SELEBRITI

Saksikan Balap Motor, Maruli Tampubolon Kenang Masa-Masa jadi Anak Vespa

Senin, 03 Desember 2018 21:45 Penulis: Guntur Merdekawan

Maruli Tampubolon anak vespa / KapanLagi - Budy Santoso

Kapanlagi.com - Penyanyi Maruli Tampubolon diam-diam memiliki ketertarikan yang cukup besar pada dunia otomotif. Hal tersebut Ia tunjukkan saat menyaksikan langsung balapan motor vespa bertajuk Vespa Race Championship 2018 di Sentul International Karting Circuit, akhir pekan lalu.

Bukan tanpa alasan, menurut pelantun lagu Semurni Embun Pagi itu, motor keluaran Italia memang memiliki sejarah khusus dalam hidupnya. Sedikit flashback, ternyata vespa merupakan motor pertama yang ditunggangi Maruli kala dirinya remaja dulu.

"Pertama motor yang saya kenal itu Vespa. Sekarang, semakin kesini vespa sudah semakin modern, semakin keren, bahkan menurut saya sudah jadi yang kayak bukannya kelas bawah, tapi melihatnya bagaimana bisa menjadi suatu keindahan dan kenikmatan yang wah tapi dengan harga terjangkau," ungkap Maruli Tampubolon belum lama ini.

1. Bangga Jadi Pengguna Vespa

Melihat besarnya animo pubik terhadap lomba balap vespa yang digagas Pengurus Pusat Sapma Pemuda Pancasila itu, Maruli pun sangat menikmati. Ia juga merasa bangga menjadi pengguna vespa, meski mungkin banyak yang meremehkannya.

"Jadi jangan dipandang sebelah mata. Dengan konotasi, 'Ah motor bebek lu, atau apa'. Nah vespa ini punya kebanggaan, 'Sorry gua mainnya vespa'," tambahnya.

2. Cari Pembalap Muda Berbakat

Vespa Race Championship 2018 merangkul komunitas balap vespa dari berbagai daerah. Dimaz Soesatyo selaku ketua pelaksana mengatakan ajang tersebut diselenggarakan guna menyalurkan bakat-bakat pemuda, dalam hal ini balapan sepeda motor.

Di samping itu, acara tersebut juga terselenggara berkat dukungan penuh oleh Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, Ketua Umum Sapma Pemuda Pancasila, Yedidiah Soerjosoemarno, dan wakilnya, Moreno Soeprapto.

"Ini merupakan wujud kerja nyata Sapma Pemuda Pancasila dalam meningkatkan peran dan eksistensinya untuk memperluas jaringan di kalangan muda Indonesia. Penyelenggaraan balap ini juga untuk mencari pembalap muda berbakat, serta menciptakan kultur balap yang tepat untuk para pembalap," tutup Dimaz Seosatyo

REKOMENDASI
TRENDING