Cara Menanam Daun Bawang dari Batang di Air dan Pot agar Cepat Tumbuh
cara menanam daun bawang dari batang (h)
Kapanlagi.com - Menanam daun bawang dari batang sisa dapur bisa dilakukan hanya dengan segelas air atau sedikit media tanam. Cukup sisakan pangkal berakar sepanjang 3-5 cm, rendam akarnya, lalu letakkan di tempat yang terang.
Dalam beberapa hari, tunas hijau baru akan muncul dari bekas potongan. Cara menanam daun bawang dari batang ini hemat biaya sekaligus memanfaatkan sisa dapur menjadi tanaman produktif.
Sebagaimana dilaporkan The Washington Post, para ahli menyebut daun bawang termasuk sayuran yang paling mudah diperbanyak, sementara sejumlah sayuran lain justru lebih menantang untuk ditumbuhkan ulang. Itulah alasan cara menanam daun bawang dari batang menjadi proyek budidaya bawang daun favorit pemula yang ingin panen cepat tanpa lahan luas.
Advertisement
1. Cara Menanam Daun Bawang dari Batang di Air
Cara menanam daun bawang dari batang di air adalah metode paling cepat dan cocok untuk pemula karena tidak membutuhkan tanah sama sekali. Anda hanya perlu batang berakar, wadah bening, dan air bersih yang diletakkan di dekat jendela. Teknik ini serupa dengan prinsip hidroponik sederhana yang mengandalkan air sebagai pengganti tanah.
Alice K. Thompson dari Food Network Kitchen, dikutip dari Food Network, menyatakan, "Menumbuhkan kembali sisa potongan daun bawang di dalam air adalah salah satu trik anti-mubazir termudah yang kami tahu."
Pilih batang segar yang berakar: Ambil sisa batang dari dapur yang bagian akarnya masih utuh dan berwarna putih cerah, serta hindari batang yang sudah layu atau menghitam. Cuci lembut akarnya di bawah air mengalir agar sisa tanah tidak mengotori air rendaman.
Sisakan pangkal 3-5 cm: Gunakan gunting atau pisau bersih untuk memotong batang dan sisakan sekitar 3-5 cm dari akar. Bagian hijau di atasnya dapat langsung Anda pakai untuk memasak.
Rendam akar dalam wadah berisi air: Berdirikan pangkal di dalam gelas, toples, atau botol plastik bekas sehingga akar terendam sedangkan ujung batang tetap di atas permukaan air. Pakai air sumur, atau air keran yang sudah didiamkan semalam agar kandungan klorinnya berkurang.
Letakkan di tempat terang: Simpan wadah di dekat jendela yang mendapat cahaya cukup, tetapi hindari terik matahari langsung berlebih supaya air tidak cepat berlumut.
Ganti air secara berkala: Ganti air setiap 1-2 hari sekali, atau segera saat air mulai keruh, untuk mencegah bau dan pembusukan akar.
Panen tunas hijau: Setelah tunas tumbuh sekitar 10-15 cm, potong sesuai kebutuhan dan sisakan pangkalnya agar tumbuh kembali.
Dilansir dari Epic Gardening, air yang keruh menandakan penumpukan bakteri yang buruk bagi proses pertumbuhan, sehingga menjaga air tetap bersih akan membuat tunas tumbuh lebih kuat dan sehat. Seperti yang diberitakan HGTV, tunas hijau baru bahkan sering muncul hanya dalam tiga hari setelah pangkal direndam dan diletakkan di ambang jendela yang cerah.
2. Cara Menanam Daun Bawang dari Batang di Pot atau Tanah
Jika ingin panen yang lebih tebal dan tahan lama, memindahkannya ke media tanah adalah pilihan terbaik. Prinsip cara menanam daun bawang dari batang di pot atau tanah sebenarnya sama dengan metode air, hanya saja akar langsung ditanam pada media agar mendapat lebih banyak nutrisi. Metode ini juga praktis diterapkan di pot atau polybag di teras rumah.
Merujuk House Digest, air keran umumnya tidak menyediakan banyak nutrisi vital yang dibutuhkan tanaman, sehingga memindahkan daun bawang ke tanah memberi lingkungan yang lebih stabil untuk pertumbuhan jangka panjang.
Siapkan pot dan media tanam: Gunakan pot atau polybag yang berlubang drainase, lalu isi dengan campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan sekitar 2:1:1 agar media gembur dan subur.
Siapkan batang berakar: Sisakan pangkal 3-5 cm dengan akar yang masih utuh, dan bila sempat rendam dulu di air hingga muncul akar atau tunas baru supaya lebih cepat beradaptasi.
Tanam pangkal ke media: Buat lubang sedalam 3-4 cm, masukkan pangkal dengan akar menghadap ke bawah, dan biarkan ujung batang tetap berada di atas permukaan tanah.
Padatkan lalu siram: Tekan perlahan tanah di sekeliling batang agar tanaman berdiri tegak, kemudian siram hingga media lembap merata.
Tempatkan di lokasi cukup sinar: Letakkan pot di area yang menerima sinar matahari beberapa jam sehari; daun bawang tetap dapat tumbuh di cahaya rendah meski prosesnya lebih lambat.
Weiss, dikutip dari Dengarden, menyarankan, "Jaga kelembapan tanah secara merata, tetapi jangan sampai tergenang air." Prinsip ini penting karena media yang terlalu basah justru menjadi penyebab utama akar membusuk.
3. Cara Merawat dan Memanen Daun Bawang agar Tumbuh Subur
Perawatan yang konsisten adalah kunci agar cara menanam daun bawang dari batang benar-benar berhasil dan bisa dipanen berulang kali. Baik ditanam di air maupun tanah, daun bawang tetap membutuhkan kelembapan, cahaya, dan nutrisi yang seimbang. Hasil panennya bisa langsung menjadi taburan segar untuk sop ayam maupun sop sayur keluarga.
Penyiraman yang tepat: Siram secukupnya agar media tetap lembap tetapi tidak becek, dan kurangi frekuensi saat musim hujan untuk mencegah busuk akar.
Pencahayaan cukup: Beri sinar matahari sekitar enam jam sehari agar daun tumbuh lebih hijau, tebal, dan kokoh.
Pemupukan berkala: Taburkan kompos atau pupuk kandang di sekitar pangkal batang pada minggu ke-4 dan ke-8, atau semprotkan pupuk organik cair sebagai alternatif.
Jaga kebersihan air dan media: Buang daun yang menguning serta ganti air rutin agar wadah tidak berlendir dan berbau.
Panen bertahap: Potong daun dari bagian atas dan sisakan pangkal sekitar 2-3 cm agar rumpun terus tumbuh untuk panen berikutnya.
Cassels, dikutip dari The Kitchn, menyarankan, "Saat memanen, sisakan sekitar satu inci batang daun bawang di atas permukaan tanah untuk memudahkan siklus pertumbuhan kembali berkali-kali." Sebagaimana dikutip dari America's Test Kitchen, satu batang daun bawang umumnya dapat ditumbuhkan ulang sekitar dua kali di dalam air sebelum akhirnya perlu dipindahkan ke tanah. Untuk pupuk racikan sendiri, Baca juga: pupuk alami dari bahan dapur.
4. Tips agar Daun Bawang dari Batang Cepat Tumbuh dan Tidak Mudah Busuk
Setelah menguasai cara menanam daun bawang dari batang, beberapa kebiasaan sederhana akan membantu tanaman tumbuh lebih cepat, lebih tebal, dan tidak mudah membusuk. Selain hemat, hasil panen rumahan juga lebih segar dan bebas residu pestisida.
Park Seed, dikutip dari Tom's Guide, menjelaskan, "Tanaman dan bahan pangan yang ditanam sendiri di rumah lebih beraroma dibanding yang dibeli di toko." Marissa Schu dari University of Minnesota Extension, dikutip dari The Old Farmer's Almanac, menyatakan, "Jenis daun bawang lain yang bisa dinikmati pekebun rumahan adalah bawang berjalan Mesir, yang kadang disebut bawang pohon."
Pilih batang dengan akar terbanyak: Batang berakar lebat akan tumbuh kembali lebih cepat, jadi utamakan rumpun dengan akar paling tebal dan segar.
Rendam hanya bagian akar: Pastikan akar terendam sedangkan pucuk batang tetap di atas permukaan air agar tidak busuk.
Gunakan wadah bening: Wadah transparan memudahkan Anda memantau kebersihan air sekaligus melihat perkembangan akar.
Atur intensitas cahaya: Letakkan di tempat terang, tetapi hindari sinar matahari langsung berlebih yang memicu tumbuhnya lumut atau alga di air.
Jaga kelembapan, bukan genangan: Baik di air maupun tanah, kelembapan yang stabil mencegah pembusukan pada akar.
Pindahkan ke tanah untuk panen jangka panjang: Media tanah membuat rumpun makin besar dan bisa dipanen lebih sering dibanding di air saja.
Tanam berdampingan dengan sayur lain: Manfaatkan lahan sempit dengan menanam seledri, kemangi, atau selada sekaligus.
Dengan modal batang sisa dan wadah sederhana, cara menanam daun bawang dari batang bisa menjadi langkah awal berkebun di rumah yang menyenangkan sekaligus menghemat belanja dapur. Jika sudah terbiasa, Anda dapat melanjutkan hobi ini dengan menanam cabai, bawang merah, kangkung, sawi, hingga jahe. Baca juga: cara menanam cabai di polybag untuk stok bumbu dapur.
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menanam Daun Bawang dari Batang
Berapa lama daun bawang tumbuh dari batang?
Tunas hijau biasanya mulai muncul dalam 1-3 hari setelah batang berakar direndam atau ditanam. Umumnya daun bawang sudah bisa dipanen sebagian dalam waktu sekitar 7-14 hari, tergantung intensitas cahaya dan suhu di sekitarnya.
Apakah daun bawang bisa ditanam hanya dengan air?
Bisa. Cukup rendam pangkal berakar dalam sedikit air bersih lalu letakkan di tempat terang, dan tunas akan tumbuh dengan sendirinya. Namun untuk hasil yang lebih tebal dan tahan lama, sebaiknya pindahkan ke tanah karena air keran minim nutrisi.
Berapa kali batang daun bawang bisa dipanen ulang?
Di dalam air, daun bawang umumnya bisa dipanen 1-2 kali sebelum melemah. Sementara di tanah dengan pemupukan yang cukup, tanaman bisa dipanen berkali-kali selama Anda selalu menyisakan pangkal sekitar 2-3 cm setiap kali memotong.
Daftar Referensi
- Epic Gardening. How to Regrow Green Onions from Scraps. Diakses pada 13 Agustus 2026, dari https://www.epicgardening.com/regrow-green-onions/
- HGTV. How to Grow Onions From Scraps. Diakses pada 13 Agustus 2026, dari https://www.hgtv.com/outdoors/flowers-and-plants/vegetables/grow-onions-from-scraps
- House Digest. Is It Better To Regrow Green Onions In Water Or Soil? Diakses pada 13 Agustus 2026, dari https://www.housedigest.com/1326654/better-regrow-green-onions-water-soil-plants/
- America's Test Kitchen. Regrow Your Vegetables. Diakses pada 13 Agustus 2026, dari https://www.americastestkitchen.com/articles/6927-regrow-your-vegetables
- The Washington Post. How to Start Regrowing Green Onions and Other Vegetables on Your Windowsill. Diakses pada 13 Agustus 2026, dari https://www.washingtonpost.com/news/voraciously/wp/2020/04/22/how-to-start-regrowing-green-onions-and-other-vegetables-on-your-windowsill/
(kpl/fbi)
Advertisement
D Academy 8
-
Selebritis Pacaran Zahra DA7 dan Eby Rizta Bawakan Ulang 'Saat Bahagia' Versi Dangdut
-
Dangdut Indonesia Fahri Labuan Batu Tersenggol dari Top 31 Group 5, Tetap Tegar
