Tak Ingin Anak Ketergantungan Gadget, Dian Sastro Lakukan Ini

Dian Satrowardoyo/©KapanLafi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Sebagai ibu yang gemar olahraga, Dian Sastrowardoyo juga menerapkan hal tersebut kepada kedua anaknya, yakni Shailendra Sutowo dan Ishana Sutowo. Menurutnya olahraga sangatlah penting selain sangat berguna untuk kesehatan tapi juga baik untuk mental seseorang. "Sebagai orang tua yang (suka) berolahraga, saya pengen mengajarkan anak-anak dengan berolahraga rutin. Ajarkan bahwa tidak pantang menyerah, hidup tidak semuanya enak, tidak gampang, kadang kita harus kuat psikologis maupun secara fisik untuk songsong kehidupan sehari-hari dan mudah-mudahan dengan olahraga rutin sebagai orang tua bisa kasih contoh buat anak-anak kita," ujar Dian saat ditemui di Celebrity Fitness, FX Sudirman, Jakarta Pusat pada (6/12). Meski selalu mengajarkan anak agar rajin berolahraga, tapi Dian jarang sekali olahraga bersama kedua anaknya. "Nggak, karena kalau lakukan (olahraga) dengan anak yang ada gerakan saya nggak sempurna dan anak saya malah kena gerakan saya. Jadi bahaya. Saya biasanya lakukan ketika anak-anak saya di sekolah," kata artis kelahiran 16 Maret 1982. Diakui pemain ADA APA DENGAN CINTA itu, ia lebih mengajarkan kedua anaknya olahraga agar sering bergerak tak hanya bermain gadget saja. Sebab Dian punya pengalaman ketika anak pertamanya dibiarkan main gadget terus, responnya jadi lambat.

Dian Sastro tak ingin tergantung pada gadget/Dian Satrowardoyo/©KapanLafi.com®/Agus ApriyantoDian Sastro tak ingin tergantung pada gadget/Dian Satrowardoyo/©KapanLafi.com®/Agus Apriyanto
"Gimana caranya buat anak-anak tetap bergerak. Saya pribadi lebih batasi anak mainkan gadget. Saya jatah. Saya survive sampai tahun lalu puasain (anak) gadget. Kesalahan anak pertama saya (karena) saya kasih gadget. Dia telat bicara dan responnya juga kalau dipanggil nggak langsung nengok. Akhirnya dipuasain (gadget) ya terbiasa juga," jelasnya. Oleh karena itu istri Indraguna Sutowo itu sekarang menyediakan sebuah ruangan khusus bermain anak. Dian juga tidak masalah ketika anak-anaknya bermain di taman luar rumahnya. "Untuk bikin (anak) bergerak saya punya ruang tengah yang lumayan besar. Beli bola kain yang buat bayi. Main sepak bola di dalam ruangan. Sore abis tidur siang, anak-anak pergi ke taman. Naik bajaj langganan. Tinggal telepon. Di sana mereka boleh main bubble, lari-larian pokoknya cari keringetlah. Yang kayak gitu harus dijadwal sih karena di masa modern ini cuma jadi omong kosong, jadi cita-cita aja kalau nggak dijadwal, nggak dilakukan," pungkas Dian.

(kpl/rhm/tch)

Rekomendasi

Trending