INDONESIA

'BERANAK DALAM KUBUR THE MOVIE', Teror Hantu Kamar Mayat

Jum'at, 21 Desember 2007 12:25






KapanLagi.com - Pemain: Adytia Putri, Revand T. Narya, Dinda Kanya Dewi, Shalvynne, Siran

Film produksi MD Pictures ini merupakan remake dari film tahun 1970-an BERANAK DALAM KUBUR dibintangi oleh aktris spesialis horor, Suzanna. Dalam film remake 'BERANAK DALAM KUBUR THE MOVIE' ini, peran Suzanna akan digantikan Julia Perez.

Lima sekawan mahasiswa kedokteran yaitu Jessy (Adytia Putri), Jovan (Revand T. Narya), Titaz (Dinda Kanya Dewi), Kaila (Shalvynne), dan Brian (Siran) mengikuti observasi praktikum anatomi di sebuah rumah sakit.

Mereka kemudian menemukan kamar mayat yang tak lagi dipergunakan. Kamar mayat yang itu ditutup selamanya, dan menyediakan kamar mayat lain yang baru. Dan karena kejahilan Brian dan Kaila, mereka berlima pun akhirnya memasuki kamar mayat tersebut.

Namun tak satu pun di antara mereka yang tahu bahwa kamar mayat yang terlihat kosong itu, sesungguhnya menyembunyikan sosok mayat wanita yang ditempatkan tersembunyi di balik sekat. Sosok mayat yang sengaja disembunyikan.

Sejak memasuki kamar mayat itu, mereka mengalami kejadian-kejadian halusinatif serta teror-teror gaib yang mengancam keselamatan. Dimulai Titaz dikejutkan bangkitnya sebuah mayat kadaver sewaktu bersama Jovan, Brian, Kaila dan Jessy menyelinap masuk ke ruang praktikum anatomi, untuk melihat mayat kadaver yang digunakan untuk praktek anatomi mahasiswa kedokteran.

Saat bangkit, mayat kadaver itu berubah sosoknya seolah sosok mayat yang ditemukan di kamar mayat yang tak digunakan lagi itu, di rumah sakit waktu mereka melakukan observasi. Titaz shock sekali. Teman-temannya tak terlalu mempercayai.

Tapi akhirnya, satu per satu dari mereka mendapat gangguan dari hantu dari mayat wanita di kamar mayat itu. Tak ada yang tahu siapa sesungguhnya sosok hantu wanita itu.

Sampai kemudian Brian dan Kaila mesti menghadapi ajal kematian yang diakibatkan teror hantu wanita tersebut. Jessy, Jovan, dan Titas yang masih tersisa, berpikir keras untuk mencari tahu jawaban atas misteri yang mengundang maut itu.

Belakangan barulah terungkap, sosok hantu wanita tersebut adalah Jasmine. Jasmine meninggalkan kampung halamannya demi mengejar mimpinya untuk menjadi penyanyi terkenal di ibukota. Namun karena melalaikan pesan ibunya yang janda, untuk menjaga kehormatan diri, Jasmine pun terjerumus dalam kubangan lumpur dosa. Jasmine dikhianati oleh laki-laki yang menghamilinya. Jasmine bahkan akhirnya mati secara tragis akibat disantet laki-laki yang menghamilinya.

Kegaiban membuat Jasmine keluar dari kuburnya setelah melahirkan bayinya. Namun Jasmine dan bayinya akhirnya mati. Sejak itulah, arwahnya gentayangan ... dengan membawa dendam.

Berhasilkah Jessy, Jovan dan Titaz mengatasi masalah makhluk gaib tersebut? Ketika mereka mulai menemukan titik terang untuk mengembalikan ketenangan arwah Jasmine di alamnya, mereka harus merelakan kematian satu dari mereka bertiga yang tersisa.

Sebenarnya yang rencana dirilis pada tanggal 19 Desember adalah film AYAT-AYAT CINTA, namun karena masih ada masalah di proses editing, akhirnya diganti film horor BERANAK DALAM KUBUR THE MOVIE. Penggantian ini mungkin memanfaatkan momen demam film horor yang sampai saat ini masih melanda Indonesia.

Sayangnya, tak satu pun dari film-film horor itu menawarkan hal yang istimewa. Film yang satu ini pun tak kalah dengan pendahulunya. Tak ada istimewanya.

Kejadian yang dimaksudkan menegangkan malah terlihat hambar. Suasana tegang yang mengejutkan malah membuat bosan penontonnya. Setting yang serba gelap; rumah sakit gelap, rumah gelap, tak juga berhasil membangun suasana seram. Apalagi dengan karakter cerita yang memang tidak kuat, seperti lazimnya film horor Indonesia, terkesan sangat dipaksakan.

Tak hanya itu, seperti umumnya film Indonesia juga, film ini sama sekali tidak memperhatikan detail. Seperti ketika Jasmine disantet, perutnya tidak kelihatan terlalu besar, namun saat keluar dari kubur, Jasmine terlihat membawa janin yang telah besar. Hanya satu hiburan dalam film ini, Dinda Kanya Dewi yang terlihat cantik.

Tampaknya remake ini tak akan melampaui kesuksesan film pendahulunya. Film yang dulu dibintangi Suzanna menuai banyak pujian pada zamannya. (kpl/lin)