Dari Tukang Tato, Ali Jadi 'Pakar Kecantikan'

Tak Puas Dengan Hasil, Ali Tatto Sulam Pernah Diprotes
Tak Puas Dengan Hasil, Ali Tatto Sulam Pernah Diprotes Ali Tattoo Sulam @ KapanLagi.com®/Bambang E Ros

Kapanlagi.com - Beruntung banyak selebriti yang datang ke studionya untuk sulam alis. Orang awam jadi pada tahu kalau di situ bukan tempat tato badan, tapi untuk sulam. Menurut Ali, para selebriti itu sangat membantu usahanya ini. Orang jadi lebih percaya, karena artis saja mau bikin. Pelanggan juga tak perlu takut alisnya tidak bisa dibentuk lagi. Ali Tattoo Sulam juga menerima perbaikan sulam alis yang gagal. "Kalau misalnya kita mau perbaikan laser itu perlu waktu. Jadi kalau kita udah salah bikin, itu bisa diperbaiki," ungkapnya. Hasil sulaman alis yang gagal, tentu bisa diperbaiki. Namun, pelanggan juga harus sabar, karena prosesnya tidak bisa instan. Perbaikannya harus melewati proses laser beberapa kali, sampai tintanya sudah hilang, baru bisa diperbaiki dengan proses awal. "Waktu untuk memperbaiki alis itu tergantung. Ada yang sampai enam bulan, ada juga yang tujuh sampai delapan bulan, ada juga yang cuma dua bulan. Tergantung kedalaman kulit yang dia bikin, kedalaman tintanya berapa," jelasnya.

Dengan hasil seperti ini, siapa yang nggak mau coba sulam alis? @ KapanLagi.com®/Bambang E RosDengan hasil seperti ini, siapa yang nggak mau coba sulam alis? @ KapanLagi.com®/Bambang E Ros
Bikin shading pertama kali, pelanggan harus datang lagi satu bulan setelahnya untuk re-touch dan pengecekan warna. Ali akan memperbaiki kalau-kalau ada warna yang hilang, ada yang terlalu besar atau kecil, semua direvisi cukup satu kali saja. Ada pula pelanggan yang sempat komplain akan hasil sulaman Ali, tapi itu dulu. "Namanya manusia kan nggak pernah puas, ya pasti aja ada yang complain. Tapi jarang, untungnya. Kalau mereka complain ya kita jelasin aja, baru mereka mengerti," ungkapnya. Tak hanya artis yang cerewet soal alis yang memang jadi aset kecantikan para wanita ini. Hampir semua yang datang ke Ali Tatto Sulam, punya sikap yang sama. Tapi Ali sendiri yakin bahwa servisnya memuaskan, dan pelanggan tak akan kecewa. "Dalam sehari saya hanya bisa mengerjakan enam sampai tujuh orang saja. Nggak bisa terlalu banyak, karena saya mesti fokus dengan janji. Setiap mereka mau ke sini ya dengan janjian, waktunya diatur dulu. Nggak bisa main asal datang saja," tuturnya.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/ami/dew)

Rekomendasi
Trending