in partnership with Indosiar

Perjalanan Bhita Menuju Dangdut Academy 8: 5 Jam ke Palembang Demi Audisi

Perjalanan Bhita Menuju Dangdut Academy 8: 5 Jam ke Palembang Demi Audisi
Bhita DA8 © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Bhita, salah satu peserta Dangdut Academy 8 asal Pangkalpinang, mengisahkan tekad besarnya untuk tampil di panggung pencarian bakat ini. Baginya, berdiri di panggung megah Dangdut Academy 8 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan mimpi yang ia bawa sejak masa kecil.

Perjalanan menuju panggung impian itu tidak datang begitu saja. Untuk mengikuti audisi di Palembang, Bhita harus menempuh rute panjang bersama sang ibu. Ia menceritakan jarak yang dilalui mencapai sekitar lima jam dengan melewati area pedesaan.

"Jaraknya sekitar 5 jam-an. Jadi, kita lewat desa-desa gitu. Pokoknya jauh banget, Masya Allah ya," ungkap Bhita saat ditemui di Studio Emtek Indosiar.

Bhita bersyukur karena perjuangan tersebut berbuah hasil yang ia sebut luar biasa. Momentum itu berlanjut di babak Top 42 Group 5, di mana penampilannya mendapat respons positif dari para juri dan membuka jalan ke fase berikutnya.

1. Perjalanan Panjang Menuju Audisi Palembang

Datang dari Pangkalpinang, Bhita memantapkan langkah untuk mencoba audisi di Palembang. Keputusan itu ia ambil sebagai bagian dari usaha mewujudkan mimpi yang telah lama disimpan sejak kecil, yakni tampil di panggung Dangdut Academy 8.

Ia tidak melaluinya sendiri. Sang ibu mendampingi penuh sepanjang proses, mulai dari perjalanan hingga persiapan. Dukungan tersebut menjadi penopang penting saat harus menempuh jarak yang tidak dekat.

Rute yang ditempuh menuju lokasi audisi melalui sejumlah wilayah pedesaan dan memakan waktu sekitar lima jam. Kondisi perjalanan itu disampaikan langsung oleh Bhita, yang menyebutkan jarak serta jalur yang ia lewati untuk tiba di Palembang.

Dalam keterangannya di Studio Emtek Indosiar, Bhita menegaskan kembali betapa panjang perjalanan fisik yang harus ia jalani sebelum akhirnya dapat mengikuti audisi. Ia menyebut pengalaman itu sebagai bagian dari perjuangan yang mesti dilalui demi mimpi masa kecilnya.

Rasa syukur disampaikannya karena pengorbanan waktu dan tenaga itu membawa hasil. Setelah melewati audisi, Bhita kembali naik ke panggung di babak berikutnya dan menunjukkan kematangan persiapan.

(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)

2. Panggung Top 42: Trio hingga Solo, Bhita Melaju

Pada panggung Top 42 Group 5, Bhita tampil sebagai salah satu penampil pertama malam tadi. Kesempatan itu dimaksimalkannya dengan unjuk kemampuan sejak awal sesi.

Ia lebih dulu tampil sebagai trio bersama Naela Banyumas dan Danil Sumenep. Ketiganya membawakan lagu populer Gerimis Melanda Hati dan tampil kompak dalam harmoni.

Penampilan trio tersebut berbuah Standing Ovation dari semua juri yang hadir. Respons itu menjadi sinyal awal bahwa penampilan Bhita di babak ini berjalan meyakinkan.

Setelah sesi trio, Bhita kembali ke panggung secara solo dengan lagu Bunga Pengantin. Pada penampilan ini, ia berhasil meraih tiga standing ovation dari juri.

Nada-nada tinggi yang ia alunkan sukses membuat juri terkesima. Momen tersebut menguatkan posisinya di persaingan dan menegaskan kualitas vokal yang dibawanya ke panggung.

Berbekal persiapan yang sangat matang, Bhita menjadi peserta pertama yang lolos ke babak selanjutnya pada panggung Top 42 Group 5. Hasil itu melanjutkan perjalanan Bhita di kompetisi dan sekaligus membalas perjuangan panjang yang telah ia tempuh sejak audisi.

(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)

(kpl/ums)

Rekomendasi

Trending