6 Cara Penggunaan Blender Awet, Ada Triknya Supaya Tidak Cepat Rusak dan Rugi

6 Cara Penggunaan Blender Awet, Ada Triknya Supaya Tidak Cepat Rusak dan Rugi
Cara Penggunaan Blender Awet - AI generated

Kapanlagi.com - Cara penggunaan blender agar awet memang tak bisa sembarangan. Sebagai penunjang untuk membuat jus, menghaluskan bumbu, mencampur bahan makanan, hingga mengolah daging dalam jumlah tertentu, alat ini kerapkali mengalami kerusakan, termasuk bagian pisau yang tidak mau berputar.

Masalah sering muncul karena pemilik tidak memperhatikan kapasitas wadah serta jenis bahan tertentu dengan durasi pemakaian yang sering. Kebiasaan memasukkan bahan dalam akan membuat kinerjanya jadi lebih berat.

Nah, bagi para pengguna, kiranya perlu memperhatikan cara penggunaan blender yang baik dan benar. Berikut KapanLagi hadirkan informasi selengkapnya, dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (6/10).

1. Masukkan Bahan Sesuai Kapasitas Blender

Ilustrasi blender - AI generated

Cara penggunaan blender awet dapat dimulai dengan memperhatikan jumlah bahan yang akan dimasukkan. Hindari mengisinya sampai terlalu penuh karena bahan membutuhkan ruang untuk bergerak ketika pisau berputar. Cara ini juga membantu bahan tercampur merata.

Untuk membuat jus atau menghaluskan bumbu, masukkan bahan secara bertahap jika jumlahnya banyak. Dengan begitu, blender tidak perlu bekerja dengan beban yang melebihi kapasitas wadah.

Perhatikan pula batas kapasitas yang tercantum pada wadah blender. Jangan menjadikan ukuran wadah sebagai alasan untuk selalu mengisinya penuh.

2. Tambahkan Cairan Saat Menghaluskan Bahan

Bahan seperti buah, sayuran, cabai, bawang, dan bumbu dapat membutuhkan tambahan air agar lebih mudah menghaluskan. Karena itu, penggunaan blender tanpa air pada bahan tertentu bisa membuat proses pengolahan berlangsung lebih lama.

Pengguna juga menambahkan pengencer lain seperti minyak atau santan sesuai kebutuhan guna membantu mesin mencampur bahan.

Jika hasil pengolahan belum sesuai, tambahkan pengencer sedikit demi sedikit sambil melihat teksturnya.

3. Potong Bahan Sebelum Dimasukkan

Bahan berukuran besar dan keras, sebaiknya dipotong terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam blender. Potongan yang lebih kecil membuat bahan lebih mudah hancur.

Cara ini bisa diterapkan saat mengolah buah, sayuran, bawang, cabai, daging, maupun bahan makanan lain. Untuk daging, buang bagian yang keras dan potong sesuai ukuran.

Selain membantu proses penghalusan, kebiasaan memotong bahan juga membuat pengguna lebih mudah memperkirakan jumlah yang akan dimasukkan.

4. Jangan Menyalakan Blender Terlalu Lama

Blender sebaiknya tidak dibiarkan menyala lama, terutama ketika bahan belum tercampur. Matikan blender terlebih dahulu jika bahan perlu diaduk.

Menjeda penggunaan juga membantu pengguna mengetahui apakah bahan sudah mencapai hasil yang dibutuhkan atau belum. Tidak semua makanan perlu dihaluskan dalam satu kali proses sehingga blender bisa digunakan beberapa kali dengan jeda.

Jika blender terasa panas setelah digunakan, hentikan pemakaian dan tunggu sebelum menggunakannya kembali. Kebiasaan ini menjadi salah satu cara membuat mesin awet.

5. Gunakan Blender Sesuai Fungsinya

Tidak semua blender dibuat untuk mengolah semua jenis bahan makanan. Sebelum digunakan, perhatikan fungsi wadah dan jenis pisau yang tersedia pada produk, terutama jika blender memiliki beberapa wadah untuk kebutuhan berbeda.

Bahan makanan juga perlu disesuaikan dengan kemampuan blender. Daging, bumbu, buah, dan sayuran dapat membutuhkan cara pengolahan yang berbeda sehingga pengguna sebaiknya tidak memasukkan semua bahan dengan perlakuan yang sama.

Untuk bahan yang membutuhkan proses khusus, ikuti petunjuk penggunaan dari produk yang dimiliki.

6. Hindari Menghidupkan Blender dalam Kondisi Kosong

Menyalakan blender tanpa mengisinya dengan bahan makanan perlu dihindari karena pisau akan berputar dengan gaya massa ringan dan bergerak bebas. Jika bahan belum dimasukkan, pastikan blender dalam keadaan mati sebelum menyiapkan isi wadah.

Ketika bahan sudah siap, pasang wadah sesuai posisi dan pastikan bagian penutup terpasang sebelum blender dinyalakan.

Kebiasaan tersebut juga penting ketika pengguna ingin mengecek kondisi blender. Jangan menyalakan alat hanya untuk melihat apakah pisau masih berputar.

7. Tips Mencuci Blender yang Benar

Tips Mencuci Blender yang Benar - AI generated

Membersihkan blender setelah digunakan juga perlu dilakukan dengan cara yang benar, agar tidak merusak bagian elektroniknya. Sisa bumbu, buah, atau makanan yang dibiarkan terlalu lama bisa menempel pada wadah sehingga proses pencucian menjadi lebih sulit. Berikut langkahnya:

  • Matikan blender dan lepaskan kabel dari sumber listrik sebelum mencuci.
  • Lepaskan wadah dari bagian mesin sebelum dibersihkan.
  • Buang sisa bahan yang masih berada di dalam wadah.
  • Cuci wadah menggunakan air dan sabun pencuci peralatan makan.
  • Bersihkan bagian pisau dengan hati-hati dan jangan menyentuhnya secara langsung.
  • Jangan merendam bagian mesin atau tempat sambungan listrik.
  • Keringkan wadah sebelum dipasang kembali.
  • Pastikan semua bagian sudah terpasang pada posisi yang sesuai sebelum digunakan.

8. Rekomendasi Blender yang Awet dan Cocok untuk Segala Bahan

Philips HR2116/60 - source: philips.co.id

Memilih blender untuk kebutuhan rumah tangga perlu disesuaikan dengan bahan yang akan diolah, kapasitas wadah, serta fungsi yang tersedia. Kebutuhan untuk membuat jus, menghaluskan bumbu, mengolah sayuran, atau mencacah bahan makanan biasanya menggunakan wadah serta pisau yang berbeda. Berikut beberapa tipe blender yang bisa menjadi pilihan:

1. Philips HR2116/60

Philips HR2116/60 memiliki wadah 2 liter, beberapa pilihan kecepatan, serta aksesori penggiling yang bisa digunakan untuk kebutuhan pengolahan bahan makanan. Produk ini tercatat memiliki daya 350 watt pada laman Philips Indonesia dan dilengkapi garansi dua tahun. Tipe ini bisa dipertimbangkan untuk membuat jus, smoothie, sup, serta mengolah bumbu sesuai kapasitas dan petunjuk penggunaannya.

2. Miyako BL-152 GF

Miyako BL-152 GF dapat dipertimbangkan untuk bahan makanan dengan mata pisau stainless 304 anti-karat. Produk ini tersedia dengan wadah kaca 2 liter, dan fungsi untuk mengolah bahan makanan, termasuk menggiling es batu tanpa air. Untuk kebutuhan seperti jus, sayuran, dan bumbu blender ini direkomendasikan.

3. Panasonic MX-EG5311

Panasonic MX-EG5311 merupakan blender dengan wadah kaca berkapasitas 1,5 liter yang tersedia untuk membuat jus dan bahan bumbu melalui wadah kering. Blender ini memiliki 3 tombol kecepatan dan wadah kaca yang mudah dibersihkan.

9. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Penggunaan Blender Awet

Apakah blender boleh digunakan setiap hari?

Boleh, selama penggunaannya sesuai kapasitas, fungsi, dan petunjuk produk. Berikan jeda jika blender digunakan beberapa kali dalam satu proses memasak.

Apakah blender bisa digunakan untuk menghaluskan daging?

Bisa pada produk yang memang mendukung pengolahan daging. Potong daging terlebih dahulu dan gunakan dalam jumlah yang sesuai kapasitas wadah.

Mengapa blender cepat rusak?

Blender bisa bermasalah jika sering digunakan melebihi kapasitas, dijalankan terlalu lama, digunakan tanpa bahan, atau tidak dibersihkan setelah dipakai.

Apakah blender harus diberi air saat menghaluskan bumbu?

Tidak selalu. Namun, beberapa bahan lebih mudah diproses jika diberi sedikit cairan sesuai kebutuhan makanan dan kemampuan blender.

Bagaimana cara membuat blender tahan lama?

Gunakan sesuai fungsi, masukkan bahan sesuai kapasitas, potong bahan sebelum diproses, beri jeda penggunaan, hindari menyalakan blender dalam keadaan kosong, dan bersihkan setelah digunakan.

(kpl/rul)

Rekomendasi

Trending