Karakter Anime dengan Sifat Nihilisme: Ketika Hidup Terasa Kosong dan Tidak Ada Artinya

Karakter Anime dengan Sifat Nihilisme: Ketika Hidup Terasa Kosong dan Tidak Ada Artinya
Karakter anime dengan sifat nihilisme (Credit: Istimewa)

Kapanlagi.com - Karakter anime nggak selalu digambarkan dengan penuh semangat, friendly, suka menolong orang lain dan punya tujuan yang jelas dalam hidupnya. Ada juga karakter-karakter yang terjebak dalam cara pandang gelap, atau bisa istilahnya nihilisme. Walaupun terdengar berat, pendekatan seperti ini justru bikin cerita mereka semakin menarik, karena memperlihatkan perjuangan manusia menghadapi kekosongan hidup.

Buat yang belum tahu, Nihilisme adalah cara pandang bahwa hidup ini sebenarnya nggak punya makna yang pasti. Buat seorang nihilis, nilai moral, tujuan hidup, atau aturan sosial itu cuma 'bikinan manusia' yang sebenarnya nggak punya dasar kokoh.

Nihilisme nggak selalu berarti 'buruk' atau 'jahat'. Kadang sifat ini muncul karena trauma, kesepian, kehilangan, atau kekecewaan hidup yang mendalam. Ada yang akhirnya bangkit, ada yang semakin tenggelam. Dan di anime yang sering menggali psikologi karakter, nihilisme muncul dalam banyak bentuk yang menarik untuk dibahas.

Nah, inilah karakter-karakter anime yang dikenal punya sifat nihilisme, baik dalam pikiran, tindakan, maupun perjalanan hidup mereka..

1. Shinji Ikari (Neon Genesis Evangelion)

Shinji adalah contoh paling terkenal dari remaja yang tenggelam dalam nihilisme. Ia merasa dirinya nggak berguna, keberadaannya tidak penting, dan apa pun yang ia lakukan tidak mengubah apa pun. Trauma, kurang kasih sayang, dan tekanan dunia membuatnya mempertanyakan nilai hidup itu sendiri.

Momen-momen di dalam 'ruang batinnya' jelas menunjukkan konflik batin ala nihilisme: hidup nggak punya manual, dan dia sendiri nggak yakin kenapa harus terus berjuang.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Johan Liebert (Monster)

Kalau Shinji adalah nihilisme karena trauma, Johan adalah nihilisme yang absolut. Ia percaya bahwa hidup tidak punya arti sama sekali. Nilai moral? Sama sekali tidak penting. Untuk Johan, dunia hanyalah tempat kosong tanpa tujuan, dan manusia cuma makhluk yang berjalan tanpa arah.

Pandangan nihilistiknya mendorongnya melakukan hal-hal ekstrem yang bikin dia salah satu antagonis terbaik dalam sejarah anime.

3. Guts (Berserk)

Guts bukan nihilis murni, tetapi sebagian besar hidupnya dipenuhi gelap, kekerasan, dan kehilangan. Ia tumbuh dengan keyakinan bahwa dunia ini tidak adil dan tidak peduli pada siapa pun. Dalam banyak fase hidupnya, ia menjalani hari-hari dengan pemikiran bahwa hidup itu hanya tentang bertahan dari kekejaman tak berakhir.

Meski Guts akhirnya menemukan kembali makna dalam perjalanan dan hubungan, sisi nihilistiknya masih jadi bagian penting karakter ini.

4. Lain Iwakura (Serial Experiments Lain)

Lain mempertanyakan realitas, identitas, dan makna keberadaan manusia. Semakin ia masuk ke dunia digital Wired, semakin kabur mana 'hidup nyata' dan 'hidup palsu'. Ia sampai pada kesimpulan bahwa keberadaan manusia itu tidak nyata atau tidak penting.

Cara pikirnya cenderung menuju nihilisme filosofis; ketika konsep hidup itu sendiri dianggap nggak punya inti sejati.

5. Revy (Black Lagoon)

Revy tumbuh di lingkungan brutal yang membuatnya percaya bahwa dunia itu busuk, kejam, dan pada dasarnya tidak punya moral. Hidup buat Revy hanyalah serangkaian kekerasan yang harus dilewati agar tetap hidup. Ia merokok, minum, menembak, dan terus bergerak tanpa arah pasti.

Nihilismenya muncul dalam bentuk sikap: "hidup itu kacau, jadi jangan berharap apa-apa".

6. Hachiman Hikigaya (Oregairu)

Hachiman bukan tipe nihilisme ekstrem, tapi dia punya filosofi hidup yang sinis: hubungan sosial itu palsu, tujuan hidup itu mencederai hati sendiri, dan lebih baik tidak berharap apa pun dari siapa pun.

Ia sering mengatakan hal-hal seperti "harapan hanya membuatmu kecewa", yang jelas mengarah pada nihilisme sosial. Walaupun di balik itu, sebenarnya ia hanya takut terluka.

7. Makishima Shogo (Psycho-Pass)

Makishima percaya bahwa hidup modern hanyalah permainan tanpa makna. Moralitas hanyalah konstruksi buatan sistem. Ia tidak percaya bahwa ada nilai universal yang harus diikuti. Karena itu, ia sering mendorong orang lain untuk 'melepaskan diri' dari aturan dan menghadapi kekosongan hidup yang sesungguhnya.

Makishima adalah simbol nihilisme intelektual yang berbahaya; tenang, cerdas, tapi tidak percaya pada apa pun.

8. Kenapa Karakter Nihilis Menarik?

Karena mereka menghadirkan konflik batin yang dekat dengan realitas manusia. Kita semua pernah merasa: hidup membingungkan, tidak ada progres, atau segala usaha rasanya sia-sia.

Anime dengan karakter nihilistik sering mengajak penonton merenung: Apakah hidup ini punya makna bawaan? Atau kita sendirilah yang harus menciptakannya? Dan perjalanan karakter-karakter ini, apakah mereka tenggelam atau bangkit, itulah yang akhirnya membuat cerita mereka sangat berkesan.

Kalau karakter favorit kalian siapa?

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending