7 Langkah Membuat Hiasan Imlek DIY Modal Rp 50 Ribu, Bisa Dijual dan Hasilnya Penuh Makna

7 Langkah Membuat Hiasan Imlek DIY Modal Rp 50 Ribu, Bisa Dijual dan Hasilnya Penuh Makna
hiasan imlek diy (h)

Kapanlagi.com - Saat akhirnya rangkaian lampion kertas buatan tangan itu tergantung rapi di ruang tamu—merah menyala dengan aksen emas yang berkilau—rasanya sulit percaya bahwa bahan utamanya hanya kertas origami seharga Rp 10.000 dan beberapa lembar angpao bekas tahun lalu. Membuat hiasan Imlek sendiri bukan sekadar menghemat uang. Ini adalah hobi yang menggabungkan kreativitas, penghayatan budaya, dan potensi penghasilan tambahan dalam satu aktivitas.

Dilansir dari CNN, sebuah studi terhadap lebih dari 7.000 orang dewasa yang dipublikasikan di Frontiers in Public Health menemukan bahwa aktivitas seni dan kerajinan tangan meningkatkan kepuasan hidup serta perasaan bahwa hidup bermakna. Panduan ini akan membawa kamu dari nol hingga menghasilkan dekorasi Imlek yang meriah dan sarat filosofi—lengkap dengan estimasi biaya dalam Rupiah, langkah praktis, dan strategi menjualnya di marketplace Indonesia.

1. Kenapa Hobi Hiasan Imlek DIY Layak Dicoba Sekarang

(c)Ilustrasi AIKerajinan berbasis kertas menjadi pilihan utama saat perayaan Tahun Baru Imlek karena terjangkau, mudah dikustomisasi, dan bisa dikembangkan untuk pesta maupun dekorasi rumah. Tren ini terus tumbuh seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap dekorasi rumah yang personal dan bermakna.

Di Indonesia, konten DIY bertema Imlek di platform seperti TikTok dan Lemon8 rutin mendapatkan ribuan interaksi. Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada 17 Februari dan merupakan Tahun Kuda. Artinya, momen untuk mempersiapkan dekorasi buatan tangan masih terbuka lebar—apalagi harga bahan baku seperti kertas origami, lem tembak, dan cat akrilik semakin terjangkau di marketplace lokal.

2. Profil Singkat Hobi Hiasan Imlek DIY

Profil Singkat Hobi Hiasan Imlek DIY (c) Ilustrasi AI

AspekDetail Tingkat Kesulitan★★☆☆☆ (Mudah untuk Pemula) Waktu per Sesi30–90 menit Waktu per Minggu2–5 jam (fleksibel) Modal Awal HematRp 30.000 – Rp 60.000 Modal Awal StandarRp 80.000 – Rp 150.000 Modal Awal PremiumRp 200.000 – Rp 400.000 Cocok untukIndoor, sendiri atau bersama anak dan keluarga, segala usia Kompatibilitas Iklim IndonesiaCocok sepanjang tahun. Hindari bahan kertas tipis di ruangan lembap; gunakan sealant akrilik untuk perlindungan ekstra di daerah tropis.

Hobi ini sangat ramah bagi pemula yang tinggal di kos-kosan atau rumah dengan ruang terbatas. Semua proses bisa dilakukan di meja makan atau meja kerja kecil, dan bahan utamanya tersedia di Shopee maupun Tokopedia.

3. Manfaat yang Didapat dari Membuat Hiasan Imlek Sendiri

Manfaat yang Didapat dari Membuat Hiasan Imlek Sendiri (c) Ilustrasi AI

Manfaat Kesehatan Mental

Dr. Frank Clark, seorang psikiater dari Prisma Health, dikutip dari CNN menyatakan, "Semua bentuk seni dapat bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan mental. Manfaatnya meliputi peningkatan harga diri, pengurangan kecemasan dan stres, peningkatan komunikasi, serta mendorong kreativitas."

Gerakan ritmis dan repetitif yang terlibat dalam banyak kerajinan, seperti merajut, menggunting, atau menempel, dapat memberikan efek menenangkan pada pikiran, serupa dengan meditasi, serta membantu meredam kebisingan kehidupan sehari-hari. Proses memotong kertas, melipat lampion, dan merangkai dekorasi menempatkan seseorang dalam kondisi flow state yang membuat waktu seolah berhenti.

Manfaat Kognitif dan Sosial

Kerajinan tangan bukan hanya menenangkan—aktivitas ini juga merangsang pikiran karena melibatkan perencanaan, mengikuti instruksi, pengukuran, dan visualisasi yang mengaktifkan berbagai area otak. Membuat origami dan dekorasi Imlek bersama keluarga juga menjadi momen bonding yang bermakna—terutama saat melibatkan anak-anak dalam proses menggunting dan menghias.

Potensi Finansial

Hiasan Imlek buatan tangan memiliki pasar yang nyata. Mengacu pada data Fortune Business Insights, pasar kerajinan tangan global bernilai 1,2 triliun dolar AS pada 2025 dan diproyeksikan mencapai 2,9 triliun dolar AS pada 2034. Dekorasi musiman seperti hiasan Imlek termasuk kategori produk yang dicari menjelang perayaan setiap tahunnya—bukan hanya untuk rumah sendiri, tapi juga untuk dijual sebagai sumber penghasilan tambahan.

Pemahaman Budaya

Dengan mempelajari cara membuat dekorasi Imlek sendiri, kamu tidak sekadar berkerajinan—kamu berpartisipasi dalam tradisi yang hidup. Setiap ornamen memiliki filosofi mendalam yang menghubungkan keluarga dengan akar budaya Tionghoa.

4. Panduan Lengkap Memulai: 7 Langkah Membuat Hiasan Imlek DIY

Panduan Lengkap Memulai: 7 Langkah Membuat Hiasan Imlek DIY (c) Ilustrasi AI

Langkah 1: Pahami Makna Warna dan Simbol

Sebelum mulai membuat, penting memahami filosofi di balik setiap elemen dekorasi Imlek. Dekorasi Imlek didominasi warna merah cerah karena tujuan perayaan ini pada awalnya adalah untuk mengusir makhluk mitologi bernama Nian, dan warna merah sangat disukai dalam budaya Tionghoa karena melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan.

Sebagaimana dikutip dari chinesenewyear.net, semua simbol dalam dekorasi Tahun Baru Imlek memiliki makna keberuntungan yang bisa dibagi menjadi dua kelompok utama: permainan kata (homofon) dan objek dari legenda, karena bahasa Mandarin kaya akan homofon yang melahirkan permainan kata cerdas.

Berikut panduan warna dan simbol dasar:

Warna/SimbolMaknaCatatan MerahKeberuntungan, kebahagiaan, perlindunganWarna utama, wajib ada Emas/KuningKekayaan, kemakmuran, kemegahanPelengkap sempurna untuk merah IkanKelimpahan (鱼 yú = "lebih")Motif populer untuk paper cutting Fu (福) terbalik"Berkat telah tiba"Huruf sengaja dipasang terbalik Kuda (2026)Energi, optimisme, kemajuanShio tahun ini

Warna putih, hitam, dan abu-abu umumnya dianggap tidak tepat untuk dekorasi Imlek karena asosiasinya dengan berkabung dan pemakaman. Hindari penggunaan warna-warna ini sebagai dominan dalam dekorasi.

Baca juga: Barang-barang yang wajib ada saat perayaan Imlek

Langkah 2: Siapkan Alat dan Bahan

Sebagian besar bahan bisa ditemukan di toko alat tulis, Mr.DIY, atau marketplace online. Berikut daftar lengkapnya:

BahanEstimasi Harga (Rp)Sumber Beli Kertas origami merah dan emas (3 pak)15.000 – 30.000Shopee, toko alat tulis Kertas karton merah5.000 – 15.000Toko alat tulis Lem tembak + isi (5 batang)20.000 – 35.000Tokopedia, toko bangunan Gunting dan cutter10.000 – 20.000Toko alat tulis Pita emas dan tali merah5.000 – 15.000Shopee, pasar tradisional Spidol hitam dan emas8.000 – 15.000Toko alat tulis Glitter emas (opsional)5.000 – 10.000Shopee Angpao bekas (opsional)GratisDari rumah

Total modal awal: sekitar Rp 50.000 – Rp 100.000, tergantung bahan yang sudah tersedia di rumah. Kamu juga bisa memanfaatkan barang bekas dari rumah seperti kardus, gulungan tisu, dan majalah lama untuk menekan biaya lebih jauh.

Langkah 3: Buat Lampion Kertas (Proyek Pemula)

Menggantung lampion merah adalah tradisi Imlek paling ikonik karena melambangkan masa depan yang cerah, reuni, dan harmoni—cahaya hangatnya dipercaya menerangi jalan bagi keberuntungan untuk masuk ke dalam rumah.

Cara membuat lampion sederhana:

  1. Siapkan kertas karton merah berukuran A4. Lipat menjadi dua secara horizontal.
  2. Gunting garis-garis vertikal dari sisi lipatan ke arah tepi terbuka, sisakan 2–3 cm di setiap ujung. Jarak antar guntingan sekitar 1 cm.
  3. Buka lipatan, lalu gulung kertas menjadi bentuk silinder dan rekatkan ujungnya dengan lem.
  4. Tekan bagian atas dan bawah silinder agar bagian yang tergunting membentuk efek bulat seperti lampion.
  5. Tambahkan strip kertas emas sebagai pegangan di bagian atas.
  6. Gantungkan tassel dari pita emas di bagian bawah untuk sentuhan elegan.

Waktu pengerjaan: 15–30 menit per lampion. Buat beberapa buah dalam berbagai ukuran untuk efek visual yang lebih dramatis saat digantung berderet.

Langkah 4: Kreasi Kipas Kertas Dekoratif

Kipas kertas adalah dekorasi Imlek yang mudah dibuat dan memberikan dampak visual besar saat ditempel di dinding atau dijadikan ornamen meja.

  1. Potong kertas origami emas dengan lebar sekitar 2 cm, lalu tempel di bagian atas dan bawah kertas origami merah untuk aksen warna.
  2. Lipat kertas secara zigzag (accordion fold) dengan lebar lipatan sekitar 1 cm.
  3. Lipat hasil zigzag menjadi dua, lalu rekatkan bagian tengah yang bersentuhan.
  4. Tambahkan pita emas di bagian tengah kipas sebagai aksen dekoratif.
  5. Buat beberapa kipas dengan ukuran berbeda dan susun di dinding membentuk pola lingkaran atau gugusan.

Kamu tidak perlu menjadi ahli DIY—cukup menguasai satu teknik sederhana yaitu accordion fold untuk membuat berbagai variasi dekorasi. Teknik lipatan zigzag ini juga bisa diaplikasikan untuk membuat kupu-kupu origami sebagai variasi dekorasi rumah.

Langkah 5: Paper Cutting (Jianzhi) — Seni Gunting Kertas Tradisional

Berdasarkan data dari chinesenewyear.net, paper cutting atau jianzhi (剪纸) adalah salah satu seni rakyat tertua di Tiongkok yang secara harfiah berarti "bunga jendela" dan biasanya ditempelkan pada jendela menggunakan lem dari beras ketan, dengan desain berupa simbol-simbol keberuntungan yang dibuat dari kertas merah.

Cara membuat paper cutting sederhana untuk pemula:

  1. Lipat kertas merah menjadi dua atau empat bagian simetris.
  2. Gambar pola sederhana di salah satu sisi—bisa berupa bunga plum (mei hua), ikan, atau karakter Fu (福).
  3. Gunting mengikuti pola dengan hati-hati menggunakan gunting kecil atau cutter.
  4. Buka lipatan untuk melihat desain simetris yang terbentuk.
  5. Tempelkan pada jendela atau dinding menggunakan selotip dua sisi.

Untuk pemula total, unduh template pola dari internet dan cetak sebagai panduan. Seiring waktu, kamu bisa membuat desain sendiri yang semakin kompleks—termasuk pola kuda untuk Tahun Kuda 2026.

Baca juga: Teknik DIY hiasan dinding modal Rp 50 ribu yang bisa dijual

Langkah 6: Buat Pohon Angpao dan Bunga Mei Hua

Pohon angpao adalah dekorasi Imlek yang menjadi magnet perhatian tamu. Caranya:

  1. Cari ranting pohon kering dengan banyak cabang—bersihkan dari debu dan kotoran.
  2. Cat ranting dengan warna emas menggunakan cat semprot atau cat akrilik.
  3. Tempatkan ranting dalam pot atau vas yang stabil.
  4. Gantungkan angpao bekas atau baru pada cabang-cabang ranting.
  5. Tambahkan bunga mei hua dari kertas origami pink atau merah muda untuk mempercantik tampilan.

Untuk membuat bunga mei hua, gunting kertas origami menjadi bentuk kelopak bunga lima helai. Buat beberapa lapis untuk memberikan dimensi, lalu rekatkan pada ranting menggunakan lem tembak. Dalam tradisi Tionghoa, rumah sering didekorasi dengan bunga mekar yang melambangkan datangnya musim semi dan harapan untuk tahun baru yang sejahtera, dengan bunga plum (mei hua), anggrek, peoni, dan bunga persik sebagai pilihan paling populer.

Langkah 7: Karakter Fu (福) Terbalik dan Spring Couplets

Mengacu pada informasi dari chinesenewyear.net, karakter Fu (福) yang berarti "berkat" atau "keberuntungan" sengaja dipasang terbalik karena dalam bahasa Mandarin kata "terbalik" (dào) terdengar identik dengan "tiba" (dào), sehingga Fu yang dibalik secara simbolis bermakna "berkat telah tiba".

Cara membuatnya:

  1. Potong kertas merah menjadi bentuk wajik (diamond) berukuran 20x20 cm.
  2. Tulis karakter 福 di tengah menggunakan spidol emas atau tinta kaligrafi.
  3. Hiasi tepi wajik dengan border emas dari pita atau kertas.
  4. Tempel di pintu utama rumah dalam posisi terbalik.

Selain Fu terbalik, chunlian atau kuplet musim semi berupa banner merah vertikal dengan frasa puitis yang ditulis dalam tinta hitam atau emas, secara tradisional ditempatkan di kedua sisi pintu depan untuk menyatakan harapan di tahun baru. Beberapa keluarga bahkan mengadakan "malam kaligrafi" sebelum festival, menjadikannya aktivitas bonding yang bermakna.

Baca juga: Inspirasi dekorasi Imlek sederhana tapi tetap meriah

Timeline Realistis untuk Pemula

PeriodeTarget Minggu 1Kuasai lampion kertas dan kipas dekoratif sederhana. Buat 3–5 ornamen pertama. Bulan 1Eksplorasi paper cutting dan pohon angpao. Dekorasi rumah sendiri sudah lengkap. Bulan 3Teknik semakin halus, mulai bereksperimen dengan variasi dan kombinasi bahan (kain, rajutan). Bulan 6Siap menerima pesanan dan menjual melalui marketplace atau media sosial menjelang Imlek berikutnya.

5 Kesalahan Pemula yang Harus Dihindari

  1. Menggunakan warna yang salah — hindari dominasi putih atau hitam yang diasosiasikan dengan berkabung dalam budaya Tionghoa.
  2. Terburu-buru saat menggunting — khususnya untuk paper cutting, kesabaran menentukan kerapian hasil akhir.
  3. Membeli semua bahan sekaligus — mulailah dari satu proyek, evaluasi, baru lanjutkan. Ini menghemat biaya dan mencegah penumpukan bahan tak terpakai.
  4. Mengabaikan makna simbol — setiap ornamen Imlek punya filosofi; memahaminya membuat dekorasi lebih bermakna dan menambah nilai jual.
  5. Tidak menguji lem di permukaan — beberapa jenis dinding tidak cocok dengan double tape tertentu. Selalu uji di area kecil terlebih dahulu.

Catatan keamanan: Selalu gunakan alas potong saat bekerja dengan cutter. Jika melibatkan anak-anak, pastikan menggunakan gunting tumpul khusus anak dan selalu dalam pengawasan orang dewasa. Jauhkan lem tembak yang panas dari jangkauan anak kecil.

5. Tips dari Praktisi dan Temuan Riset

Dr. Helen Keyes, psikolog kognitif dan Kepala School of Psychology and Sport Science di Anglia Ruskin University, dikutip dari CNN menyatakan, "Berinteraksi dengan seni dan kerajinan tangan itu mudah diakses dan terjangkau. Pilihan seperti merajut dan menggambar hanya membutuhkan sedikit alat dan bisa menjadi aktivitas yang menarik serta memuaskan secara kreatif."

Professor Susan Luckman dari University of South Australia, dikutip dari Sew n Sew menyatakan, "Dengan apa yang semakin disebut sebagai 'mindfulness' menjadi kualitas yang sangat diinginkan banyak orang, tidak mengherankan jika kerajinan tangan dicari karena manfaat mental dan bahkan fisiknya."

Berdasarkan laporan Crafts Council UK, Dr. Daisy Fancourt dari jaringan kesehatan mental MARCH milik University College London menyatakan, "Seni terhubung dengan pelepasan dopamin yang mendorong fleksibilitas kognitif."

Prinsip-prinsip yang sama berlaku saat membuat hiasan Imlek. Proses repetitif menggunting pola, melipat kertas, dan menyusun dekorasi menempatkan pikiran dalam kondisi flow state—ruang psikologis di mana fokus penuh membuat waktu seolah menghilang. Ini menjadikan hobi DIY craft sebagai terapi kreatif yang produktif.

6. Kalkulasi Biaya dan Potensi Hasil

(c)Ilustrasi AIRincian Biaya Bulanan

KomponenVersi Hemat (Rp)Versi Standar (Rp)Versi Premium (Rp) Kertas origami dan karton15.00040.00080.000 Lem tembak + isi15.00025.00040.000 Pita, tali, glitter10.00025.00050.000 Cat akrilik dan spidol10.00030.00060.000 Bahan tambahan (kain, manik)030.00070.000 Total per bulan Rp 50.000 Rp 150.000 Rp 300.000

Estimasi Output dan Potensi Penghasilan

Dengan modal Rp 50.000–150.000 per bulan, kamu bisa menghasilkan 15–30 ornamen Imlek (lampion, kipas, paper cutting, pohon angpao) yang cukup untuk mendekorasi satu rumah. Jika dijual, harga pasar hiasan Imlek handmade di marketplace berkisar Rp 15.000–75.000 per item tergantung tingkat kerumitan.

Perbandingan dengan alternatif: satu set dekorasi Imlek siap pakai di toko bisa dibanderol Rp 150.000–500.000. Dengan membuatnya sendiri, kamu mendapat hasil setara dengan modal yang jauh lebih kecil, plus sentuhan personal yang tak bisa ditiru produk massal. Untuk panduan lengkap soal DIY hiasan rumah bernilai jual, eksplorasi juga teknik dari bahan daur ulang.

7. Scaling dan Monetisasi Hiasan Imlek DIY

Naik Level: dari Pemula ke Menengah

Setelah menguasai teknik dasar kertas, tingkatkan keterampilan dengan:

  • Lampion dari kain (satin atau cotton twill merah) yang lebih tahan lama
  • Boneka shio dari kain flanel—untuk 2026, buat boneka kuda
  • Rajutan amigurumi bertema Imlek
  • Paper cutting dengan desain multi-layer yang lebih kompleks

Jalur Monetisasi

Sebagaimana dilaporkan Business of Apps, kategori Homeware and Home Furnishings merupakan kategori paling populer di Etsy, diikuti oleh Jewelry and Personal Accessories dan Craft Supplies. Dekorasi musiman termasuk sub-kategori yang dicari secara global.

Berikut jalur monetisasi yang bisa ditempuh:

  • Jual produk jadi — Pasarkan lewat Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop. Hiasan Imlek punya momentum penjualan kuat setiap Desember–Februari.
  • Jual DIY kit — Kemas bahan dan panduan dalam satu paket. Kit DIY sangat diminati karena pembeli bisa merasakan keseruan membuat sendiri.
  • Konten kreator — Buat video tutorial di TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts. Konten DIY termasuk kategori yang selalu dicari.
  • Workshop dan kelas — Ajarkan teknik membuat hiasan Imlek di sekolah, komunitas, atau secara daring. Tim building perusahaan menjelang Imlek juga menjadi peluang.
  • Etsy untuk pasar internasional — Produk handmade bertema budaya sangat dihargai di pasar global.

Estimasi waktu realistis untuk mulai menghasilkan: 2–4 bulan dari awal belajar, tergantung konsistensi dan kualitas produk. Dengan rutinitas 2–3 produk per minggu, penghasilan Rp 500.000–1.500.000 per bulan menjelang musim Imlek sangat realistis. Strategi serupa juga berlaku pada dekorasi Natal DIY dan dekorasi aesthetic dari barang bekas.

8. Komunitas dan Sumber Belajar di Indonesia

Komunitas dan Sumber Belajar di Indonesia (c) Ilustrasi AI

  • Grup Facebook: "Kerajinan Tangan Indonesia", "DIY Craft Community ID", "Kreasi Daur Ulang Indonesia" — aktif berbagi ide, teknik, dan peluang kolaborasi.
  • TikTok dan Instagram: Ikuti tagar #DIYImlek, #HiasanImlek, #DIYIndonesia, dan #KerajinanTangan untuk menemukan ribuan tutorial berbahasa Indonesia.
  • YouTube: Cari kanal bertema "dekorasi Imlek DIY" atau "Chinese New Year crafts" untuk tutorial visual langkah demi langkah.
  • Kursus online: Platform seperti Skill Academy dan MyEduSolve menyediakan kelas kerajinan tangan dasar yang bisa memperkuat fondasi keterampilan. Udemy juga menawarkan kelas dalam bahasa Indonesia.
  • Event offline: Bazar dan pameran kerajinan tangan menjelang Imlek di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang. Beberapa kelenteng juga mengadakan workshop dekorasi Imlek untuk masyarakat umum.

Untuk mengeksplorasi keterampilan pendukung, kamu juga bisa mempelajari teknik pembuatan diorama, DIY cermin aesthetic, atau kerajinan gantungan kunci yang bisa melengkapi portofolio produk handmade kamu.

9. Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

(c)Ilustrasi AIApakah membuat hiasan Imlek DIY sulit bagi pemula tanpa pengalaman kerajinan?

Tidak sulit sama sekali. Sebagian besar proyek hiasan Imlek DIY hanya membutuhkan keterampilan dasar seperti menggunting, melipat, dan mengelem. Teknik paling mendasar—accordion fold untuk kipas dan lampion—bisa dikuasai dalam 10–15 menit. Mulailah dari proyek termudah seperti kipas kertas atau lampion sederhana, lalu naikkan tingkat kesulitan secara bertahap ke paper cutting dan pohon angpao. Bahkan anak usia 5 tahun ke atas sudah bisa berpartisipasi dalam proses menghias di bawah pengawasan orang dewasa.

Berapa modal minimum untuk mulai membuat hiasan Imlek sendiri?

Kamu bisa memulai dengan modal serendah Rp 30.000–50.000 untuk membeli kertas origami, lem, dan pita dasar. Jika memanfaatkan bahan yang sudah ada di rumah—seperti angpao bekas, kardus, dan majalah lama—modal bisa ditekan lebih jauh. Satu set dekorasi Imlek siap pakai di toko biasanya dibanderol Rp 150.000–500.000, jadi membuat sendiri jelas lebih hemat sekaligus memberikan sentuhan personal yang unik.

Bisakah hiasan Imlek buatan sendiri dijual untuk penghasilan tambahan?

Bisa, dan pasarnya nyata. Hiasan Imlek handmade memiliki momentum penjualan kuat setiap Desember–Februari. Kamu bisa menjual melalui Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, atau bahkan Etsy untuk pasar internasional. Produk seperti lampion kain, paper cutting berbingkai, atau pohon angpao custom bisa dijual mulai Rp 25.000–150.000 per item. Selain menjual produk jadi, menawarkan DIY kit (paket bahan + panduan) dan konten tutorial di media sosial juga menjadi jalur monetisasi yang menjanjikan. Banyak kreator Indonesia berhasil memonetisasi hobi kerajinan tangan lewat marketplace lokal.

Membuat hiasan Imlek dengan tangan sendiri bukan sekadar proyek akhir pekan. Setiap lampion yang kamu bentuk, setiap karakter Fu yang kamu tulis, menyimpan doa dan harapan untuk tahun yang lebih baik. Dan saat akhirnya ruang tamu dipenuhi warna merah dan emas buatan tanganmu—sementara aroma kue keranjang menguar dari dapur—di situlah makna sesungguhnya dari perayaan ini terasa nyata. Ambil gunting dan kertas origamimu, lalu mulailah dari satu ornamen kecil hari ini.

Baca juga: Cara membuat tempat pensil dari botol bekas

Baca juga: Panduan lengkap membuat mahkota dari kertas untuk berbagai keperluan

Baca juga: Proyek DIY barang bekas untuk kamar yang estetik

Baca juga: DIY celengan dari kardus bekas untuk mengajarkan literasi keuangan pada anak

Daftar Referensi

  1. CNN. Making arts and crafts improves your mental health as much as having a job, scientists find. Diakses pada 23 Juni 2026, dari https://www.cnn.com/2024/09/15/health/arts-and-crafts-increase-mental-health-wellness
  2. ChineseNewYear.net. Chinese New Year Decorations, their Meaning and Origins. Diakses pada 23 Juni 2026, dari https://chinesenewyear.net/decorations/
  3. Cricut. Chinese New Year Crafts 2026: Easy Project Ideas for the Year of the Horse. Diakses pada 23 Juni 2026, dari https://cricut.com/blog/chinese-new-year-crafts/
  4. Business of Apps. Etsy Revenue and Usage Statistics (2026). Diakses pada 23 Juni 2026, dari https://www.businessofapps.com/data/etsy-statistics/

(kpl/fed)

Rekomendasi

Trending