Cara Membuat Bubble Tea Sendiri di Rumah: Panduan Lengkap dari Boba hingga Penyajian

Cara Membuat Bubble Tea Sendiri di Rumah: Panduan Lengkap dari Boba hingga Penyajian
cara membuat bubble tea sendiri (h)

Kapanlagi.com - Bubble tea adalah minuman berbasis teh asal Taiwan yang dikenal dengan banyak nama, mulai dari milk tea, pearl tea, hingga boba tea. Cara membuat bubble tea sendiri di rumah ternyata tidak serumit yang dibayangkan, dan hasilnya bisa sama nikmat seperti minuman yang dijual di kedai favorit kamu.

Mempraktikkan cara membuat bubble tea sendiri memberikan kebebasan penuh untuk mengatur tingkat kemanisan, memilih jenis teh, dan bereksperimen dengan beragam topping boba kekinian. Keuntungan utamanya adalah kamu bisa mengontrol kadar gula sekaligus menambahkan boba sesuai selera pribadi.

Tren bubble tea yang terasa begitu modern ini sebenarnya sudah dimulai di Taiwan sejak era 1980-an. Sejarawan makanan Taiwan, Tseng Pin Tsang, dikutip dari CNN Travel menyatakan, "Tren minuman teh berkembang bersamaan dengan munculnya tren makanan rekreasi di tahun 1980-an saat Taiwan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat." Lin Hsiu Hui, manajer pengembangan produk di kedai teh Chun Shui Tang, mengklaim bahwa ia menciptakan segelas bubble milk tea pertama pada sebuah rapat staf tahun 1988 ketika ia secara iseng menuangkan bola-bola tapioka ke dalam teh Assam-nya.

Baca juga: Resep Minuman Kekinian untuk Ide Usaha yang Menjanjikan

1. 1. Cara Membuat Boba Kenyal dari Tepung Tapioka

1. Cara Membuat Boba Kenyal dari Tepung Tapioka (c) Ilustrasi AI

Langkah paling mendasar dalam cara membuat bubble tea sendiri adalah menyiapkan boba yang kenyal sempurna. Boba terbuat dari tepung tapioka, yaitu pati yang diekstrak dari akar singkong (cassava), sebuah umbi bertepung yang berasal dari Amerika Selatan. Kamu bisa menggunakan boba instan yang dijual di toko bahan kue Asia atau membuatnya dari nol untuk hasil yang lebih segar. Berikut langkah-langkah membuat boba dari awal hingga siap dimasak.

  1. Siapkan bahan utama: Kamu membutuhkan 125 gram tepung tapioka (tambahkan sedikit lagi untuk tabur), 65 ml air, dan 45 gram gula merah atau gula aren. Gula merah gelap memberikan warna hitam khas dan rasa karamel yang otentik pada boba. Jika menginginkan warna yang lebih gelap, tambahkan sedikit pewarna makanan hitam atau gunakan gula aren asli yang pekat.

  2. Rebus air dan gula hingga larut: Masukkan air dan gula merah ke dalam panci kecil, lalu panaskan hingga mendidih sambil diaduk. Pastikan gula benar-benar larut sepenuhnya sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Langkah ini adalah kunci dari proses gelatinisasi yang akan membuat adonan boba bisa dibentuk.

  3. Campurkan tepung tapioka secara bertahap: Kecilkan api, lalu masukkan sekitar sepertiga tepung tapioka ke dalam larutan gula yang masih mendidih. Aduk dengan cepat dan konsisten menggunakan spatula. Campuran akan langsung mengental menjadi pasta yang lengket dan sedikit bening. Ini merupakan proses gelatinisasi pati yang menjadi fondasi tekstur kenyal boba.

  4. Bentuk adonan hingga kalis: Angkat panci dari api, lalu masukkan sisa tepung tapioka dan aduk hingga membentuk adonan kasar. Pindahkan ke permukaan datar yang sudah ditaburi sedikit tepung tapioka, lalu uleni selama dua hingga tiga menit sampai adonan halus, lembut, dan sedikit lengket seperti play-doh. Jika adonan terlalu kering, tambahkan beberapa tetes air panas; jika terlalu lengket, tambahkan sedikit tepung tapioka.

  5. Potong dan bulatkan adonan: Gulung adonan menjadi bentuk silinder panjang dengan ketebalan sekitar setengah sentimeter. Potong-potong menjadi bagian kecil berukuran seragam, lalu bulatkan satu per satu menggunakan telapak tangan. Taburi bola-bola boba dengan tepung tapioka agar tidak saling menempel selama menunggu proses perebusan.

  6. Rebus boba dalam air mendidih: Didihkan minimal enam gelas air di panci besar, lalu masukkan boba. Aduk perlahan hingga semua boba mengapung ke permukaan. Kecilkan api ke sedang dan biarkan boba mendidih selama 20 hingga 25 menit sambil sesekali diaduk. Boba matang ditandai dengan tekstur yang bening dan kenyal merata hingga ke bagian tengah.

  7. Rendam boba dalam air panas: Matikan api, tutup panci, dan biarkan boba terendam selama 20 menit. Langkah ini memastikan bagian tengah boba benar-benar lunak dan kenyal sempurna.

  8. Tiriskan dan lapisi dengan sirup: Tiriskan boba, lalu segera pindahkan ke mangkuk berisi beberapa sendok makan sirup gula aren hangat. Sebagian besar boba tidak memiliki rasa manis jika dimakan begitu saja, sehingga sangat penting untuk merendamnya dalam sirup agar minumanmu terasa lebih otentik.

Berdasarkan Healthline, tapioka hampir seluruhnya merupakan pati murni dan mengandung jumlah protein serta nutrisi yang sangat sedikit, tetapi bahan ini bebas dari gluten. Karena tapioka secara alami bebas dari biji-bijian dan gluten, boba menjadi pilihan yang cocok sebagai pengganti produk berbasis gandum atau jagung bagi mereka yang memiliki alergi tertentu. Perlu diingat bahwa bubble tea biasanya mengandung banyak gula tambahan, sehingga sebaiknya dikonsumsi secukupnya.

Baca juga: Resep Takjil Buka Puasa dengan Boba yang Mudah dan Enak

2. 2. Cara Menyeduh Teh Pekat dan Membuat Sirup Gula Aren

2. Cara Menyeduh Teh Pekat dan Membuat Sirup Gula Aren (c) Ilustrasi AI

Jiwa dari setiap gelas bubble tea yang lezat, tanpa diragukan lagi, terletak pada kekuatan rasa tehnya. Salah satu kesalahan paling umum ketika menerapkan cara membuat bubble tea sendiri adalah menyeduh teh terlalu encer, sehingga rasanya tenggelam setelah dicampur susu dan es. Sangat penting untuk menyeduh teh yang kuat dengan air lebih sedikit dibandingkan saat membuat teh biasa. Berikut panduan lengkap menyeduh teh dan membuat sirup gula aren yang sempurna untuk bubble tea buatan rumah.

  1. Pilih jenis teh yang tepat: Teh hitam adalah pilihan paling klasik dan populer untuk bubble tea. Varietas seperti Assam, Ceylon, atau English Breakfast memberikan rasa yang kuat dan kokoh yang mampu bertahan ketika dicampur susu dan es. Untuk rasa yang lebih kompleks, kamu bisa mencampur teh hitam dengan teh oolong atau teh melati. Jika menginginkan bubble tea yang lebih ringan dan menyegarkan, teh hijau atau matcha bisa menjadi alternatif yang menarik.

  2. Gunakan rasio teh dua kali lipat: Untuk satu gelas bubble tea, gunakan dua kantong teh celup atau dua sendok teh teh daun lepas untuk setiap satu gelas air. Rasio yang lebih pekat ini memastikan rasa teh tetap mendominasi meskipun sudah diencerkan oleh susu dan es batu. Jika menggunakan teh celup, pilihlah produk berkualitas tinggi untuk hasil yang lebih baik.

  3. Seduh teh dengan suhu yang tepat: Untuk teh hitam, gunakan air mendidih penuh (sekitar 100°C) dan seduh selama 10 hingga 15 menit agar rasa tanin dan malty-nya keluar maksimal. Untuk teh hijau, gunakan air yang sedikit lebih dingin (sekitar 80°C) dan seduh selama 5 hingga 7 menit agar tidak terlalu pahit. Saring teh menggunakan saringan halus, terutama jika menggunakan teh daun lepas.

  4. Dinginkan teh sepenuhnya: Biarkan teh yang sudah diseduh mendingin hingga suhu ruangan, lalu simpan di lemari es hingga benar-benar dingin. Jangan pernah menuangkan teh panas atau hangat langsung ke atas es karena es akan langsung mencair dan mengencerkan minuman secara drastis. Sebagian peracik teh bahkan merekomendasikan menyiapkan teh sehari sebelumnya karena rasa tanin yang kuat akan sedikit mellow setelah didinginkan.

  5. Siapkan sirup gula aren: Masukkan 125 gram gula aren atau gula merah dan 120 ml air ke dalam panci kecil. Panaskan dengan api sedang sambil diaduk hingga gula benar-benar larut. Setelah mendidih, biarkan sirup mendidih pelan selama dua hingga tiga menit hingga sedikit mengental. Angkat dari api dan sisihkan. Sirup ini berfungsi ganda, yaitu untuk merendam boba dan juga sebagai pemanis minuman.

  6. Rendam boba dalam sirup hangat: Masukkan boba yang sudah ditiriskan ke dalam sirup gula aren yang masih hangat. Tutup wadahnya dan biarkan boba meresap selama minimal 15 menit hingga maksimal 30 menit. Proses ini memberikan rasa manis khas pada boba sekaligus menjaga teksturnya agar tetap lembut dan tidak cepat mengeras.

  7. Siapkan simple syrup sebagai alternatif: Jika tidak memiliki gula aren, kamu bisa membuat sirup sederhana dengan mencampurkan gula pasir dan air dengan perbandingan 1:1 di panci. Panaskan hingga gula larut sempurna, lalu angkat dan dinginkan. Sirup ini bisa disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es selama hingga dua minggu. Kamu juga bisa menambahkan variasi rasa seperti ekstrak vanila atau irisan jahe ke dalam sirup selagi masih hangat.

Sebagaimana dikutip dari The Forked Spoon, ada satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan tentang boba masak cepat, yaitu jangan membuatnya jauh-jauh hari sebelum disajikan karena setelah satu hingga dua jam, boba akan mulai mengeras dan mengering. Keuntungan membuat bubble tea di rumah adalah kamu bisa menambahkan gula sebanyak atau sesedikit yang diinginkan, dengan jumlah akhir tergantung pada jenis susu, lama penyeduhan teh, dan preferensi pribadi.

Baca juga: Cara Membuat Es Kopi Susu Kekinian ala Kafe di Rumah

3. 3. Cara Meracik dan Menyajikan Bubble Tea yang Sempurna

3. Cara Meracik dan Menyajikan Bubble Tea yang Sempurna (c) Ilustrasi AI

Setelah semua komponen utama siap, mulai dari boba kenyal, teh pekat yang sudah dingin, hingga sirup gula aren, kini saatnya merangkai semuanya menjadi segelas bubble tea yang cantik dan menggugah selera. Proses penyajian merupakan tahap akhir yang menyenangkan, dan dengan sedikit perhatian pada teknik layering, kamu bisa menghasilkan tampilan Instagram-worthy persis seperti di kedai profesional. Langkah-langkah berikut akan memandu kamu menyelesaikan cara membuat bubble tea sendiri dari awal hingga siap dinikmati.

  1. Siapkan gelas tinggi dan bersih: Gunakan gelas tinggi transparan agar lapisan warna bubble tea terlihat jelas dan menarik. Gelas dengan kapasitas 400 hingga 500 ml adalah ukuran ideal. Jika ingin tampilan yang lebih estetik, kamu bisa menggunakan mason jar atau gelas dengan tutup bambu yang kini mudah ditemukan di pasaran.

  2. Masukkan boba ke dasar gelas: Ambil sekitar seperempat gelas boba yang sudah direndam sirup gula aren, lalu masukkan ke dasar gelas bersama sedikit sirupnya. Jika kamu ingin membuat efek tiger stripes yang khas pada brown sugar bubble tea, miringkan gelas sedikit dan gunakan sendok untuk menarik sirup gula aren yang kental ke atas di sepanjang dinding gelas sebelum menambahkan bahan lainnya.

  3. Tambahkan es batu: Isi gelas dengan es batu sekitar dua pertiga penuh. Es batu membantu menjaga lapisan tetap terpisah sekaligus menjaga minuman tetap dingin dan segar. Gunakan es batu berukuran besar agar tidak terlalu cepat mencair dan mengencerkan rasa minuman.

  4. Tuang teh pekat: Tuangkan sekitar satu gelas teh dingin yang sudah disiapkan ke dalam gelas di atas es batu. Jika kamu menggunakan teh yang sudah didinginkan semalaman di lemari es, rasanya akan sedikit lebih halus dan tidak terlalu pahit. Tuangkan secara perlahan untuk menjaga lapisan tiger stripes yang sudah dibuat di dinding gelas.

  5. Tambahkan susu atau krim: Tuangkan dua hingga empat sendok makan half and half cream atau hingga setengah gelas susu full cream sesuai selera. Penggunaan krim memberikan rasa yang lebih kaya tanpa terlalu banyak mengencerkan teh. Jika menggunakan susu biasa, kamu mungkin perlu menambahkan porsi yang lebih banyak untuk mendapatkan rasa creamy yang sama. Bagi yang ingin alternatif lebih sehat, susu evaporasi atau susu nabati seperti oat milk dan susu almond juga bisa digunakan.

  6. Atur tingkat kemanisan: Aduk sedikit sirup gula aren dari boba ke dalam minuman. Cicipi dan sesuaikan tingkat kemanisan sesuai preferensi. Jika menggunakan gula pasir biasa, pastikan sudah dilarutkan terlebih dahulu dalam bentuk simple syrup karena gula pasir tidak akan larut dengan baik dalam minuman dingin. Madu dan sirup maple juga merupakan pilihan pemanis alami yang menarik.

  7. Aduk rata dan sajikan segera: Gunakan sedotan boba berukuran lebar agar bola-bola tapioka bisa tersedot dengan mudah saat menikmati minuman. Aduk seluruh isi gelas sebelum menyeruput tegukan pertama agar rasa teh, susu, dan sirup tercampur sempurna. Krimer bubuk juga bisa digunakan sebagai pengganti susu untuk tekstur yang lebih kental.

Mengacu pada Omnivore's Cookbook, boba jenis instan bisa mempertahankan teksturnya pada suhu ruangan selama beberapa jam, tetapi akan secara bertahap menjadi semakin keras seiring berjalannya waktu, sehingga sangat disarankan untuk memasaknya tidak terlalu lama sebelum penyajian demi menjaga tekstur yang sempurna. Lin Hsiu Hui, pencipta bubble tea pertama dari kedai Chun Shui Tang, dikutip dari CNN Travel menyatakan, "Semua orang di rapat itu menyukai minuman tersebut dan dalam waktu singkat, minuman ini mengalahkan semua teh es kami yang lain."

Baca juga: Rekomendasi Nama Minuman Kekinian Beserta Cara Membuatnya

4. Variasi Rasa dan Tips Penting agar Bubble Tea Buatan Rumah Semakin Nikmat

Variasi Rasa dan Tips Penting agar Bubble Tea Buatan Rumah Semakin Nikmat (c) Ilustrasi AI

Setelah menguasai resep dasar, ada banyak hal yang bisa dieksplorasi untuk menjadikan pengalaman menikmati bubble tea buatan rumah semakin berkesan. Pendiri kedai Hanlin Tea Room sekaligus salah satu pelopor bubble tea, Tu Tsong He, dikutip dari CNN menyatakan, "Bubble tea bukan hanya akar dan kebanggaan Hanlin, tetapi juga sorotan utama industri minuman Taiwan." Popularitas bubble tea yang terus meningkat secara global mendorong munculnya berbagai variasi rasa dan teknik penyajian yang kreatif. Sejarawan makanan Taiwan, Tseng Pin Tsang, dikutip dari CNN Travel menyatakan, "Ini juga mencerminkan suasana istimewa Taiwan pada era itu – perasaan bahwa masyarakat sedang bertransisi dari yang lama menuju yang baru." Berikut sejumlah variasi rasa dan tips penting yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan kualitas cara membuat bubble tea sendiri di rumah.

  • Brown Sugar Bubble Tea (Tiger Milk Tea): Variasi ini menjadi salah satu yang paling ikonik dan viral dalam beberapa tahun terakhir. Rahasianya terletak pada sirup gula aren kental yang dioleskan di sepanjang dinding gelas, menciptakan efek garis-garis gelap menyerupai loreng harimau. Gunakan gula aren yang benar-benar pekat dan masak sirup hingga mengental sempurna. Tuangkan susu segar dingin di atas es, dan kontras antara sirup gelap dengan putihnya susu akan menghasilkan tampilan yang sangat menggoda.

  • Matcha Bubble Tea: Bagi penggemar rasa earthy dan sedikit pahit, matcha latte bisa dijadikan base bubble tea yang luar biasa. Larutkan satu hingga dua sendok teh bubuk matcha berkualitas tinggi dengan sedikit air panas hingga membentuk pasta halus, lalu campurkan dengan susu dingin, pemanis, dan boba. Hasilnya adalah bubble tea berwarna hijau cerah dengan rasa yang kaya dan creamy.

  • Fruit Tea Bubble Tea: Untuk pilihan yang lebih menyegarkan tanpa susu, campurkan teh hijau dingin dengan puree buah segar seperti mangga, stroberi, atau leci. Haluskan buah menggunakan blender, lalu saring untuk mendapatkan tekstur yang halus. Layer puree buah di dasar gelas, tambahkan es dan teh, lalu beri topping boba. Variasi ini sangat cocok untuk cuaca panas dan bisa menjadi pilihan yang lebih ringan dibandingkan milk tea tradisional.

  • Thai Tea Boba: Gunakan campuran teh Thai yang kuat sebagai base untuk mendapatkan minuman berwarna oranye cerah dengan rasa rempah yang unik. Thai tea memiliki cita rasa yang khas berkat campuran rempah-rempah dan pewarna alami dari biji anatto. Tambahkan susu evaporasi atau susu kental manis untuk lapisan creamy yang otentik, bersama boba dan es batu.

  • Jangan masak boba terlalu banyak: Masak boba hanya sebanyak porsi yang akan langsung disajikan. Boba yang sudah dimasak akan mengalami proses yang disebut retrogradasi, yaitu proses di mana molekul pati mulai mengkristal kembali setelah didinginkan, sehingga membuat boba terasa keras dan kehilangan tekstur kenyalnya. Jangan pernah menyimpan boba matang di lemari es karena suhu dingin mempercepat proses ini secara signifikan.

  • Simpan sirup dan teh terpisah: Meskipun boba tidak bisa dibuat jauh-jauh hari, sirup gula aren dan teh pekat bisa disiapkan satu hingga dua hari sebelumnya. Simpan keduanya dalam wadah kedap udara di lemari es. Sirup gula aren bahkan bisa bertahan hingga dua minggu dalam kondisi baik. Saat ingin menyajikan, cukup hangatkan sirup, masak boba segar, dan rakit minumannya.

  • Eksplorasi topping alternatif: Selain boba tapioka klasik, ada banyak topping lain yang bisa digunakan untuk menghindari penggunaan tepung tapioka, seperti sagu, bola taro, egg pudding, popping pearls, crystal pearls, grass jelly, coffee jelly, dan rainbow jelly. Popping pearls adalah bola kecil berisi jus buah yang meletus di mulut saat digigit, memberikan pengalaman tekstur yang sangat berbeda dari boba tapioka tradisional. Cincau hitam juga menjadi topping favorit di Indonesia yang bisa dikombinasikan dengan bubble tea.

  • Gunakan susu yang tepat untuk tekstur terbaik: Susu full cream atau whole milk memberikan hasil yang paling mendekati rasa bubble tea dari kedai. Susu dengan kandungan lemak lebih tinggi menghasilkan rasa yang lebih kaya tanpa perlu menggunakan jumlah yang terlalu banyak. Susu nabati seperti oat milk memberikan tekstur netral yang cocok untuk hampir semua jenis bubble tea, sementara susu kelapa menambahkan cita rasa tropis yang unik. Krimer bubuk pun bisa digunakan sebagai alternatif praktis pengganti susu.

  • Pertimbangkan teh daun lepas untuk rasa lebih kompleks: Setiap kedai boba menggunakan campuran teh hitam daun lepasnya sendiri dengan kualitas dan jumlah yang bervariasi, yang sering kali menjadi rahasia dagang. Untuk menciptakan rasa yang mendekati kedai favoritmu, cobalah mencampur teh Assam, Ceylon, dan Oolong dalam proporsi yang berbeda-beda hingga menemukan kombinasi yang paling disukai. Teh daun lepas memungkinkan sirkulasi air yang lebih baik di sekitar daun, sehingga menghasilkan profil rasa yang lebih kaya dan bernuansa.

  • Buat DIY Bubble Tea Bar untuk acara bersama: Ubah aktivitas membuat bubble tea menjadi kegiatan seru bersama keluarga atau teman. Siapkan beberapa jenis teh dingin, pilihan susu, pemanis, dan mangkuk berisi berbagai topping. Biarkan setiap orang meracik bubble tea sesuai selera masing-masing. Konsep ini sangat menyenangkan untuk pesta, arisan, atau sekadar quality time di akhir pekan. Berbagai tempat dessert favorit di Jakarta Selatan juga sering menyajikan konsep serupa yang bisa menjadi inspirasi.

Boba yang sudah matang sebaiknya langsung disajikan atau paling lama disimpan dalam sirup hangat selama tidak lebih dari dua jam. Setelah itu, pati dalam boba akan mulai mengeras dan kehilangan tekstur kenyal yang diidamkan. Selain itu, pastikan selalu menggunakan bahan-bahan segar dan berkualitas untuk mendapatkan hasil yang optimal. Menyimpan boba mentah yang belum dimasak juga memungkinkan, yaitu dengan cara membekukannya pada baking sheet lalu memindahkannya ke kantong plastik kedap udara di dalam freezer, dan boba beku ini bisa langsung dimasak tanpa perlu dicairkan terlebih dahulu.

Bagi yang menyukai minuman segar lainnya, kamu juga bisa mencoba membuat es cendol santan atau es kacang hijau segar sebagai alternatif minuman rumahan yang mudah dibuat. Tren dessert berbasis boba juga semakin populer di berbagai kafe kekinian dan bisa menjadi inspirasi tambahan untuk mengkreasikan bubble tea di rumah.

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bubble Tea

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bubble Tea (c) Ilustrasi AI

Berapa lama boba bertahan setelah dimasak?

Boba yang sudah dimasak sebaiknya dinikmati dalam waktu dua hingga empat jam setelah selesai dimasak untuk mendapatkan tekstur terbaik. Setelah itu, pati di dalam boba akan mengkristal kembali melalui proses yang disebut retrogradasi, membuat boba menjadi keras dan kehilangan kekenyalannya. Untuk menjaga kelembutan, rendam boba dalam sirup gula aren hangat selama menunggu waktu penyajian, tetapi jangan menyimpannya di lemari es karena suhu dingin mempercepat proses pengerasan.

Bisa pakai teh celup biasa untuk membuat bubble tea?

Bisa, teh celup biasa bisa digunakan untuk membuat bubble tea. Kuncinya adalah menggunakan jumlah teh celup dua kali lipat dari biasanya dan menyeduhnya lebih lama, sekitar 10 hingga 15 menit, agar menghasilkan teh yang cukup pekat. Pilih teh celup berkualitas tinggi dari jenis teh hitam seperti Assam atau English Breakfast yang memiliki rasa kuat dan mampu menonjol meski sudah dicampur susu dan es. Teh daun lepas memang menghasilkan rasa yang lebih kompleks, tetapi teh celup sangat praktis untuk pemula.

Apa pengganti gula aren untuk sirup bubble tea?

Jika tidak memiliki gula aren, kamu bisa menggantinya dengan gula merah biasa, muscovado sugar, atau bahkan madu dan sirup maple. Gula pasir putih juga bisa digunakan, tetapi hasilnya tidak akan memiliki aroma karamel yang khas seperti gula aren. Cara paling mudah adalah membuat simple syrup dengan melarutkan gula dan air dalam perbandingan 1:1 di atas kompor hingga gula larut sempurna. Apapun jenis pemanis yang dipilih, pastikan sudah dalam bentuk cair agar mudah larut dalam minuman dingin.

Daftar Referensi

  1. CNN Travel. The origins of bubble tea, one of Taiwan's most beloved beverages. Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://www.cnn.com/travel/bubble-tea-origin-history-taiwan-intl-hnk
  2. Healthline. What Is Tapioca and What Is It Good For? Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://www.healthline.com/nutrition/tapioca
  3. The Forked Spoon. Bubble Tea Recipe. Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://theforkedspoon.com/bubble-tea/
  4. Omnivore's Cookbook. How to Make Bubble Tea. Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://omnivorescookbook.com/bubble-tea/

(kpl/fed)

Rekomendasi

Trending