KKDB, Sinetron Cinta Berbalut Religi

Selasa, 13 September 2011 12:51 Penulis: Darmadi Sasongko
KKDB, Sinetron Cinta Berbalut Religi Saat syuting di Turki
Kapanlagi.com - Sinetron Kupinang Kau Dengan Basmalah (KKDB) tetap menawarkan cinta sebagai alur cerita utama, dengan dibalut kehidupan religi. Karena para tokohnya terdiri para pelajar dan guru agama (ustad) dengan setting kental kehidupan lingkungan agama.

"Temanya tetap cinta, tokoh Amar kuliah di luar negeri. Di Turki mempelajari ilmu agama, sambil kerja sebagai tour guide. Di sini ada ustad yang mempelajari agama, tapi ada dunia cintanya. Bagaimana jika ustad jatuh cinta, apa yang akan ditunjukkan dan bagaimana mengungkapkan," kisah Iqbal Rais, selaku sutradara.

Iqbal yang ditemui di Foodism, Senayan City, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (8/9/2011) itu ingin menyampaikan pesan cinta yang universal dan dialami oleh siapapun, sebagaimana tergambar dalam tokoh-tokoh di senetron tersebut.

"Cinta saja yang dibahas, dan itu universal. Sekeras-kerasnya laki-laki lebih keras dari batu, lebih kuat dari baja, tapi lebih rapuh dari setangkai mawar. Kalau sudah ketemu sama cinta, laki-laki akan berubah," ungkap Iqbal.

Menurut Iqbal, sinetronnya ini menggandeng banyak bintang, di antaranya Poppy Bunga, Dimas Anggara, Natasha Rizki dan Ramzi. Kisahnya sendiri bukan berdasarkan novel, meski ada novel dengan judul yang sama.

"Ini tidak berdasarkan novel, tapi murni ide. Bener-benar hanya dari judul yang sama. Bukan sinetron religi, tapi sinetron tentang cinta yang dibalut dengan religi. Secara konsep ini bukan sinetron Ramadhan," ungkapnya.

Iqbal sendiri tertarik menyutradarai sinetron, lantaran banyaknya jumlah penonton TV yang patut menjadi sasaran ide-idenya. Selain itu dirinya juga ingin memberi alternatif hiburan yang memberikan gambaran lebih utuh tentang Islam yang selama ini kerap digambarkan dengan hal-hal yang bersifat negatif.

"Saya masuk ingin memberikan tayangan baru. Tiap episode bukan cuma enak ditonton tapi juga memberi nilai. TV lebih mudah diterima. Bismillah, itu awal yang baik. Islam tidak hanya seperti yang terlihat agama yang keras, kaku. Tapi Islam itu cinta dengan damai," urainya.  

(kpl/uji/dar)


REKOMENDASI
TRENDING