Sinopsis Sinetron 'ORANG KETIGA' Tayang Jumat, 3 Mei 2019

Jum'at, 03 Mei 2019 16:33 Penulis: Editor KapanLagi.com
Sinopsis Sinetron 'ORANG KETIGA' Tayang Jumat, 3 Mei 2019 ORANG KETIGA © KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Ketika Rossy menuju ke arah kantor Salman untuk mencari Aris. Ia terkejut karena melihat Aris di sana bersama Caca, tak hanya itu ia juga mendengar namanya disebut-sebut oleh Caca. Dengan emosi Rossy bertanya tujuan Caca bertanya tentang dirinya pada Aris, ditambah Rossy pun marah. Namun Caca menjawab pertanyaan Rossy dengan lucu hingga membuat Rossy semakin kesal dan Aris melerainya.

Aris bertanya apakah Rossy datang untuk mencarinya dan ada apa perlu apa. Rossy diam karena ia marah, namun Caca menggodanya supaya ia tidak marah. Kemudian Caca pergi dan Rossy semakin kesal, Aris tersenyum melihatnya dan kembali bertanya ada apa tetapi Rossy tetap marah dan ingin pergi saja. Namun Aris mengejar dan menahannya hingga secara tidak sengaja Rossy jatuh ke pelukan Aris karena Aris menahannya terlalu keras dan Rossy juga ingin menepisnya dengan keras.

ORANG KETIGA © SCTVORANG KETIGA © SCTV

Sementara itu, Putra yang sedang bekerja di ruangannya kembali didesak oleh Salman agar segera menikahi Novi. Salman mengatakan jika mereka sudah berhutang budi pada ayah Novi karena telah memberikan suntikan dana. Namun Putra memohon pada ayahnya tersebut untuk tidak kembali mendesaknya karena ia tidak ingin nanti gagal kembali saat berumah tangga karena Putra yang tidak yakin.

ORANG KETIGA © SCTVORANG KETIGA © SCTV

Ketika Salman geram, Putra yang marah dengan ayahnya mengatakan jangan sampai karena hutang budi. Salman, mengkorbankan kehidupan Putra. Salman pun semakin geram dan mengatakan jika suatu saat Putra bertemu dengan seseorang seperti Yuni, Putra harus bisa menerima jika orang itu bukan Yuni.

ORANG KETIGA © SCTVORANG KETIGA © SCTV

Di sore harinya, saat Afifah ingin pulang dari kantor dan menunggu taksi di depan ketika cuaca sedang hujan deras. Afifah kebingungan karena merasa susah mencari taksi ditambah ia juga tidak membawa payung. Namun tiba-tiba ada anak yang menghampiri Afifah dari warung yang berada di dekat sana, Afifah pun menyapanya. Rupanya anak itu memberinya payung dan surat untuk Afifah, Afifah bingung ini pemberian siapa namun anak itu berkata jika ia ingin tahu ia harus membacanya.

Afifah akhirnya berteduh di halte dan membaca surat yang rupanya dikirim oleh Rangga. Ia bingung mengapa suaminya menitipkan semua ini pada anak tukang warung. Kemudian Afifah berjalan dengan mengenakan payung, ia terharu karena Rangga masih memikirkan dirinya. Lalu tiba-tiba datang mobil Dimas, Dimas meminta Afifah untuk masuk dan dengan rasa bingung Afifah pun masuk ke dalam mobil kemudian bertanya tujuan Dimas menemuinya namun Dimas hanya memberinya surat.

Hujan pun reda, Caca bergegas untuk pulang. Namun Novi menghampirinya dengan mobil yang dikendarainya. Ketika Caca dan Novi berasa di mobil, Novi menangis dan bercerita tentang Putra yang kini mencoba menjauh darinya. Ia menyadari alasan Putra membawa Yura pada Caca karena Caca mirip dengan Yuni.

Novi sangat sedih dan menangis karena ia merasa Putra meninggalkannya demi Caca. Caca pun tidak tega melihat Novi, ia lantas berjanji pada Novi jika ia akan jaga jarak dengan Putra. Meskipun di dalam hati Caca juga bersedih, ia pun bingung mengapa ia harus merasa sedih ketika jaga jarak dengan Yura.

Penulis: Annesa K. Ramadhany

(kpl/ann)


REKOMENDASI
TRENDING