9 Cara Melipat Selimut agar Rapi dan Hemat Tempat, Anti Berantakan di Lemari
cara melipat selimut agar rapi (h)
Kapanlagi.com - Selimut yang dilipat asal-asalan membuat lemari cepat penuh dan terlihat berantakan. Kunci cara melipat selimut agar rapi terletak pada permukaan datar, tepi yang disejajarkan, dan lipatan yang dihaluskan di setiap tahap.
Metodenya bisa disesuaikan dengan ketebalan selimut, mulai dari lipat persegi panjang hingga teknik selip agar tidak mudah terurai. Dengan cara melipat selimut agar rapi yang tepat, hasilnya lebih padat, mudah ditumpuk, dan sedap dipandang.
Kebiasaan melipat lalu mengembalikan selimut ke satu tempat khusus juga membantu menjaga rumah tetap rapi dalam jangka panjang. Merujuk Real Homes, Karina Toner, pakar kebersihan dan penataan rumah dari Spekless Cleaning, mengatakan, "Buatlah tempat khusus di rumah Anda untuk menyimpan selimut."
Advertisement
1. Cara Melipat Selimut agar Rapi dengan Metode Lipat Klasik
Bagi pemula, metode lipat klasik adalah cara melipat selimut agar rapi yang paling mudah dikuasai. Bentuk persegi panjang atau persegi yang dihasilkan sangat ideal untuk ditumpuk di rak maupun lemari.
Bentangkan di permukaan datar: Letakkan selimut di atas tempat tidur atau meja lebar, lalu haluskan seluruh permukaannya agar tidak ada kerutan sebelum dilipat.
Lipat memanjang menjadi dua: Satukan kedua sisi panjang sehingga selimut membentuk persegi panjang yang lebih ramping, kemudian ratakan tepinya dengan tangan.
Lipat sekali lagi ke arah yang sama: Ulangi lipatan memanjang hingga selimut menjadi persegi panjang tipis dan mudah diatur.
Bagi menjadi tiga atau empat: Lipat selimut menjadi tiga (tri-fold) atau empat bagian, sesuaikan dengan lebar rak yang tersedia.
Haluskan lapisan atas: Usap permukaan paling atas untuk menghilangkan gelembung udara sehingga lipatan terlihat padat dan simetris.
Jika ingin bentuk persegi yang lebih ringkas, cukup putar selimut 90 derajat setelah lipatan pertama, lalu lipat kembali hingga membentuk kotak. Untuk hasil semulus bedding hotel, haluskan dulu permukaan kain dengan cara menyetrika atau menguapinya sebelum dilipat.
Baca juga: Cara melipat kerudung agar tetap rapi dan stylish
2. Cara Melipat Selimut Tebal dan Besar agar Tidak Mudah Terurai
Selimut tebal, comforter, atau bed cover membutuhkan trik supaya lipatannya tetap terkunci saat dipindah-pindah. Di sinilah cara melipat selimut agar rapi dengan metode selip ujung sangat berguna karena mengunci lipatan dari dalam.
Ratakan di permukaan luas: Letakkan selimut besar di lantai bersih atau tempat tidur, lalu rapikan seluruh gelombang dan kerutannya.
Lipat kedua sisi panjang ke tengah: Bawa sisi panjang kiri dan kanan ke arah tengah hingga keduanya bertemu, membentuk pita memanjang.
Lipat menjadi persegi panjang: Lipat satu sisi menutup sisi lainnya sehingga selimut menjadi persegi panjang yang lebih tebal.
Temukan kedua ujung pendek di tengah: Lipat masing-masing ujung pendek ke tengah sampai keduanya hampir bersentuhan.
Selipkan ujung ke dalam bukaan: Masukkan salah satu ujung ke dalam bukaan ujung lainnya, lalu dorong hingga rapat agar lipatan tidak terlepas walau sering diangkat.
Untuk selimut plush atau berbahan bulu, gunakan lebih sedikit lipatan agar tekstur kainnya tidak tertekan dan tetap mengembang. Sebelum menyimpan lama, pastikan selimut bersih dengan cara mencuci bed cover lebih dulu, karena serat yang lembap mudah berjamur.
3. Cara Melipat Selimut Menjadi Bantal dan Metode Gulung
Bagi yang sering bepergian atau punya ruang terbatas, mengubah selimut menjadi bantal maupun gulungan adalah cara melipat selimut agar rapi sekaligus hemat tempat. Kedua teknik ini membuat selimut padat, mudah dijinjing, dan bisa berfungsi ganda sebagai sandaran.
Lipat menjadi strip memanjang: Bentangkan selimut, lalu lipat menjadi tiga bagian memanjang hingga membentuk persegi panjang tipis.
Sisakan satu ujung sebagai kantong: Mulai melipat atau menggulung dari ujung yang berlawanan, dan tinggalkan sedikit bagian selebar bantal di ujung akhir.
Balik kantong dan selipkan: Balik bagian ujung yang tersisa keluar, lalu masukkan bundelan tadi ke dalamnya sehingga membentuk bantal yang rapi.
Untuk metode gulung, gulung erat: Setelah selimut dilipat menjadi persegi panjang, gulung rapat dari salah satu ujung pendek seperti bolu gulung.
Ikat bila perlu: Amankan gulungan dengan tali kain atau pita agar bentuknya tetap terjaga saat ditata di keranjang atau koper.
Teknik gulung juga bisa dijadikan elemen dekorasi. Sebagaimana dikutip dari CNN, Ann Lightfoot, penata rumah profesional sekaligus salah satu pendiri Done and Done Home, menuturkan, "Gulung selimut Anda dan tumpuk seperti kayu bakar untuk langsung menciptakan suasana yang hangat."
Cara yang sama efektif saat traveling, mirip trik menggulung pakaian di koper supaya muat lebih banyak barang. Baca juga: Panduan mencuci selimut besar di laundry koin
4. Cara Melipat Selimut Berdiri ala KonMari agar Lemari Terlihat Rapi
Ingin isi laci terlihat tertata seperti di toko? Teknik lipat berdiri ala KonMari adalah cara melipat selimut agar rapi yang membuat setiap helai berdiri tegak dan langsung terlihat tanpa perlu membongkar tumpukan.
Bentangkan dan haluskan: Letakkan selimut rata, lalu usap permukaannya agar bebas kerutan dari tengah ke tepi.
Lipat kedua sisi ke tengah: Bawa sisi kiri dan kanan ke tengah sehingga terbentuk persegi panjang sempit tanpa tepi yang menonjol.
Lipat memanjang lagi: Lipat kembali menjadi strip yang lebih kecil hingga tinggi lipatan sesuai kedalaman laci.
Lipat menjadi tiga hingga bisa berdiri: Lipat dari salah satu ujung menjadi tiga bagian sampai selimut cukup kaku untuk berdiri sendiri.
Susun secara vertikal: Tata selimut dalam posisi berdiri berjajar, bukan ditumpuk, agar semua koleksi terlihat sekaligus.
Menyusun selimut secara vertikal membuat Anda bisa melihat seluruh koleksi dalam sekali pandang, menghemat ruang, dan mengurangi kerutan karena helai di bawah tidak lagi tertindih. Prinsip melipat vertikal ala KonMari ini sebenarnya sama seperti saat menata pakaian di dalam koper maupun laci.
5. Tips Menyimpan Selimut agar Tetap Rapi, Awet, dan Bebas Bau Apek
Lipatan yang bagus tidak akan bertahan tanpa cara penyimpanan yang benar. Beberapa langkah sederhana berikut menjaga selimut tetap wangi, tidak mudah berbau apek, dan tahan lama.
Mengutip Taste of Home, Cathy Orr, salah satu pendiri The Uncluttered Life sekaligus konsultan KonMari bersertifikat, menyatakan, "Saat menyimpan selimut yang berat, mewah, atau berbahan bulu palsu untuk pergantian musim, sebaiknya siapkan dulu selimut sebelum disimpan."
Pastikan selimut benar-benar kering: Serat yang masih lembap memicu jamur dan bau tidak sedap, jadi keringkan sempurna sebelum dilipat.
Gunakan wadah yang bisa bernapas: Pilih tas atau kotak kain katun yang bisa bernapas daripada plastik tertutup yang menahan kelembapan.
Tambahkan pengharum alami: Selipkan blok cedar atau kantong lavender untuk mencegah bau apek sekaligus mengusir ngengat.
Sisipkan penyerap lembap: Letakkan silica gel di dalam wadah, terutama saat musim hujan, agar udara tetap kering.
Batasi tinggi tumpukan: Jangan menumpuk lebih dari empat hingga lima helai supaya lapisan bawah tidak tertekan dan mudah diambil.
Lipat ulang secara berkala: Buka dan lipat ulang setiap tiga sampai empat bulan untuk mencegah bekas lipatan permanen sekaligus mengangin-anginkan kain.
Jauhkan dari sinar matahari langsung: Paparan sinar berlebih membuat warna cepat pudar dan serat rapuh, jadi simpan di tempat sejuk dan gelap.
Manfaatkan penyimpanan dekoratif: Keranjang, ottoman, atau tangga selimut membuat selimut mudah dijangkau sekaligus mempercantik dekorasi kamar.
Keranjang menjadi solusi favorit banyak penata rumah karena praktis. Sebagaimana dilaporkan AOL, Rachel Rosenthal, penata rumah profesional sekaligus pendiri Rachel and Company, mengatakan, "Cara ini sederhana, fungsional, dan enak dipandang."
Hindari menekan selimut terlalu keras, apalagi memvakum selimut berbahan serat alami atau bulu, karena kainnya butuh sirkulasi udara. Dilansir dari Consumer Reports, Kelly Beutler, penata rumah profesional dan pemilik The Joyful Sort, menjelaskan, "Kantong vakum menghasilkan bentuk yang tidak beraturan saat udaranya dikeluarkan sehingga sulit ditata."
Selimut yang jarang dipakai sebaiknya disimpan di bagian atas atau bawah lemari, sementara yang sering digunakan diletakkan di posisi mudah dijangkau. Anda juga bisa memanfaatkan rak terbuka pada lemari atau kotak penyimpanan buatan sendiri agar penataan lebih fleksibel. Supaya aroma tetap segar, lengkapi rutinitas dengan produk yang membuat selimut tetap wangi tahan lama.
Untuk selimut yang perlu digantung, seperti selimut tipis atau throw, terapkan prinsip yang sama saat menyimpan jaket, yaitu lipat dengan rapi di tempat kering dan berventilasi. Baca juga: Cara mencuci selimut dengan mesin cuci lewat siklus bedding
Sebelum menyimpan selimut satu paket dengan bantal, ada baiknya membersihkan keduanya. Baca juga: Panduan mencuci bantal di mesin cuci
6. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Melipat Selimut
Bagaimana cara melipat selimut tebal agar tidak makan tempat?
Lipat kedua sisi panjang selimut tebal ke tengah, lanjutkan menjadi persegi panjang, lalu selipkan kedua ujungnya ke dalam bukaan lipatan terakhir agar terkunci. Gunakan lebih sedikit lipatan supaya tekstur tidak tertekan, kemudian simpan dalam posisi berdiri atau di dalam keranjang agar lebih hemat ruang.
Lebih baik melipat atau menggulung selimut?
Keduanya sama-sama efektif, tetapi menggulung cenderung lebih hemat ruang dan mengurangi bekas lipatan permanen, terutama untuk selimut tipis. Melipat lebih cocok bila selimut akan ditumpuk rapi di rak, sedangkan menggulung ideal untuk keranjang, koper, maupun display terbuka.
Bagaimana agar selimut tidak berbau apek saat disimpan?
Pastikan selimut benar-benar kering sebelum disimpan dan gunakan wadah berbahan kain yang bisa bernapas, bukan plastik tertutup rapat. Tambahkan blok cedar atau kantong lavender serta silica gel untuk menyerap kelembapan, lalu angin-anginkan selimut setiap beberapa bulan sekali.
Daftar Referensi
- Taste of Home. How to Store Your Luxury Blankets for Summertime. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.tasteofhome.com/article/how-to-store-luxury-blankets/
- CNN. The 22 Best Blanket Storage Ideas, According to Experts. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.cnn.com/cnn-underscored/home/blanket-storage-ideas
- Consumer Reports. The Easiest Way to Store Bedding. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.consumerreports.org/home-garden/sheets/the-easiest-way-to-store-bedding-a3985264822
- Real Homes. 13 Blanket Storage Ideas: Smart Strategies for Small Spaces. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.realhomes.com/advice/blanket-storage-ideas
- AOL. The 7 Best Ways to Store Throw Blankets for a Beautiful, Organized Home. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.aol.com/7-best-ways-store-throw-220100911.html
(kpl/kiy)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Mila Nurwanti Sebut April Sebagai Pesaing Terberat di D'Academy
