Siap Membantu, Bimbim Slank Akui Masih Banyak 'Slankers Cemen'

Senin, 27 Juni 2016 11:15 Penulis: Natanael Sepaya
Siap Membantu, Bimbim Slank Akui Masih Banyak 'Slankers Cemen' Slank © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosiyadi
Kapanlagi.com -

Selain berkutat dengan dunia musik, masa lalu Slank juga sangat akrab dengan obat-obatan terlarang seperti narkoba. Yap, hampir seluruh personel yang ada pernah tersangkut sebelum akhirnya benar-benar lepas dari ketergantungan obat-obatan terlarang itu.

Begitu juga dengan para fans mereka, Slankers. Sang drummer, Bimo Setiawan Almachzumi atau yang akrab disapa Bimbim Slank menilai kalau masih ada banyak Slankers yang belum berani untuk mau keluar dan terlepas dari pengaruh obat-obatan terlarang itu.

Bimbim Slank menilai masih banyak Slankers yang belum berani keluar dan lepas dari pengaruh narkoba © KapanLagi.com/Fikri Alfi RosiyadiBimbim Slank menilai masih banyak Slankers yang belum berani keluar dan lepas dari pengaruh narkoba © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosiyadi

Di sisi lain, Slank sendiri sebenarnya siap membantu para Slankers yang ingin sembuh dari narkoba, seperti rehabilitas. "Masih banyak ribuan slankers yang masih chicken atau cemen yang keluar dari narkoba," kata Bimbim di Potlot, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2016).

Bagi Bimbim, narkoba sama sekali tidak memiliki dampak positif bagi para penggunanya. Dia bahkan menepis anggapan jika memakai narkoba orang bisa menjadi semangat atau lebih baik dalam melakukan hal apapun.

Pernah berada dalam kondisi yang sama, Slank ingin merangkul dan membantu para Slankers untuk lepas dari narkoba © KapanLagi.com/Fikri Alfi RosiyadiPernah berada dalam kondisi yang sama, Slank ingin merangkul dan membantu para Slankers untuk lepas dari narkoba © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosiyadi

"Mitosnya narkoba atau sabu bikin semangat, rajin, pinter. Pada dasarnya orang rajin dan pinter. Banyak orang pake sabu makin bego kalau orang itu bego," tandasnya.

Untuk itu, Bimbim Slank dan seluruh personel Slank mengadakan event Doa Bersama Untuk Negeri dan Pesan Trend Dari Slank yang digelar di gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Minggu (26/6/2016) kemarin. Tentu saja acara yang digelar bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Sedunia itu menjadi ajang untuk merangkul, mensosialisasikan, serta menyemangati para Slankers juga orang-orang yang masih berkutat dengan obat-obatan terlarang untuk keluar dan lepas dari pengaruhnya.

(kpl/far/ntn)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING