Tayangan 'SILET' Picu Eksodus Pengungsi Merapi

Tayangan 'SILET' Picu Eksodus Pengungsi Merapi Tayangan 'SILET' di RCTI

Kapanlagi.com - Pemberitaan Infotainment SILET soal ramalan bakal ada letusan Gunung Merapi yang lebih dahsyat dianggap menyesatkan. Bahkan, akibat pemberitaan itu, banyak pengungsi yang akhirnya berpindah tempat.
"Akibat sebuah tayangan di salah satu stasiun televisi yang menayangkan informasi yang ada tayangan SILET, kita mendapatkan kabar ada eksodus pengungsi dari Muntilan ke Nanggulan (sebuah kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta) tim relawan dan SAR harus mengurus secara swadaya 550 orang pengungsi yang terganggu akibat tayangan di media SILET," ujar ketua KPI Pusat, Dadang Rahmat Hidayat saat ditemui di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Gedung Bapeten, Jl.Gajah Mada No. 8 lt.6 Jakarta Pusat, Senin (8/11) malam.
"Begitu besar pengaruh yang diakibatkan oleh media terutama media elektronik. Makanya diharapkan media bisa memerhatikan akurasi media dan bisa membantu menyelesaikan masalah," tambahnya.
Lalu, bagaimana dengan permintaan maaf SILET yang sudah dilakukan, apakah bisa mengurangi sanksinya?
"Permintaan maaf itu kita hargai, tapi itu bisa jadi pertimbangan. Tapi tetap mereka memberikan informasi yang sifatnya tidak benar yang memberikan dampak psikologis kepada korban," ujar Dadang.
Sebelumnya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan sanksi kepada SILET berupa teguran dan meminta tayangan itu dihentikan sementara waktu.    

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/adt/bun)

Rekomendasi
Trending