan sayembara mencari ibu negara dengan menyediakan mas kawin sebesar 1 kilogram emas dan berlian. Namun kini, harapannya untuk maju sebagai Capres terancam gagal.

"Kami terjebak bahkan rencana program saya menghapus utang negara terancam gagal. Saya sedih karena rakyat bisa kecewa dengan saya apa yang saya janjikan," pungkas Sam kecewa.

(kpl/far/gtr)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING