Peluang Manis Mencari Cuan, Label Musik Dangdut Baru Bermunculan
Isra Ruddin - Jaket Hitam dan Leonardo Nyo Kristianto - Kemeja (credit: KapanLagi)
Kapanlagi.com -
PT Ircomm Norton Capital (Ircomm) baru saja mengenalkan unit bisnis barunya di industri hiburan. Mereka merilis Manis Musik sebagai label rekaman khusus untuk musik dangdut, Melayu dan lagu berbahasa daerah.
Â
Sebelumnya, Ircomm sudah memiliki empat unit bisnis yang juga bergerak di industri yang sama, yakni Big Records Asia, Big Records Junior, Norton Records dan JQ Composey.
Â
Langkah ini diyakini Ircomm sebagai keputusan tepat mengingat musik dangdut, Melayu dan lagu berbahasa daerah punya penggemar dan pelaku yang begitu banyak.
Â
"Kami melihat peluang ini sudah cukup lama untuk melebarkan sayap kami dengan membuat label musik khusus lagu dangdut, melayu dan daerah," kata Isra Ruddin, Direktur Utama Manis Musik dan Ircomm.
Â
Hal yang sama juga dilakukan Leonard "Nyo" Kristianto, produser sekaligus CEO JK Record. Ia baru-baru ini membuat unit bisnis baru bernama Nyo Musik, label rekaman khusus untuk musik Pop dan Aida Musik, label rekaman khusus untuk musik dangdut.
Â
"Agar positioningnya jelas. Karena kita punya konten dangdut kalau ditaruh di jK nggak jalan karena beda kan," kata pria yang akrab disapa Nyo ini.
Â
Dalam kacamata bisnis, mereka melihat perkembangan musik dangdut, pada era digital ini sangat besar. Eksistensi musik dangdut juga dapat terjaga karena musiknya mengalami pergeseran dan berkembang seiring perubahan zaman.
Â
Pergeseran instrumentasi musik dangdut dapat menciptakan jenis-jenis musik dangdut lain, seperti dangdut koplo, dangdut remix, dangdut campursari, dangdut house musik, rock dut, hingga disco dangdut.
Â
"Saya awalnya pertama kali dangdut itu Iyeth Bustami, awalnya saya pikir dangdut musiknya gitu-gitu saja, ternyata mewah juga nih dangdut. Dangdut sekarang lebih modern, lebih banyak macamnya. Kalau dulu begitu dengar intronya saja, sudah tahu itu dangdut, dan disebutnya dangdut klasik atau original. Kalau sekarang dangdut banyak macamnya, lagu -lagu DJ pakai dangdut, koplo, keroncong didangdutin, sampai rock didangdutin," kata Nyo.
Â
Ia juga melihat potensi besar meraup cuan karena melihat penggemar dangdut yang begitu besar. Mulai dari masyarakat kalangan bawah sampai dengan kalangan menengah ke atas.
Â
Musik dangdut juga menjadi pilihan mayoritas masyarakat untuk dijadikan dan diperdengarkan serta ditampilkan pada acara-acara tertentu seperti halnya acara hajatan. Baik hajatan di kampung maupun di gedung mewah.Â
Â
Bahkan, musik dangdut juga disajikan pada acara kenegaraan seperti acara peringatan hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia.Â
Â
Selain itu, musik dangdut turut dijadikan sebagai ajang perlombaan baik secara langsung maupun secara komersial yang diadakan oleh berbagai stasiun televisi. Hal tersebut menunjukkan eksistensi musik dangdut tetap terjaga di era digital.
Â
"Koplo selalu masuk top list YouTube, campursari juga. Ini yang bikin bingung, platform ini kok lebih banyak musik dangdutnya yang digemari," tuturnya.
Â
"Pada era digital yang sangat luar biasa ini kami mencoba peruntungan sekaligus meramaikan kancah industri musik tanah air yang harapannya Manis Musik berharap dapat diterima oleh para stakeholdernya baik itu para penyanyi, pencipta lagu, produser, artis manajemen dan tentunya para penikmat musik yang ada di tanah air dan manca negara," kata Isra Ruddin. (Dadan)
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
(kpl/dms)
Reporter:
Dadan Deva
Advertisement
Lagidiskon Harbolnas
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
More Stories
Advertisement
Advertisement