Veronica, Janda Rhoma Irama, Tutup Usia

Senin, 02 Januari 2006 20:43 Penulis: Anton
Kapanlagi.com - Awal tahun 2006 adalah kepedihan bagi Bang Haji Rhoma Irama. Mantan istrinya, Veronica Agustina atau lebih dikenal dengan nama Veronica saja, yang selama satu minggu dirawat di Rumah Sakit PGI Cikini, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu (1/1) pagi, pukul 06.50 WIB.

Ironisnya, saat meninggal, Veronica tidak didampingi Bang Haji, sebab ia sibuk dengan urusan manggungnya. Rhoma baru datang ke rumah duka di kawasan Gudang Peluru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.00 WIB. Rhoma datang tidak dengan istrinya Rica Rachim. Rica datang ke rumah duka sekitar pukul 10.00 WIB.

Tiba rumah duka, Rhoma langsung menuju ke dalam untuk melihat wajah mantan istrinya untuk yang terakhir kali. Satu jam setelah kedatangan Rhoma Irama, jenazah Veronica langsung dimandikan dan dishalatkan, sebelum akhirnya dikubur di TPU Karet Bivak.

Kesedihan terlihat jelas di wajah anak-anak mendiang Veronica, yaitu Deby, Vicky dan Romi. Seperti telah mengetahui bahwa sang ibu umurnya tidak panjang lagi, Deby, Vicky dan Romi memilih merayakan malam Tahun Baru di rumah sakit.

"Alhamdulillah, saat ibu meninggal, semua anak-anaknya berada. Jadi kita semua menunggui beliau dari malam tahun baru. Memang papa juga menyuruh kita untuk tidak keluar di malam tahun baru ini, hanya menunggui ibu," ujar Vicky saat ditemui di rumah duka, Asem Baris, Gudang peluru, Tebet, Minggu, (1/1).

Yang sangat Vicky sayangkan, almarhumah ibunya tidak sempat meninggalkan wasiat apapun. "Kondisi ibu hanya bisa menggerakkan jarinya saja. Jadi saat tutup usia, beliau tidak berbicara apa-apa," katanya.

Sedangkan Rhoma tidak bisa berbicara banyak saat diwawancarai. "Saat jenguk beliau beberapa waktu lalu, beliau masih sakit. Beliau hanya menitipkan pesan ke saya untuk menjaga anak-anak. Dan agar tidak hilang tali silaturrahminya," jelas Rhoma.

Ketika disinggung, apakah ada kenangan manis semasa hidup bersama, Rhoma mengiyakan. "Banyaklah. Nggak mungkin saya menceritakan satu persatu," kata Rhoma.

Sebelum meninggal dunia, Jumat (23/12) lalu, almarhumah Veronica pingsan di kamar mandi. Veronica lalu dilarikan ke RS Mitra Keluarga. Saat itu dokter mengatakan, pembuluh darah di kepala Veronica pecah. Veronica lalu dirujuk ke RS PGI Cikini untuk dilakukan operasi pembedahan otak.

Namun, sejak dioperasi, kondisi Veronica tidak juga membaik. Dokter sudah memperkirakan bahwa harapan sembuh bagi Veronica sangatlah tipis. Sehingga, Rhoma mengaku telah telah siap menerima kemungkinan tersebut, begitu juga anak-anaknya. Walau mengaku siap menerima keadaan yang terburuk, tak urung keluarga merasa kehilangan begitu mendengar khabar tersebut.

(kl/zee/bun)

Editor:

Anton


REKOMENDASI
TRENDING