World Tour 'Juru Bicara', Pandji Bawa Titipan Suara Rakyat Kecil

Rabu, 17 Agustus 2016 10:15 Penulis: Natanael Sepaya
World Tour 'Juru Bicara', Pandji Bawa Titipan Suara Rakyat Kecil Pandji Pragiwaksono © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Sebagai salah satu komika senior di Indonesia, Pandji Pragiwaksono cukup rajin menggelar tour dalam ranah Stand Up Comedy. Yang terbaru, pria yang sudah mencicipi berbagai hal di industri entertainment Tanah Air ini siap untuk menyambangi 24 kota di 5 benua dalam Stand Up World Tour Juru Bicara.

"Dikasih nama Juru Bicara karena sebenarnya topik-topiknya itu adalah bisa dibilang titipan dari banyak pihak yang selama ini merasa suaranya nggak pernah terdengar ke khalayak umum. Titipan orang-orang yang suaranya terlalu lemah untuk didengar, terlalu sedikit untuk dianggap atau bahkan tidak bisa dipahami sama sekali," ujarnya saat bermain ke kantor KapanLagi.com®, Tebet, Jakarta Selatan (15/8).

Pandji pun menjelaskan kalau materi yang ia siapkan untuk World Tour Juru Bicara berasal dari suara-suara rakyat kecil yang ia temui. Seperti salah seorang Ibu yang berharap sederet masalah baik yang masih terjadi maupun yang 'dibiarkan' bia disuarakan Pandji dalam tour dunianya kali ini.

Pandji Pragiwaksono, bicarakan sederet curhat titipan para rakyat kecil dalam setiap penampilannya di Stand Up World Tour 'Juru Bicara' © KapanLagi.com/Budy SantosoPandji Pragiwaksono, bicarakan sederet curhat titipan para rakyat kecil dalam setiap penampilannya di Stand Up World Tour 'Juru Bicara' © KapanLagi.com/Budy Santoso

"Saya terakhir buat pertunjukan itu kan 2013. Dari 2013 sampai sekarang itu saya bertemu dengan orang-orang yang curhat gitu. Dia datang ke saya ambil contoh misalnya Bu Sumarsih yang sudah ikutan anti kamisan dari berapa tahun tapi (merasa) publik kok nggak tahu yang sudah diperjuangkan. Katanya tolong dong kamu kan banyak yang suka nonton, bahas dong ini di pertunjukan kamu. Atau ketemu sama Mbak Suciwati Munir yang juga ngomongin kasus Munir atau mungkin ngomongin tragedi Trisakti yang sudah 18 tahun belum ada ujungnya," lanjut Pandji.

Bukan cuma masalah-masalah besar yang krusial, Pandji mengakui ada sederet isu yang siap ia tampilkan di sejumlah pertunjukannya nanti. Seperti hal-hal sederhana semacam sensor yang dianggap kurang relevan dengan berbagai tayangan di berbagai media elektronik maupun cetak.

"Atau hal-hal sederhana seperti penonton TV, teman saya lalu bilang kok gue merasa sebagai umat muslim, gue tidak terwakili sama orang-orang yang gue lihat di TV ini ya. Tayangan TV kok gini ya, kayak gini aja di sensor, memang kenapa. Nah, semua ini dalam 3 tahun terakhir itu mereka menceritakan permasalahannya dan mencurahkannya kepada saya. Tanggung jawab saya apa ya? Saya hanya bisa ngomong dan ngelawak, ya sudah saya jadikan permasalahan mereka sebagai bahasan saya dalam pertunjukan Stand Up Comedy, namanya adalah Juru Bicara. Juru Bicara itu kan orang yang ditugaskan oleh pihak lain untuk menyampaikan pesan kepada khalayak," tandas komedian yang satu ini.

(kpl/rhm/ntn)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING