Cara Membuat Kesan Pertama yang Baik agar Mudah Diingat dan Disukai
cara membuat kesan pertama yang baik (h)
Kapanlagi.com - Kesan pertama terbentuk sangat cepat, bahkan sebelum Anda sempat berbicara. Menguasai cara membuat kesan pertama yang baik membuat Anda lebih mudah dipercaya sejak menit awal perkenalan.
Intinya bukan berpura-pura menjadi orang lain, melainkan menampilkan versi terbaik dari diri sendiri. Kabar baiknya, cara membuat kesan pertama yang baik bisa dipelajari lewat sikap, penampilan, dan komunikasi yang tepat.
Menurut sejumlah penelitian psikologi sosial, otak manusia menilai orang asing hanya dalam hitungan detik, mulai dari tingkat kepercayaan, kehangatan, hingga kompetensinya. Naluri ini merupakan warisan evolusi ketika manusia perlu cepat menentukan apakah orang baru adalah kawan atau lawan.
Advertisement
1. Cara Membuat Kesan Pertama yang Baik lewat Bahasa Tubuh dan Penampilan
Sebagian besar penilaian awal justru datang dari sinyal nonverbal, bukan dari kata-kata. Karena itu, cara membuat kesan pertama yang baik selalu dimulai dari melatih bahasa tubuh yang terbuka dan penampilan yang tertata rapi.
Merujuk laporan Today, sebuah studi Universitas California, Los Angeles (UCLA) menemukan bahwa sekitar 93 persen pembentukan kesan pertama tidak bergantung pada kata-kata, melainkan pada ekspresi wajah, penampilan, minat yang ditunjukkan, dan nada suara.
Atur sikap terlebih dahulu: Tentukan secara sadar sikap ramah dan terbuka sebelum bertemu, karena bahasa tubuh akan mengikuti suasana hati yang Anda pilih.
Perbaiki postur tubuh: Angkat kedua bahu ke arah telinga, putar ke belakang, lalu turunkan; gerakan sederhana ini membuat Anda berdiri tegak dan tampak percaya diri.
Berikan senyum yang tulus: Mulailah dengan senyum kecil saat memasuki ruangan, lalu melebar ketika menatap lawan bicara. Senyum jujur yang melibatkan mata jauh lebih hangat, seperti yang sering diulas dalam kumpulan kata mutiara senyum.
Jaga kontak mata secukupnya: Biasakan memperhatikan warna mata lawan bicara agar durasi tatapan Anda pas dan terasa tulus, bukan mengintimidasi.
Manfaatkan gerak alis: Angkat alis sekilas (eyebrow flash) sambil sedikit melebarkan mata saat menyapa; ini sinyal universal pengenalan yang bersahabat.
Berpakaian sesuai konteks: Sesuaikan busana dengan situasi agar terlihat menghargai acara. Memahami aturan dress code membantu Anda tampil pantas di berbagai suasana.
Detail kecil pun ikut berbicara. Pakaian rapi, sepatu bersih, hingga aroma tubuh yang segar bisa membuat Anda tampil rapi dan percaya diri tanpa harus berlebihan. Banyak orang bahkan mengingat sebuah perkenalan dari gaya dan aroma yang berkesan.
2. Cara Membangun Kesan Pertama yang Baik Melalui Komunikasi
Setelah kontak awal terjadi, kualitas percakapanlah yang menentukan apakah kesan positif itu bertahan. Salah satu cara membuat kesan pertama yang baik yang paling ampuh adalah membuat lawan bicara merasa benar-benar didengar dan dihargai.
Scott Mautz, penulis buku "The Mentally Strong Leader", dikutip dari CNBC menyatakan, "Jadilah pribadi yang tertarik pada orang lain, bukan yang berusaha tampak menarik."
Ajukan pertanyaan yang bermakna: Pertanyaan yang lebih dalam membuat kedua pihak merasa terhubung. Kemampuan ini juga berguna saat berkomunikasi lewat pesan teks.
Dengarkan secara aktif: Jangan memotong pembicaraan dan berikan tanggapan yang relevan. Prinsip komunikasi tanpa menjatuhkan orang lain membuat obrolan terasa nyaman.
Sebut nama lawan bicara: Menyebut nama seseorang saat berbincang menciptakan kedekatan dan menunjukkan bahwa Anda menaruh perhatian penuh.
Beri pujian yang tulus: Fokuskan pujian pada usaha atau proses, bukan sekadar basa-basi. Cara ini serupa dengan seni memberikan pujian yang tulus dan spesifik.
Hindari mendominasi dan pamer: Jauhi sikap arogan atau flexing. Orang yang rendah hati dan menjadi pendengar yang baik justru lebih disukai.
Seimbangkan kehangatan dan kompetensi: Pilih kata yang ramah sekaligus meyakinkan, sehingga Anda terkesan bersahabat tanpa kehilangan kredibilitas.
3. Cara Mempersiapkan Diri agar Kesan Pertama yang Baik Terwujud
Kesan pertama yang baik jarang terjadi secara kebetulan; ia adalah hasil persiapan. Melatih diri sebelum bertemu orang baru merupakan cara membuat kesan pertama yang baik yang paling sering diabaikan.
Lakukan riset ringan: Cari tahu tentang orang atau acara yang akan Anda hadapi. Kebiasaan ini penting, misalnya saat menghadapi wawancara kerja.
Latih rasa percaya diri: Berlatih berbicara di depan cermin atau kelompok kecil membantu Anda membangun kembali kepercayaan diri tanpa terkesan sombong.
Coba pose yang kuat: Beberapa menit berdiri dengan postur terbuka sebelum bertemu terbukti menaikkan rasa percaya diri sekaligus menenangkan saraf.
Datang tepat waktu: Keterlambatan menyita waktu orang lain dan langsung menciptakan kesan buruk sebelum percakapan dimulai.
Kelola rasa gugup: Tarik napas dan gunakan kalimat afirmasi untuk diri sendiri agar pikiran lebih tenang dan fokus.
Rapikan jejak digital: Media sosial sering menjadi kesan pertama sebelum tatap muka, sehingga foto profil dan bio media sosial perlu diperhatikan.
Sesuaikan penampilan dengan acara: Untuk situasi formal, berpakaian rapi dan sopan menegaskan keseriusan Anda.
4. Mengapa Kesan Pertama Begitu Menentukan dalam Hidup
Kecepatan otak menilai orang lain hampir tak masuk akal. Berbagai penelitian menyebut penilaian awal bisa muncul dalam waktu sekitar tujuh detik, bahkan sebagian tercetus hanya dalam sepersepuluh detik pertama. Konteks pun turut menentukan bagaimana kita seharusnya bersikap, berpakaian, dan berbicara. Vivian Zayas, profesor psikologi di Cornell University, dikutip dari Time menyatakan, "Sebagai makhluk sosial, kita memanfaatkan segala hal yang ada untuk memahami seseorang yang baru pertama kali kita temui."
Saat menilai orang baru, kita sebenarnya mengukur dua hal utama, yaitu kehangatan dan kompetensi. Keduanya tidak hanya terpancar dari sikap, tetapi juga dari pilihan kata. Vanessa Van Edwards, peneliti perilaku sekaligus pendiri Science of People, dikutip dari Big Think menyatakan, "Kata-kata yang kita pilih turut menyiratkan kehangatan sekaligus kompetensi kita."
Menariknya, tampil percaya diri saja tidak cukup. Berdasarkan riset Michael Dufner dan Sascha Krause yang dilansir Psychology Today, menunjukkan minat yang tulus pada orang lain justru lebih menentukan rasa suka dibanding sekadar terlihat percaya diri. Artinya, perhatian yang jujur mengalahkan gaya yang dibuat-buat.
Kesan pertama juga cenderung bertahan lama karena adanya bias kognitif; penilaian awal yang positif memengaruhi cara orang menafsirkan sikap kita selanjutnya. Itulah sebabnya momen ini terasa krusial di dunia kerja, hubungan sosial, negosiasi bisnis, hingga situasi seperti meninggalkan kesan baik saat kencan pertama. Membiasakan diri berpikir positif dan mengumpulkan motivasi penambah kepercayaan diri akan sangat membantu.
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kesan Pertama
Berapa lama kesan pertama terbentuk?
Kesan pertama terbentuk sangat cepat, umumnya hanya dalam hitungan detik pertama perjumpaan. Sebagian penilaian bahkan muncul sebelum Anda mengucapkan sepatah kata, sehingga sikap, ekspresi, dan penampilan awal sangat menentukan.
Apa saja yang paling memengaruhi kesan pertama?
Faktor terbesar bersifat nonverbal, seperti ekspresi wajah, kontak mata, postur, penampilan, serta nada dan cara berbicara. Selain itu, ketulusan minat Anda terhadap lawan bicara turut memberi pengaruh yang besar.
Apakah kesan pertama yang buruk bisa diperbaiki?
Bisa, meski memerlukan usaha lebih karena kesan pertama cenderung melekat. Menunjukkan perilaku positif secara konsisten dari waktu ke waktu dapat perlahan mengubah penilaian awal seseorang terhadap Anda.
Pada akhirnya, cara membuat kesan pertama yang baik adalah perpaduan antara persiapan matang, kehadiran yang tulus, dan sikap yang konsisten. Latih sedikit demi sedikit, dan Anda akan terbiasa tampil meyakinkan di setiap perkenalan baru.
Daftar Referensi
- Time. How to Make a Good First Impression, According to Experts. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://time.com/5374799/best-first-impression-experts/
- CNBC. How to make a good first impression, says mental strength expert. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.cnbc.com/2024/11/28/how-to-make-a-good-first-impression-says-mental-strength-expert.html
- Psychology Today. How to Make a Good First Impression. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.psychologytoday.com/us/blog/talking-apes/202304/how-to-make-a-good-first-impression
- Big Think. Body language expert: How to create a positive, memorable first impression. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://bigthinkmedia.substack.com/p/body-language-expert-how-to-create
- Today. Body language tips: How to make a good first impression. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.today.com/series/one-small-thing/body-language-tips-how-make-good-first-impression-t111290
(kpl/kiy)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Potret Kenangan Melly Lee Bersama Almarhum Bapak Ade
-
Dangdut Indonesia Potret Coach Selfi Yamma Bak Putri Kerajaan di MV 'Sampaikan Rindu'
-
Ulang Tahun Selebritis Lesti Kejora Ulang Tahun ke-27, Dirayakan Bareng Suami & Sahabat
