Revisi Statement, Hanung Bramantyo Minta Maaf ke Kaum Perempuan

Senin, 06 November 2017 20:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Revisi Statement, Hanung Bramantyo Minta Maaf ke Kaum Perempuan Hanung Bramantyo © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Sutradara kondang, Hanung Bramantyo saat ini tengah ramai jadi perbincangan publik dan juga beberapa kalangan selebriti. Salah satu statement dari suami Zaskia Adya Mecca itu di salah satu interview-nya disebut berbaru 'seksis'. Dan pada kasus ini, Ia dituding telah merendahkan kaum perempuan.

"Susah mencari aktor itu, apalagi aktor pria ya. Kalau perempuan kan, ya, udahlah. Ibarat kata, 'Asal lo cantik aja, udahlah itu menjadi syarat'. Tapi aktor, laki-laki itu syaratnya banyak banget, nggak cuma sebatas harus ganteng, tapi harus bisa memainkan banyak peran," statement Hanung yang jadi permasalahan.

Hanung merasa jika media yang memberitakan statement-nya di atas telah salah kaprah. Pria berusia 42 tahun itu lalu sempat membuat sebuah klarifikasi melalui akun resmi Instagram-nya jika dirinya tak ada maksud sama sekali untuk merendahkan satu pihak tertentu.

Namun tak lama kemudian, Hanung menghapus postingannya tersebut karena alasan yang tak diketahui. Sutradara dari film KARTINI itu lantas mengunggah sebuah postingan baru yang berisi klarifikasi lebih detail mengenai permasalahan yang tengah ramai jadi bahan perbincangan ini.

Hanung klarifikasi soal statement-nya yang disebut berbau 'seksis' © Instagram/hanungbramantyoHanung klarifikasi soal statement-nya yang disebut berbau 'seksis' © Instagram/hanungbramantyo

"Pada hari Sabtu, 4 November 2017 telah beredar sebuah artikel yang mengutip pernyataan saya: 'Susah menjadi aktor itu apalagi aktor pria ya. Kalau perempuan ya sudahlah, ibarat kata asal lo cantik aja. Udahlah itu menjadi syarat'. Kutipan tersebut telah membingkai saya seolah-olah saya melecehkan profesi Aktris Perempuan Indonesia sebagai figur yang hanya mengekspose tubuh tanpa menggali sisi intelektualitasnya. Terus terang, saya menyayangkan pihak Kompas.com hanya mengutip pernyataan tanpa menyertakan konteks peristiwa yang terjadi sehingga membuat kalimat saya menjadi bias tujuan. Konteks pernyataan saya diawali dengan sebuah pertanyaan Kenapa saya masih memilih Aktor Reza Rahadian dalam film Benyamin Biang Kerok produksi Falcon Pictures? Tidak adakah bibit baru Aktor Indonesia? Saya jawab, ada banyak bibit aktor maupun aktris baru, tapi sangat sedikit yang diterima penonton pecinta film Nas hingga jadi populer seperti Reza Rahadian. (Saya hanya sebut Reza saja karena konteks interview saat itu hanya mempertanyakan soal dirinya). Seolah-olah buat seorang akor terdapat banyak sekali syarat untuk bisa come up di industry Film Indonesia dibandingkan Aktris yang hampir tiap 2-3 tahun selalu muncul wajah baru.
Kalimat saya, 'Ibarat kata, asal lo cantik doang' dalam interview tersebut tidak dalam tujuan 'menggampangkan', atau bahkan dengan sengaja memposisikan perempuan semata-mata figure yang sekedar menjual tubuh saja," tulis Hanung di caption fotonya.

Pada film BENYAMIN BIANGKEROK, Hanung sejatinya juga bakal mencoba untuk mengorbitkan nama aktris pendatang baru. Namun Ia memang sengaja belum mengungkapkan siapa nama yang bersangkutan karena ingin memberi kejutan bagi para penonton. Di atas itu semua, Hanung tak lupa untuk meminta maaf dengan setulus hati pada kaum perempuan atas statement yang telah Ia ucapkan.

"Kalimat tersebut mestinya tidak perlu diungkapkan dalam tujuan apapun karena ada pernyataan saya yang lain yang konteks dan esensinya sama dengan judul artikel di atas. Dalam konferensi pers Film Benyamin Biang Kerok yang akan rilis Maret 2018, saya menyatakan bahwa saya sedang memberi kesempatan aktris baru sebagai penjelmaan sosok Ida Royani (pacar Benyamin S). Sengaja saya belum ungkap siapa aktris tersebut karena ingin membuat penasaran penonton. Dalam pernyataan tersebut saya jg menambahkan bahwa ada skema mengorbitkan bintang baru agar dikenal, yaitu dengan menyandingkan bintang tersebut dengan actor/aktris popular. Pada awal karirnya, Reza Rahadian juga disandingkan dengan Revalina S Temat di Film PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN. Sayangnya pernyataan saya tersebut tidak dikutip secara lengkap yang menyebabkan tujuan kalimat menjadi bias. Saya sangat memahami bahwa profesi Aktor maupun Aktris tidak semata-mata menyoal tubuh. Sikap saya sangat jelas tergambar di film-film saya seperti PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN, TANDA TANYA, RUDY HABIBIE, dan terakhir film KARTINI. Bahkan di Film HIJAB produksi barengan saya dan istri sangat jelas keberpihakan saya kepada perempuan (muslim) modern atas hak bekerja dan berkarya yang pada akhirnya justru menuai kontroversi dari kalangan penonton muslim sendiri. Oleh karena itu saya menyampaikan Mohon maaf sebesarnya dan setulusnya kepada semua pihak khususnya para perempuan, Ibu, istri dan para sahabat perempuan atas pernyataan saya yang terucap dan terkutip. Semoga ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga buat saya. Sekian dan tabik Salam," pungkas Hanung," pungkasnya.

Apa pendapat KLovers mengenai hal ini? Jangan lupa tulis komentarmu ya!

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING