Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP di Excel untuk Pemula hingga Mahir
cara menggunakan rumus vlookup di excel (c) Ilustrasi AI
Kapanlagi.com - Cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel merupakan keterampilan penting yang wajib dikuasai siapa saja yang bekerja dengan data. VLOOKUP digunakan saat Anda perlu mencari sesuatu dalam tabel atau rentang berdasarkan baris. Fungsi ini memungkinkan Anda mengambil nilai tertentu dari kolom lain secara otomatis tanpa pencarian manual.
Huruf "V" pada VLOOKUP merupakan singkatan dari "vertical", yang merujuk pada cara fungsi ini mencari data secara vertikal dalam kolom. Dengan memahami cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel, Anda dapat menghemat waktu saat mengelola database besar seperti data karyawan, daftar harga, atau laporan keuangan.
VLOOKUP (Vertical Lookup) adalah fungsi yang banyak digunakan di aplikasi spreadsheet seperti Microsoft Excel dan Google Sheets. Menurut Microsoft Support, "rahasia VLOOKUP adalah menata data Anda sehingga nilai yang Anda cari berada di sebelah kiri nilai yang dikembalikan."
Advertisement
Dalam buku The VLOOKUP Book, pakar Excel Purnachandra Rao Duggirala mengatakan, "Excel adalah kendaraan, bukan tujuan." Hal ini mengingatkan kita bahwa VLOOKUP hanyalah salah satu alat yang perlu dikuasai untuk mengolah data secara lebih efektif dan produktif.
1. Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP di Excel untuk Pencarian Data Tepat (Exact Match)
Pencarian data tepat atau exact match adalah mode VLOOKUP yang paling sering digunakan. Sebagian besar waktu Anda akan membutuhkan mode exact match, dan sayangnya ini bukan mode default sehingga Anda perlu memberitahu Excel melalui argumen range_lookup. Berikut cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel dengan mode pencarian tepat.
Pilih sel tujuan: Klik pada sel kosong tempat Anda ingin menampilkan hasil pencarian VLOOKUP.
Ketik formula VLOOKUP: Tuliskan =VLOOKUP( untuk memulai rumus. Excel akan menampilkan tooltip sintaks sebagai panduan pengisian argumen.
Masukkan lookup_value: Klik sel yang berisi nilai yang ingin dicari, lalu tambahkan tanda pemisah (koma atau titik koma sesuai pengaturan regional). Contoh: =VLOOKUP(A2;
Tentukan table_array: Blok rentang data referensi yang mencakup kolom pencarian dan kolom hasil. Pastikan nilai pencarian selalu berada di kolom pertama dalam rentang agar VLOOKUP berfungsi dengan benar.
Isi col_index_num: Masukkan nomor kolom dalam rentang yang berisi data yang ingin dikembalikan. Kolom pertama dihitung sebagai 1, kolom kedua sebagai 2, dan seterusnya.
Tambahkan FALSE sebagai argumen terakhir: Ketik FALSE atau 0 untuk memastikan VLOOKUP hanya mengembalikan hasil yang sama persis. Tutup rumus dengan tanda kurung dan tekan Enter.
Salin rumus ke sel lain: Arahkan kursor ke pojok kanan bawah sel hasil hingga muncul tanda plus, lalu drag ke bawah. Pastikan table_array menggunakan referensi absolut ($) agar tidak bergeser.
Mode exact match berarti fungsi VLOOKUP akan mencari nilai yang sama persis, namun perlu dicatat bahwa VLOOKUP tidak membedakan huruf besar dan kecil (case-insensitive).
2. Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP di Excel dengan Approximate Match
Selain pencarian tepat, Anda juga perlu memahami cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel dengan mode approximate match atau pencarian mendekati. Mode ini berguna untuk menentukan kelompok nilai berdasarkan rentang angka tertentu, misalnya konversi nilai angka ke huruf atau menentukan tingkatan bonus berdasarkan jumlah penjualan.
Siapkan tabel referensi yang terurut: Saat mencari approximate match, pastikan data di kolom pencarian diurutkan secara ascending (dari kecil ke besar).
Ketik formula VLOOKUP: Mulai dengan =VLOOKUP( pada sel tempat hasil akan ditampilkan.
Masukkan lookup_value: Pilih sel yang berisi nilai yang ingin dicari, misalnya jumlah poin mahasiswa.
Tentukan table_array: Blok tabel referensi dan kunci dengan tanda $ untuk referensi absolut.
Isi col_index_num: Masukkan nomor kolom yang berisi nilai yang ingin dikembalikan.
Gunakan TRUE atau kosongkan argumen terakhir: Ketik TRUE atau 1 agar VLOOKUP mencari nilai terdekat yang lebih kecil atau sama dengan lookup_value. Rumus lengkap menjadi: =VLOOKUP(G2;$A$2:$B$5;2;TRUE)
Tekan Enter dan verifikasi hasil: Excel akan otomatis mencari nilai terdekat dan mengembalikan data yang sesuai dari kolom yang ditentukan.
Jika VLOOKUP tidak dapat menemukan nilai yang dicari, fungsi ini akan mengembalikan nilai terbesar yang lebih kecil dari nilai tersebut. Perlu diingat bahwa mode ini mengharuskan kolom pertama tabel referensi terurut naik, jika tidak, hasilnya bisa tidak akurat.
Baca juga: Cara menggunakan rumus Excel untuk pemula hingga mahir
3. Cara Menggunakan VLOOKUP untuk Mengambil Data dari Sheet Berbeda
Dalam pekerjaan sehari-hari, data sering tersebar di beberapa sheet dalam satu workbook. Cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel untuk mengambil data dari sheet berbeda memerlukan penambahan nama sheet pada argumen table_array. Kemampuan menggunakan VLOOKUP antar sheet sangat berguna untuk menggabungkan informasi dari berbagai sumber data.
Siapkan data di kedua sheet: Pastikan sheet pertama berisi data yang akan diisi dan sheet kedua berisi tabel referensi dengan kolom kunci di posisi paling kiri.
Beri nama tabel referensi (opsional): Di sheet kedua, blok seluruh tabel referensi lalu ketik nama di kotak Name Box. Cara ini mempermudah penulisan rumus dan mengurangi risiko kesalahan.
Tulis rumus VLOOKUP dengan referensi sheet: Di sel tujuan pada sheet pertama, ketik =VLOOKUP(A2; lalu pindah ke sheet kedua dan blok tabel referensi. Untuk VLOOKUP dari sheet berbeda, cantumkan nama worksheet diikuti tanda seru sebelum referensi rentang.
Kunci referensi dengan tanda $: Tambahkan tanda dollar pada referensi tabel agar tidak bergeser saat rumus disalin, contoh: Sheet2!$A$2:$C$10.
Lengkapi argumen dan tekan Enter: Tambahkan col_index_num dan FALSE, lalu tekan Enter. Rumus lengkap menjadi: =VLOOKUP(A2;Sheet2!$A$2:$C$10;2;FALSE)
Salin rumus ke bawah: Drag fill handle ke bawah untuk menerapkan rumus pada seluruh baris data.
Jika nama spreadsheet mengandung spasi atau karakter non-alfabet, nama tersebut harus diapit tanda kutip tunggal. Contoh: ='Daftar Harga'!$A$2:$C$9.
4. Cara Menggunakan VLOOKUP dari File Excel yang Berbeda
Tidak hanya antar sheet, VLOOKUP juga dapat mengambil data dari file workbook Excel yang berbeda. Untuk menjalankan cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel antar file, kedua file harus dalam keadaan terbuka bersamaan saat menulis rumus.
Buka kedua file Excel: Pastikan file yang berisi data sumber dan file yang akan diisi rumus terbuka secara bersamaan.
Mulai menulis rumus VLOOKUP: Di file tujuan, ketik =VLOOKUP(A4; pada sel tempat hasil akan ditampilkan.
Pindah ke file sumber: Klik pada file sumber dan blok tabel referensi. Untuk VLOOKUP dari workbook berbeda, cantumkan nama workbook dalam tanda kurung siku sebelum nama worksheet.
Kunci referensi dan tambahkan argumen: Tambahkan tanda $ lalu lengkapi dengan col_index_num dan FALSE. Contoh rumus: =VLOOKUP(A4;'[Nama File.xlsx]Sheet1'!$A$2:$C$10;2;FALSE)
Tekan Enter: Rumus akan menampilkan hasil dari file sumber. Setelah file sumber ditutup, rumus akan otomatis menampilkan path lengkap file tersebut.
5. Cara Mengatasi Error #N/A pada VLOOKUP dengan Fungsi IFERROR
Error #N/A adalah masalah yang paling sering muncul saat menggunakan VLOOKUP. VLOOKUP mengembalikan error #N/A ketika tidak dapat menemukan nilai pencarian dalam rentang yang ditentukan. Berikut cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel yang dikombinasikan dengan IFERROR untuk menangani error secara elegan.
Identifikasi penyebab error: Penyebab umum error #N/A meliputi kesalahan penulisan, tipe data yang tidak cocok, format yang berbeda, atau nilai pencarian memang tidak ada dalam tabel.
Bungkus VLOOKUP dengan IFERROR: Tulis rumus dengan format =IFERROR(VLOOKUP(...);"Pesan Alternatif"). Dengan membungkus rumus VLOOKUP dalam fungsi IFERROR, Anda menginstruksikan Excel untuk menampilkan pesan yang ramah alih-alih error #N/A.
Tentukan nilai alternatif: Masukkan teks seperti "Data Tidak Ditemukan", angka 0, atau string kosong ("") sebagai pengganti error.
Contoh rumus lengkap: =IFERROR(VLOOKUP(A2;$B$2:$D$100;3;FALSE);"Tidak Ditemukan")
Tekan Enter dan salin ke bawah: Rumus akan menampilkan hasil VLOOKUP jika data ditemukan, atau pesan alternatif jika tidak.
Meskipun error #N/A mengganggu, error tersebut terjadi karena alasan yang baik, yaitu nilai yang dicari tidak ada, atau ada dalam data tetapi Excel tidak menganggapnya cocok karena ketidaksesuaian format.
6. Cara Menggunakan VLOOKUP dengan Wildcard untuk Pencarian Parsial
Terkadang Anda tidak mengetahui nilai pencarian secara lengkap. Dalam situasi ini, cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel dengan karakter wildcard sangat membantu. Fungsi VLOOKUP mendukung wildcard untuk pencocokan parsial.
Pahami jenis wildcard: Tanda bintang (*) mewakili deretan karakter apa pun, sedangkan tanda tanya (?) mewakili satu karakter tunggal.
Pastikan mode Exact Match aktif: Wildcard hanya berfungsi ketika argumen range_lookup diatur ke FALSE.
Tulis rumus dengan wildcard: Contoh mencari nama yang dimulai dengan "Font": =VLOOKUP("Font*";A2:C10;2;FALSE)
Gunakan wildcard dengan referensi sel: Jika nilai pencarian ada di sel, gabungkan dengan operator &. Contoh: =VLOOKUP(A1&"*";B2:D20;3;FALSE)
Tekan Enter untuk melihat hasil: Tanda bintang (*) mencocokkan nol karakter atau lebih. VLOOKUP akan mengembalikan data pertama yang sesuai pola pencarian.
7. Cara Membuat VLOOKUP Dinamis dengan Fungsi MATCH
Salah satu kelemahan VLOOKUP adalah nomor kolom yang bersifat statis. Nomor kolom bersifat statis, sehingga jika Anda menyisipkan atau menghapus kolom dalam tabel, col_index_num bisa mengarah ke kolom yang salah. Berikut cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel yang dikombinasikan dengan MATCH untuk membuat formula lebih adaptif.
Pahami konsep dynamic column index: Buat rumus VLOOKUP lebih adaptif dengan menerapkan fungsi MATCH untuk menyesuaikan indeks kolom secara dinamis.
Tulis fungsi MATCH untuk menentukan kolom: Fungsi MATCH mencari posisi header kolom dalam baris judul tabel. Contoh: MATCH("Gaji";A1:D1;0) akan mengembalikan nomor kolom yang berisi header "Gaji".
Gabungkan MATCH ke dalam VLOOKUP: Gantikan angka statis col_index_num dengan fungsi MATCH. Rumus menjadi: =VLOOKUP(A2;$B$1:$E$100;MATCH("Gaji";$B$1:$E$1;0);FALSE)
Tekan Enter: VLOOKUP sekarang akan otomatis menyesuaikan kolom yang diambil meskipun ada perubahan struktur tabel.
Uji dengan menyisipkan kolom baru: Coba sisipkan kolom di tengah tabel dan perhatikan bahwa rumus tetap mengambil data dari kolom yang benar.
8. Cara Menggunakan VLOOKUP dengan Dua Kriteria Menggunakan Kolom Pembantu
VLOOKUP secara default hanya dapat mencari berdasarkan satu kriteria. Namun, dalam praktik nyata, Anda sering memerlukan pencarian berdasarkan lebih dari satu kondisi. Cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel dengan dua kriteria dapat dilakukan menggunakan kolom pembantu (helper column).
Buat kolom pembantu di tabel referensi: Solusi paling sederhana adalah membuat kolom pembantu yang menggabungkan kedua kunci pencarian sekaligus.
Gabungkan dua nilai menggunakan operator &: Untuk membantu keterbacaan, sisipkan delimiter antara dua field seperti karakter pipe (|), koma, atau titik koma. Contoh: =A2&"|"&B2
Salin formula ke seluruh baris tabel referensi: Pastikan kolom pembantu terisi untuk setiap baris data.
Tulis rumus VLOOKUP dengan lookup_value gabungan: Pada rumus VLOOKUP, gunakan gabungan kriteria yang sama. Contoh: =VLOOKUP(D2&"|"&E2;$A$2:$F$100;6;FALSE)
Tekan Enter dan verifikasi hasil: VLOOKUP akan mencocokkan gabungan dua kriteria dan mengembalikan data yang tepat.
9. Memahami Sintaks dan 4 Argumen Penting VLOOKUP
Sebelum mahir dalam penggunaan lanjutan, penting untuk memahami setiap komponen sintaks VLOOKUP secara mendalam. Dalam bentuk paling sederhana, VLOOKUP mengatakan: apa yang ingin Anda cari, di mana Anda ingin mencarinya, nomor kolom dalam rentang yang berisi nilai yang dikembalikan, dan apakah mengembalikan hasil mendekati atau persis.
lookup_value (wajib): Nilai yang ingin dicari di kolom pertama tabel. Argumen ini dapat berupa nilai (angka, tanggal, atau teks), referensi sel, atau nilai yang dihasilkan fungsi lain. Jika berupa teks, harus diapit tanda kutip ganda.
table_array (wajib): Rentang sel tempat mencari lookup_value dan mengambil hasil yang cocok. VLOOKUP selalu mencari di kolom pertama rentang ini.
col_index_num (wajib): Nomor kolom dalam table_array yang berisi nilai yang akan dikembalikan. Misalnya, jika Anda menentukan B2:D11 sebagai rentang, Anda harus menghitung B sebagai kolom pertama, C sebagai kedua, dan seterusnya.
range_lookup (opsional): Nilai logika TRUE atau FALSE. Anda dapat menentukan TRUE untuk kecocokan mendekati atau FALSE untuk kecocokan tepat. Jika tidak diisi, nilai default selalu TRUE.
Bagian-bagian dalam fungsi dipisahkan oleh simbol seperti koma (,) atau titik koma (;), tergantung pada pengaturan bahasa komputer Anda.
10. Kesalahan Umum Saat Menggunakan VLOOKUP dan Solusinya
Meskipun VLOOKUP adalah fungsi yang sangat berguna, banyak pengguna sering menemui error yang membingungkan. Baik pemula maupun pengguna berpengalaman, VLOOKUP terkadang menjadi fungsi yang sulit dikuasai. Namun dengan pengetahuan dan pendekatan yang tepat, Anda dapat menghindari kesalahan umum.
Lupa menambahkan FALSE untuk exact match: Penyebab paling umum adalah tidak mencantumkan argumen FALSE. VLOOKUP secara default menggunakan approximate match (TRUE), yang mengharuskan kolom pencarian diurutkan ascending. Pada data yang tidak terurut, ini menghasilkan nilai yang tampak benar tetapi sebenarnya salah.
Tidak menggunakan referensi absolut ($): Excel akan "memindahkan" referensi seiring formula disalin ke bawah, sehingga baris-baris atas tabel sumber mulai hilang dari table_array. Gunakan tanda $ atau tekan F4 untuk mengunci referensi tabel.
Menghitung nomor kolom dari worksheet, bukan dari table_array: Nomor kolom dihitung dari kolom pertama rentang yang dipilih, bukan dari kolom A worksheet.
Data mengandung spasi tersembunyi: Format angka yang disimpan sebagai teks, karakter tersembunyi, atau spasi ekstra dapat menyebabkan ketidakcocokan dan error. Gunakan fungsi TRIM atau CLEAN untuk membersihkan data.
Kolom pencarian tidak di posisi paling kiri: Fungsi VLOOKUP tidak dapat mencari ke arah kiri. VLOOKUP selalu mencari di kolom paling kiri table_array dan mengembalikan nilai dari kolom di sebelah kanan.
Data duplikat di kolom pertama: Jika kolom paling kiri tabel mengandung data duplikat, fungsi VLOOKUP akan mencocokkan yang pertama ditemukan.
11. Keterbatasan VLOOKUP yang Perlu Diketahui
Memahami keterbatasan VLOOKUP sama pentingnya dengan menguasai cara penggunaannya. Seperti semua fungsi, VLOOKUP memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diwaspadai agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Keterbatasan terbesar VLOOKUP adalah hanya bisa mencari dari kiri ke kanan. VLOOKUP selalu mencari di kolom pertama table_array dan mengembalikan data dari kolom di sebelah kanan. Jika Anda perlu mengambil data ke arah kiri, diperlukan pendekatan lain.
Selain itu, VLOOKUP bisa menjadi lambat pada dataset yang sangat besar, dan perbedaan performa bisa terasa nyata. Purnachandra Rao Duggirala dalam bukunya menegaskan, "Kenyataannya, atasan atau klien Anda tidak pernah meminta spreadsheet tercepat. Mereka meminta yang paling mudah digunakan, akurat, dan sederhana."
VLOOKUP menggunakan nomor indeks kolom yang di-hardcode untuk menentukan kolom hasil, sehingga rentan rusak saat struktur tabel berubah. Perubahan seperti menambah atau menghapus kolom dapat dengan mudah merusak rumus Anda. Untuk mengatasi ini, gunakan kombinasi VLOOKUP dengan MATCH atau beralih ke fungsi yang lebih modern.
12. Perbandingan VLOOKUP dan XLOOKUP
Selama puluhan tahun, VLOOKUP telah menjadi fungsi pencarian andalan di Excel. Fungsi ini terpercaya namun memiliki keterbatasan. Tahun 2019, Microsoft memperkenalkan XLOOKUP sebagai penerus yang lebih canggih. Berikut perbandingan keduanya untuk membantu Anda memilih fungsi yang tepat.
Arah pencarian: XLOOKUP mencari ke segala arah, sementara VLOOKUP hanya dapat mencari ke kanan.
Default match mode: VLOOKUP secara default melakukan approximate match, sehingga range_lookup harus diatur ke FALSE untuk memaksa exact match.
Penanganan error: VLOOKUP mengembalikan error #N/A jika tidak menemukan kecocokan. Untuk menangani error, biasanya diperlukan fungsi tambahan seperti IFERROR atau IFNA.
Ketahanan terhadap perubahan struktur: VLOOKUP rusak saat kolom disisipkan. XLOOKUP menggunakan referensi kolom terpisah sehingga lebih tahan perubahan.
Hasil multi-kolom: XLOOKUP lebih fleksibel karena dapat mengembalikan data dari beberapa kolom sekaligus, sedangkan VLOOKUP hanya satu kolom.
Kompatibilitas: XLOOKUP hanya tersedia di Excel 2021 dan Office 365, dan tidak didukung di versi lama seperti Excel 2016, 2013, atau 2010. VLOOKUP berfungsi di semua versi Excel.
Pencarian dari bawah ke atas: XLOOKUP dapat mencari dari baris terakhir ke atas, sementara VLOOKUP selalu mencari dari atas ke bawah.
VLOOKUP masih ada di jutaan spreadsheet di seluruh dunia. Mampu membaca, memahami, dan memperbaiki rumus VLOOKUP tetap menjadi keterampilan Excel yang esensial. Pelajari XLOOKUP untuk pekerjaan baru, tetapi pahami VLOOKUP untuk pemeliharaan.
13. Tips Praktis Mengoptimalkan Penggunaan VLOOKUP di Excel
Setelah memahami cara dasar dan lanjutan, berikut tips praktis yang akan membuat penggunaan VLOOKUP Anda lebih efisien dan bebas error. Para ahli Excel menekankan pentingnya pengelolaan data yang baik sebelum menerapkan rumus apa pun.
Selalu gunakan referensi absolut pada table_array: Saat menyalin rumus ke bawah, kunci table_array dengan tanda $ (misal $A$2:$B$100) agar rentang tetap konstan.
Gunakan referensi sel daripada nilai langsung: Dalam praktiknya, Anda sebaiknya merujuk ke sel untuk membuat rumus dinamis dan dapat digunakan kembali. Saat nilai sel berubah, hasil VLOOKUP otomatis diperbarui tanpa mengedit rumus.
Jaga kebersihan data: Pastikan tidak ada spasi tersembunyi di awal atau akhir data. Gunakan fungsi TRIM() untuk membersihkan spasi dan CLEAN() untuk karakter non-cetak.
Hindari menyimpan angka sebagai teks: Pastikan data numerik di kolom pencarian benar-benar berformat angka, bukan teks. Ketidakkonsistenan format adalah penyebab umum error VLOOKUP.
Pertimbangkan menggunakan named range: Memberi nama pada rentang data membuat rumus lebih mudah dibaca dan dikelola, terutama saat bekerja dengan banyak tabel.
Uji rumus dengan kasus ekstrem: Cek bagaimana rumus bereaksi terhadap nilai terkecil, terbesar, atau data yang tidak ada dalam tabel sebelum menerapkannya secara massal.
Gunakan tombol F4 untuk mempercepat penguncian referensi: Saat mengedit rumus, tekan F4 untuk secara otomatis menambahkan tanda $ pada referensi sel yang aktif.
14. FAQ
Apa itu rumus VLOOKUP di Excel?
VLOOKUP di Excel adalah fungsi yang membuat software mencari nilai tertentu di sebuah kolom (table_array) untuk mengembalikan nilai dari kolom lain pada baris yang sama. VLOOKUP merupakan singkatan dari Vertical Lookup. Fungsi ini tersedia di semua versi Microsoft Excel dan merupakan salah satu rumus pencarian paling populer yang digunakan untuk mengelola data secara otomatis.
Bagaimana cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel untuk pemula?
Untuk pemula, cara menggunakan rumus VLOOKUP di Excel dimulai dengan mengetik =VLOOKUP( di sel tujuan, lalu memasukkan empat argumen secara berurutan: nilai yang dicari, rentang tabel referensi, nomor kolom hasil, dan FALSE untuk pencocokan tepat. Setelah itu, tekan Enter untuk melihat hasilnya. Pastikan nilai pencarian selalu berada di kolom pertama rentang data.
Apa perbedaan TRUE dan FALSE pada argumen terakhir VLOOKUP?
Gunakan TRUE untuk approximate match dan FALSE untuk exact match. Jika diisi TRUE atau dikosongkan, VLOOKUP mencari nilai terdekat yang lebih kecil atau sama. Jika diisi FALSE, VLOOKUP hanya mengembalikan hasil yang benar-benar cocok, dan menampilkan error #N/A jika tidak ditemukan. Untuk sebagian besar keperluan pencarian data, disarankan menggunakan FALSE.
Mengapa rumus VLOOKUP saya menghasilkan error #N/A?
Error #N/A pada VLOOKUP umumnya terjadi karena nilai pencarian tidak ditemukan di kolom pertama tabel referensi. Penyebab lainnya meliputi kesalahan ketik, perbedaan format data (angka tersimpan sebagai teks), spasi tersembunyi, atau rentang tabel yang salah. Periksa kembali data Anda dan gunakan fungsi TRIM serta pastikan format data konsisten antara lookup_value dan kolom pencarian.
Apakah VLOOKUP bisa digunakan untuk mencari data di sheet yang berbeda?
Ya, VLOOKUP dapat mengambil data dari sheet berbeda dalam satu workbook. Caranya dengan menambahkan nama sheet diikuti tanda seru (!) sebelum referensi rentang pada argumen table_array. Contoh: =VLOOKUP(A2;Sheet2!$A$2:$C$10;2;FALSE). Anda juga bisa memberi nama pada tabel referensi untuk mempermudah penulisan rumus.
Apakah VLOOKUP membedakan huruf besar dan kecil?
Fungsi VLOOKUP bersifat case-insensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil dianggap sama. Misalnya, pencarian "ANDI", "Andi", atau "andi" akan dianggap identik oleh VLOOKUP. Jika Anda memerlukan pencarian yang membedakan huruf besar dan kecil, gunakan kombinasi rumus VLOOKUP dengan fungsi EXACT atau gunakan pendekatan formula array.
Apakah sebaiknya beralih dari VLOOKUP ke XLOOKUP?
VLOOKUP tidak rusak; fungsi ini hanya terbatas. Jika Anda menggunakan Excel 365 atau Excel 2021, XLOOKUP adalah pilihan yang lebih baik untuk rumus baru karena lebih fleksibel. Namun, jika Anda berbagi file dengan pengguna Excel versi lama, VLOOKUP tetap menjadi pilihan yang aman. Jangan secara otomatis mengonversi rumus VLOOKUP yang sudah berfungsi karena berisiko menimbulkan error.
(kpl/vna)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Indonesia Potret Tasya, Valen, April DA Kompak Bertiga, Penampilannya Curi Perhatian
-
Kisah Inspiratif Diva Dangdut Academy 8 Pernah Tidur di Peti Keyboard
-
Hobi Selebriti Indonesia Mila DA7 Awalnya Takut Berkuda, Kini Kian Tertarik