Cara Membuat Grafik di Excel: Langkah Mudah untuk Pemula
cara membuat grafik di excel (©Ilustrasi dibuat AI)
Kapanlagi.com - Cara membuat grafik di Excel cukup sederhana: blok data, buka tab Insert, lalu pilih jenis grafik. Dalam hitungan detik, angka di tabel sudah tampil sebagai grafik di lembar kerja.
Setelah grafiknya muncul, kamu bisa mengganti judul, warna, dan label supaya lebih enak dibaca. Kalau kamu mengikuti urutan cara membuat grafik di Excel dengan benar, hasilnya akan rapi dan siap dipakai untuk laporan maupun presentasi.
Dilansir dari Microsoft Support, grafik membantu kamu memvisualisasikan data dengan cara yang memberi dampak maksimal bagi audiens . Microsoft juga mengingatkan bahwa membuat grafik bukan proses satu langkah yang sederhana . Karena itu, mulailah dari grafik yang direkomendasikan, lalu tambahkan sentuhan akhir sampai tampilannya terlihat profesional .
Advertisement
1. 1. Cara Membuat Grafik di Excel dengan Recommended Charts
Kalau kamu baru belajar cara membuat grafik di Excel dan bingung harus memilih jenis grafik apa, fitur Recommended Charts bisa jadi andalan. Excel akan membaca data yang kamu pilih, lalu menyarankan beberapa grafik yang paling cocok. Contoh sederhananya, bayangkan kamu punya tabel penjualan bulanan: kolom A berisi nama bulan dan kolom B berisi angka penjualan. Dari tabel itu, Excel biasanya menyarankan grafik kolom atau grafik garis.
Siapkan data dalam bentuk tabel: Isi data dengan rapi. Taruh judul kolom (header) di baris pertama, label kategori di kolom pertama, dan angka di kolom berikutnya. Hindari baris kosong di tengah tabel karena bisa membuat Excel salah membaca rentang data.
Blok rentang data: Sorot semua sel yang ingin dijadikan grafik, termasuk judul kolomnya. Kalau hanya butuh sebagian data, blok kolom atau baris tertentu saja.
Buka Insert, lalu Recommended Charts: Klik tab Insert di ribbon (deretan menu di bagian atas), lalu pilih Recommended Charts. Akan muncul jendela berisi beberapa pilihan grafik.
Lihat pratinjau grafik: Klik salah satu grafik di tab Recommended Charts untuk melihat pratinjaunya. Kalau tidak ada yang cocok, pilih tab All Charts untuk melihat semua jenis grafik .
Klik OK: Setelah menemukan grafik yang pas, klik OK. Grafik langsung muncul di worksheet dan bisa kamu edit kapan saja.
Atur posisi dan ukuran: Klik grafik lalu geser ke area kosong supaya tidak menutupi tabel. Untuk mengubah ukuran, tarik titik di sudut grafik.
Ganti judul grafik: Klik teks "Chart Title" di bagian atas grafik, lalu ketik judul yang jelas, misalnya "Penjualan Januari-Juni".
Satu catatan penting dari Microsoft Support: di panel Recommended Charts kamu bisa memilih opsi + Insert Pivot Chart atau + Insert Chart . Jika memilih Pivot Chart, Excel akan membuat worksheet baru berisi PivotTable yang menjadi sumber data grafik tersebut . Opsi ini cocok kalau data kamu banyak dan perlu diringkas dulu.
Kalau kamu ingin melihat contoh langkah lain dalam bahasa Indonesia, kamu juga bisa membaca membuat grafik dengan menu Insert sebagai pembanding.
2. 2. Cara Membuat Grafik di Excel Lewat Menu Charts dan Shortcut Keyboard
Kalau sudah tahu grafik apa yang dibutuhkan, kamu tidak perlu menunggu rekomendasi. Cara membuat grafik di Excel lewat grup Charts di ribbon lebih cepat, apalagi kalau kamu memakai shortcut keyboard. Dalam praktiknya, cara ini sering dipakai pekerja kantoran yang membuat grafik serupa setiap minggu.
Pilih data: Blok sel yang berisi data, sama seperti cara pertama.
Klik ikon jenis grafik di grup Charts: Di tab Insert, ada ikon Column/Bar, Line, Pie, Scatter, dan lainnya. Klik panah kecil di ikon itu untuk melihat variasinya, misalnya clustered column, stacked column, atau 3D.
Pakai shortcut Alt + F1 jika perlu cepat: Setelah blok data, tekan Alt + F1 untuk langsung memasang grafik default di sheet yang sama. Microsoft memberi catatan bahwa cara ini langsung membuat grafik, tetapi belum tentu grafik terbaik untuk data kamu .
Gunakan F11 untuk grafik di sheet terpisah: Tombol F11 membuat grafik default di lembar baru. Ruang kerjanya jadi lebih lega, cocok untuk grafik yang mau dicetak atau dipresentasikan.
Ganti jenis grafik bila kurang pas: Klik kanan grafik, pilih Change Chart Type, lalu pilih jenis lain tanpa harus membuat ulang dari awal.
Tukar baris dan kolom jika data terbaca terbalik: Kadang Excel menaruh kategori di tempat yang salah. Klik grafik, buka tab Chart Design, lalu pilih Switch Row/Column untuk menukar sumbunya.
Masalah data yang terbaca terbalik cukup sering terjadi. Penyebab paling umum grafik yang salah plot adalah kolom untuk sumbu horizontal berisi angka, bukan teks . Tips singkat: kalau kolom tahun (misalnya 2023, 2024, 2025) ikut terbaca sebagai angka, ubah format kolom itu menjadi teks atau kosongkan sel judul di atasnya.
Selain grafik biasa, Excel juga punya grafik khusus. Salah satu contohnya adalah grafik kombo, yaitu gabungan dua jenis grafik. Misalnya, kolom untuk jumlah rumah yang terjual dan garis untuk rata-rata harga jualnya. Grafik ini tersedia di tab All Charts bagian Combo.
3. 3. Cara Membuat Grafik di Excel Versi Mini (Sparklines) dan Menyimpannya sebagai Template
Tidak semua data perlu grafik berukuran besar. Ada versi lain dari cara membuat grafik di Excel yang jarang dibahas, yaitu sparklines, plus trik menyimpan template agar desain grafik bisa dipakai ulang. Manfaat utama kedua fitur ini adalah menghemat waktu ketika kamu rutin membuat laporan dengan format yang sama.
Sebagaimana dilaporkan Computerworld, sparklines adalah grafik kecil yang ditempatkan di dalam satu sel untuk menggambarkan tren data secara visual . Grafik biasa menampilkan seluruh data dalam satu diagram, sedangkan sparklines menunjukkan tren per baris atau kolom .
Langkah Membuat Sparklines
Pilih sel kosong: Klik sel kosong di ujung baris data, misalnya di sebelah kanan angka penjualan Januari sampai Juni.
Buka Insert, lalu Sparklines: Pilih salah satu jenisnya: Line untuk tren dari waktu ke waktu, Column untuk perbedaan jumlah, atau Win/Loss untuk data naik-turun.
Isi Data Range: Di kotak dialog Create Sparklines, blok sel angka yang mau digambarkan. Jangan ikut memilih judul kolom atau total keseluruhan.
Klik OK dan salin ke baris lain: Tarik fill handle (kotak kecil di sudut sel) ke bawah supaya setiap baris punya sparkline sendiri.
Contoh nyatanya bisa kamu lihat di laporan penjualan per produk. Dengan sparklines, setiap produk punya grafik tren kecil di sampingnya, jadi produk yang penjualannya menurun langsung kelihatan tanpa perlu membuat belasan grafik terpisah.
Langkah Menyimpan Grafik sebagai Template
Rapikan grafik terlebih dahulu: Atur warna, font, label, dan judul sampai sesuai standar laporan kamu.
Klik kanan, lalu Save as Template: Simpan file dengan nama yang mudah diingat. File template grafik berekstensi .crtx.
Simpan di lokasi default: Biarkan file tersimpan di folder bawaan agar Excel bisa menemukannya otomatis.
Pakai ulang template: Saat membuat grafik baru, buka Insert Chart, pilih tab All Charts, lalu klik folder Templates.
Sebagai catatan, sebagaimana disampaikan Office Watch, jenis grafik baru yang ditambahkan di Excel 365 tidak bisa disimpan sebagai template . Batasan ini berlaku untuk jenis grafik baru di Office 2016/365 seperti Waterfall, Histogram, dan Treemap .
4. Tips Memilih dan Merapikan Grafik agar Mudah Dibaca
Grafik yang sudah jadi belum tentu langsung enak dibaca. Langkah pertama memahami grafik yang baik adalah menyadari bahwa tujuannya menyampaikan informasi, bukan sekadar terlihat menarik. Ben A. Shneiderman, pakar visualisasi data, dikutip dari Coresignal menyatakan, "Tujuan visualisasi adalah wawasan, bukan gambar." Berikut beberapa tips yang bisa langsung kamu terapkan.
Sesuaikan jenis grafik dengan tujuan: Gunakan grafik garis untuk tren waktu, grafik kolom atau batang untuk membandingkan kategori, grafik lingkaran (pie) untuk proporsi, dan scatter untuk hubungan dua variabel. Dante Vitagliano, dikutip dari Coresignal, menyatakan, "Grafik yang bagus menyampaikan informasi secara efektif. Grafik yang hebat memungkinkan, menginformasikan, dan meningkatkan pengambilan keputusan."
Batasi jumlah irisan di pie chart: Pie chart akan sulit dibaca jika kategorinya terlalu banyak. Idealnya tidak lebih dari lima kategori, dan pastikan totalnya 100 persen.
Tambahkan elemen lewat tombol plus (+): Klik grafik, lalu manfaatkan tombol di pojok kanan atas. Menurut Microsoft, tombol Chart Elements, Chart Styles, dan Chart Filters bisa dipakai untuk menambah judul sumbu atau label data, mengubah tampilan, atau mengganti data yang ditampilkan .
Kurangi elemen yang tidak perlu: Garis bantu yang tebal, efek 3D, dan bayangan sering mengganggu fokus. Garr Reynolds, dikutip dari Coresignal, menyatakan, "Kamu bisa mencapai kesederhanaan dalam desain grafik, diagram, dan tabel yang efektif dengan mengingat tiga prinsip dasar: menahan diri, mengurangi, menonjolkan."
Tampilkan yang penting saja: Jangan memasukkan semua kolom ke satu grafik. Danique Roefs, dikutip dari Coresignal, menyatakan, "Ukur sebanyak yang kamu bisa dan tampilkan sesedikit yang kamu bisa."
Gunakan warna seperlunya: Pilih satu warna utama dan satu warna penegas untuk data yang ingin disorot. Edward Tufte, dikutip dari Coresignal, menyatakan, "Buatlah semua perbedaan visual sehalus mungkin, namun tetap jelas dan efektif."
Rapikan label dan legenda: Mengacu pada panduan visualisasi data University of Sheffield, sebaiknya hapus legenda jika metriknya kurang dari dua, pilih label daripada legenda untuk pie chart, dan hindari label sumbu yang miring .
Jaga kejujuran skala: Jangan memotong sumbu vertikal sampai perbedaan kecil terlihat sangat besar. Gunakan skala yang sama jika kamu membandingkan beberapa grafik berdampingan.
Tambahkan trendline untuk melihat arah data: Klik grafik, pilih Chart Design, lalu Add Chart Element dan Trendline. Microsoft menyediakan pilihan Linear, Exponential, Linear Forecast, atau Moving Average .
Kuasai dasar Excel lebih dulu: Grafik yang rapi berawal dari tabel yang rapi. Kalau kamu masih awam, pelajari dulu cara menggunakan Microsoft Excel mulai dari memasukkan data sampai mengurutkannya.
Dengan latihan rutin, kamu akan terbiasa memilih grafik yang tepat hanya dengan melihat bentuk datanya. Mulailah dari data harian yang sederhana, seperti catatan pengeluaran bulanan, lalu coba tampilkan dalam dua atau tiga jenis grafik untuk membandingkan mana yang paling jelas.
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Grafik di Excel
Apa perbedaan grafik kolom dan grafik batang di Excel?
Keduanya sama-sama memakai batang. Grafik kolom (column) menampilkan batang secara vertikal, sedangkan grafik batang (bar) secara horizontal. Grafik batang lebih cocok untuk kategori dengan nama panjang karena labelnya lebih mudah dibaca.
Kenapa grafik tidak berubah saat data diperbarui?
Biasanya karena data baru berada di luar rentang yang dipilih saat grafik dibuat. Klik kanan grafik, pilih Select Data, lalu perluas rentangnya. Supaya rentang ikut bertambah otomatis, ubah data menjadi Excel Table dengan Ctrl + T sebelum membuat grafik.
Apakah grafik dari Excel bisa dipindah ke Word atau PowerPoint?
Bisa. Salin grafik dengan Ctrl + C, lalu tempel di Word atau PowerPoint dengan Ctrl + V. Kamu bisa memilih menempelkannya sebagai gambar atau tetap terhubung dengan data Excel supaya grafik ikut berubah saat datanya diperbarui.
Daftar Referensi
- Microsoft Support. Create a chart from start to finish. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://support.microsoft.com/en-us/excel/get-started/create-a-chart-from-start-to-finish
- Computerworld. Excel basics: Get started with charts and sparklines. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://www.computerworld.com/article/3557753/excel-basics-get-started-with-charts-and-sparklines.html
- Office Watch. Saving an Excel Chart as a Template. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://office-watch.com/2019/saving-an-excel-chart-as-a-template/
- Coresignal. 20 Data Visualization Quotes by Industry Experts. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://coresignal.com/blog/data-visualization-quotes/
- University of Sheffield Data Visualisation. Microsoft Excel Best Practices. Diakses pada 19 Oktober 2026, dari https://dataviz.shef.ac.uk/blog/30/09/2020/making-the-best-data-visualisations-in-excel/
(kpl/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Sederet Peserta Dangdut Academy 8 Tersenggol, Rekan Ikut Sedih
-
Dangdut Academy Mimpi Sederhana Peserta DA, Pingin Fotonya Diedit Netizen
