Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 26, Tayang Jumat 17 Juli 2020

Jum'at, 17 Juli 2020 15:00 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 26, Tayang Jumat 17 Juli 2020 Sinetron Dari Jendela SMP (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP tayang hari ini. 

“Irfan ajak Inah dan Joko makan. Suasana tampak canggung. Mereka seperti keluarga utuh. Joko jadi ngga enak hati. Irfan bilang kalau memungkinkan ingin seperti itu terus setiap hari. Inah dan Joko tercekat.”

Lukman, Linda, Wulan, Joko, Inah, Irfan dan Indro ada disini. Mereka menunggu di ruang tunggu. Wulan sudah di daftarkan untuk pemeriksaan. Nama Wulan di panggil disini.

Linda, Indah dan Wulan masuk kedalam ruang pemeriksaan. Disana ada dokter menunggu. Dokternya lagi hamil besar. Wulan di tanya tanya. Dokter cukup kaget dengan Wulan yang di nyatakan hamil.

Wulan, Inah dan Linda keluar dari ruangan. Lukman dan Irfan sama Joko dan Indro tanya apa yang terjadi, kok malahan dokternya yang kesakitan. Linda cerita dokter mau melahirkan. Lukman stress, Wulan bagaimana?

Wulan nangis sesengukan di sudut dinding. Tubuhnya gemetar. Joko datang. Joko tau ada yang ngga beres. Aku takut.. aku takut kata Wulan. ia tak menyangka apakah melahirkan demikian sakit seperti itu.

Satria jalan mondar mandir gelisah. Sambil VC dengan Gina. Gina minta Satria ngga usah gitu khawatir. Akhirnya, Wulan, lukman dan Linda muncul. Satria buru buru matian VC nya. Nanti dia kabari.

Wulan nangis. Satria tenangin adiknya. Wulan takut. Takut kak.. lahiran itu menyakitkan.. gimana kalau lahiran nanti, Wulan juga ngga selamat. Gimana dengan Dede bayinya. Wulan stress dan tertekan.

Irfan ajak Inah dan Joko makan. Suasana tampak canggung. Mereka seperti keluarga utuh. Joko jadi ngga enak hati. Irfan bilang kalau memungkinkan ingin seperti itu terus setiap hari. Inah dan Joko tercekat.

Joko dan Inah bingung kenapa Irfan berhenti di toko. Irfan membelikan sebuah jaket untuk Joko. untuk Joko kemping besok. Joko tertegun menatap Irfan. Itu benda pertama yang di berikan ayahnya untuknya.

Irfan antar Joko dan Inah pulang. Irfan pamit pulang. Prapto ternyata ada tak jauh dari sana. Sembunyi. Prapto melihat Irfan, Inah dan Joko seperti satu keluarga yang hangat. Hatinya benar benar di bakar cemburu.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING