Seniman & Aktor Susilo Nugroho 'Den Baguse Ngarso' Meninggal Dunia
Susilo Nugroho meninggal dunia - Credit: netralnews & FB: Warga Jogja
Kapanlagi.com - Dunia seni dan hiburan Tanah Air berduka. Seniman senior asal Yogyakarta, Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarso, meninggal dunia pada Senin (21/9/2026) pukul 17.30 WIB di kediamannya, Mantrijeron, Yogyakarta. Ia mengembuskan napas terakhir dalam usia 67 tahun.
Kabar duka ini pertama kali beredar luas di media sosial usai budayawan senior Butet Kartaredjasa mengunggah ucapan belasungkawa lewat akun Facebook pribadinya. "Sumangga Gusti (Susilo Nugroho/Den Baguse Ngarso/Teater Gandrik)," tulis Butet dalam unggahannya.
Susilo ditemukan meninggal dalam posisi tidur oleh tenaga kesehatan setempat yang dipanggil kerabatnya. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bethesda Yogyakarta untuk menjalani prosesi penyucian, sebelum akhirnya disemayamkan di rumah duka.
Advertisement
1. Perjalanan Panjang di Dunia Seni Pertunjukan
Susilo Nugroho lahir di Yogyakarta pada 5 Januari 1959. Ia mulai mengenal dunia seni peran sejak masih duduk di bangku SLTA, tepatnya pada 1977, lewat Teater Kita-Kita asuhan Meritz Hindra dan Teater Apa Yogyakarta.
Lulusan Pendidikan Ekonomi IKIP Sanata Dharma ini kemudian mengembangkan kiprahnya di berbagai cabang seni pertunjukan, mulai dari ketoprak tradisional, lawak atau dagelan, hingga menjadi pendidik, presenter, dan moderator.
Pada 1983, bersama Heru Kesawa Murti, Jujuk Prabowo, Sepnu Heryanto, dan Saptaria Handayaningsih, ia turut mendirikan Teater Gandrik, salah satu kelompok teater paling berpengaruh di Yogyakarta.
2. Melambung Lewat Karakter Den Baguse Ngarso
Nama Susilo Nugroho melejit ke panggung nasional pada era 1990-an lewat serial drama komedi satir Mbangun Deso yang tayang di TVRI Yogyakarta sejak 1988. Dalam serial ini, ia memerankan karakter Den Baguse Ngarso, sosok priyayi yang angkuh, kritis, sok tahu, namun jenaka, yang berhasil dibawakannya dengan begitu hidup hingga melekat erat sebagai identitasnya sepanjang hayat.
Di luar panggung teater dan televisi, Susilo juga sempat tampil di sejumlah film dan serial nasional, termasuk memerankan karakter Pak Junaedi dalam film Ipar Adalah Maut pada 2024.
3. Sosok Guru Panggung yang Tak Tergantikan
Kepergian Susilo Nugroho meninggalkan duka mendalam bagi dunia kesenian Yogyakarta. Seniman dan budayawan Bambang Paningron mengenang Susilo sebagai sosok pelawak yang berani menyampaikan kritik terhadap pemerintah melalui guyonan.
"Mas Susilo Den Baguse Ngarso itu bukan sekadar pelawak. Dia adalah guru yang memilih panggung sebagai ruang kelasnya. Dari Mbangun Deso sampai Teater Gandrik, beliau mengajarkan kita bahwa kritik bisa disampaikan dengan guyon, tapi guyonnya tidak pernah kosong," kenang Bambang.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Susilo di jagat kesenian Yogyakarta tidak tergantikan, sebuah kehilangan besar bagi dunia seni pertunjukan Tanah Air.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
