Sinopsis 'ORANG KETIGA' Episode 163 Tayang Jumat, 4 Mei 2018

Jum'at, 04 Mei 2018 18:37 Penulis: Editor KapanLagi.com
Sinopsis 'ORANG KETIGA' Episode 163 Tayang Jumat, 4 Mei 2018 Naysila Mirdad (Credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Putra dan Aris tengah meninjau proyek kantor. Di depan timnya, Putra mengutarakan pendapatnya terkait proyek. Tak mau kalah, Aris melontarkan pendapatnya juga. Tak disangka, tim mereka sepakat dengan Aris. Melihat itu tentu Putra tak terima. Ia merasa Aris sengaja mempermalukannya.

Di perjalanan pulang, Putra dan Aris berhadapan di jalan. Putra menuduh Aris telah bersekongkol dengan Yuni untuk membuat konsentrasi Putra terganggu. Dituduh begitu tentu saja Aris tak terima. Ia lantas bilang bahwa putra udah melakukan perbuatan bejat pada Yuni tapi putra nggak mau mengakui.

Mendengar itu Putra rasanya seperti disambar petir. Mereka akhirnya berkelahi hingga hidung Putra berdarah. Putra terjatuh dan ingin mengejar Aris, tapi Aris sudah pergi jauh meninggalkannya.

Putra merasa dipermalukan oleh Aris dan mengajaknya berduel. Bahkan Putra juga menuduh Aris telah bersekongkol dengan Yuni.Putra merasa dipermalukan oleh Aris dan mengajaknya berduel. Bahkan Putra juga menuduh Aris telah bersekongkol dengan Yuni.

Tak berselang lama kemudian, asisten Putra menemukan Putra terkapar di tengah jalan. Kepala Putra terluka di bagian belakang. Asisten itu langsung membawa Putra ke rumah sakit. Putra dinyatakan koma.

Desi yang mengetahui Putra koma seketika menangis sambil memeluk Putra. Desi lalu memutuskan untuk memindahkan Putra ke rumah sakit di Singapura. Ia juga minta asisten Putra untuk mengusut orang yang telah merampok Putra hingga tuntas.

Di kantor, kabar soal Putra yang koma itu didengar oleh seluruh pegawai dan jadi buah bibir. Semua orang menyalahkan Aris. Tentu Afifah juga turut kepikiran, bagaimanapun Desi yang sedang sedih itu adalah sahabatnya.

Semua orang menduga Aris adalah perampok yang melukai Putra hingga koma.Semua orang menduga Aris adalah perampok yang melukai Putra hingga koma.

Saat bertemu Desi, Afifah ingin mengungkap simpatinya. Namun Desi menolaknya mentah-mentah sambil bilang bahwa kalau Afifah ingin meringankan bebannya, ia harus lekas cerai dengan Aris supaya Aris bisa lekas menikahi Yuni, sehingga Yuni beserta anaknya tak mengganggu Putra. Mendengar itu Afifah makin sedih dan kalut.

Setelah itu, Afifah bertemu dengan Aris. Ia ingin menanyakan soal Putra, tapi niatnya itu mendadak teralihkan oleh bercak darah Putra yang ada di lengan baju Aris. Afifah menduga Aris ada hubungannya dengan musibah Putra. Apa yang selanjutnya dilakukan Aris? Akankah ia mampu mengurai segala kesalahpahaman yang terjadi antara dirinya dan Afifah?

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING