CLOSE

Shueisha Minta Maaf! Bonus Kartu ONE PIECE Bikin Weekly Shonen Jump Ludes Diserbu Scalper

Shueisha Minta Maaf! Bonus Kartu ONE PIECE Bikin Weekly Shonen Jump Ludes Diserbu Scalper
Bonus Kartu ONE PIECE Bikin Weekly Shonen Jump Ludes Diserbu Scalper (credit: shueisha)

Kapanlagi.com - Fenomena scalper kembali bikin geger industri manga Jepang. Kali ini, korbannya adalah Weekly Shonen Jump Issue #33 yang langsung ludes di berbagai toko usai dirilis karena dibundel dengan kartu promosi ONE PIECE Card Game edisi eksklusif.

Meski Shueisha mengaku telah mencetak majalah tersebut dalam jumlah jauh lebih banyak dari biasanya, stok tetap habis hanya dalam waktu singkat. Banyak pembeli yang sebenarnya ingin membaca manga favorit mereka justru gagal mendapatkan majalah karena sebagian besar stok diduga diborong untuk dijual kembali dengan harga berkali-kali lipat.

Situasi ini memicu gelombang protes dari pembaca di Jepang. Menanggapi kritik tersebut, Shueisha akhirnya merilis permintaan maaf resmi sekaligus mengumumkan sejumlah langkah besar agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan.

1. Bonus Kartu ONE PIECE Jadi Biang Kerok Weekly Shonen Jump Langsung Sold Out

Bonus Kartu ONE PIECE Bikin Weekly Shonen Jump Ludes Diserbu Scalper (credit: onepiece-cardgame.com)

Edisi ke-33 Weekly Shonen Jump yang dirilis pada 13 Juli menjadi incaran besar para kolektor karena menyertakan kartu promosi eksklusif ONE PIECE Card Game. Selain menghadirkan babak terbaru dari berbagai manga populer, edisi ini juga memuat chapter terakhir Blue Box karya Kouji Miura, membuat nilai koleksinya semakin tinggi.

Namun, perhatian publik justru tertuju pada kartu bonus tersebut. Dalam hitungan singkat, majalah langsung menghilang dari rak-rak toko buku dan minimarket di seluruh Jepang. Tak lama kemudian, banyak eksemplar mulai bermunculan di situs jual beli dengan harga yang jauh lebih mahal dibanding harga aslinya.

Fenomena ini memancing kemarahan para pembaca asli. Banyak penggemar manga mengaku gagal membeli majalah yang mereka tunggu karena stok telah habis disapu oleh para reseller dan scalper yang memanfaatkan tingginya permintaan terhadap kartu ONE PIECE.

2. Shueisha Minta Maaf dan Ambil Langkah Besar, Bonus Kartu Langsung Dibatalkan

Bonus Kartu ONE PIECE Bikin Weekly Shonen Jump Ludes Diserbu Scalper (credit: onepiece-cardgame.com)

Melalui pernyataan resminya pada 17 Juli, Shueisha menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pembaca yang tidak berhasil mendapatkan Weekly Shonen Jump edisi tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, penerbit akan membuka penjualan edisi cetak ulang berdasarkan sistem pre-order melalui Jump Characters Store.

Meski demikian, versi cetak ulang ini tidak akan lagi menyertakan kartu promosi ONE PIECE Card Game. Langkah tersebut diambil agar pembaca yang hanya ingin menikmati isi majalah tetap memiliki kesempatan memperoleh edisi tersebut tanpa harus bersaing dengan para pemburu kartu koleksi.

Tak hanya itu, Shueisha juga mengambil keputusan mengejutkan dengan membatalkan kartu bonus Charlotte Pudding yang sebelumnya dijadwalkan hadir dalam V Jump edisi Oktober 2026. Keputusan ini diambil demi mengurangi potensi aksi scalping yang kembali merugikan pembaca setia mereka.

3. Kompensasi untuk Pembaca dan Bonus Kartu ONE PIECE Resmi Dihentikan Sementara

Bonus Kartu ONE PIECE Bikin Weekly Shonen Jump Ludes Diserbu Scalper (credit: IMDb.com)

Selain meminta maaf, Shueisha juga menyiapkan kompensasi bagi para pembaca yang gagal membeli Weekly Shonen Jump Issue #33. Pada Weekly Shonen Jump edisi ke-35 nanti, perusahaan akan menyertakan dua tiket kampanye tambahan agar pembaca tetap bisa mengikuti program Jump Ticket Rally Challenge tanpa dirugikan akibat kelangkaan edisi sebelumnya.

Di sisi lain, kampanye kirim surat bertajuk Everyone Wins yang menghadiahkan kartu Three Strongest Set Cards milik Bajak Laut Topi Jerami dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Sementara itu, iklan mengenai bonus kartu Charlotte Pudding yang masih muncul di V Jump edisi September dijelaskan sebagai akibat proses produksi yang sudah telanjur selesai sebelum keputusan pembatalan dibuat.

Yang paling mengejutkan, Shueisha mengumumkan bahwa seluruh kartu promosi ONE PIECE Card Game akan dihentikan sementara dari Weekly Shonen Jump, V Jump, maupun Saikyo Jump. Perusahaan ingin mengevaluasi kembali metode distribusi bonus dan sistem penjualan majalah agar ke depannya produk mereka benar-benar sampai ke tangan pembaca, bukan menjadi sasaran para scalper.

(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)

(kpl/kiy)

Rekomendasi

Trending