Fanny Fabriana: Orang Papua Menghargai Pendatang
Fanny Fabriana
Foto Hendra
Kapanlagi.com - Walau hanya syuting selama sebulan untuk film LOST IN PAPUA, Fanny Fabriana mengaku merasakan banyak hali mulai dari yang unik hingga bete. Bahkan dia juga sempat sakit malaria di sana karena staminanya yang sempat turun.
"Kejadian seru, unik, bete, pokoknya lengkap gue rasain di Papua. Aku juga sempat sakit malaria pas syuting di sana. Gara-gara stamina aku ngedrop. Kejadian unik, mereka (orang Papua) menyambut aku meski aku pendatang," ungkapnya.
Fanny Fabriana
Selama di sana Fanny merasa senang dengan sambutan orang Papua pedalaman yang menurutnya sangat ramah. Baginya ini merupakan pengalaman yang unik karena jarang bisa bertemu dengan orang pedalaman yang ramah.
"Wow, jarang banget ya ketemu orang pedalaman Papua yang ramah saling menyapa dan jarang gue temukan di pulau Jawa. Kalau mereka (orang Papua) kenal ga kenal tetap menyapa," ujarnya saat dijumpai di Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (7/1).
Fanny menilai bahwa orang Papua sangat menghargai pendatang dengan keramahan dan senyuman yang mereka tujukkan kepadanya setiap kali berpapasan. Walau kendala bahasa yang terkadang aksennya sedikit membingungkan, menurut Fanny mereka masih mau untuk berkomunikasi.
"Lucunya, mereka ngomong dengan bahasa mereka. Kalau ngomong sama kita logatnya seperti orang bule. Jadi mereka ngomong kaya orang bule karena terbiasa dengan bahasa mereka sendiri," paparnya. Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
Berita Foto
(kpl/hen/faj)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
