Film Korea Dibintangi Idol K-Pop tapi Gagal Masuk Box Office Tahun 2025, Kini Penonton Lebih Selektif

Film Korea Dibintangi Idol K-Pop tapi Gagal Masuk Box Office Tahun 2025, Kini Penonton Lebih Selektif
(Image: viu.com)

Kapanlagi.com - Tahun 2025 menyajikan banyak film Korea yang dibintangi oleh idol K-Pop ternama. Meski memiliki penggemar besar, sebagian film tersebut justru tidak meraih kesuksesan di box office. Penonton kini lebih selektif dan tidak selalu terpengaruh oleh nama besar semata. Berikut KapanLagi.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (28/5/2025) tentang tiga film yang gagal menembus pasar meski dibintangi idola populer.

1. Forbidden Fairytale: Siwon Super Junior Gagal Angkat Film Dewasa Komedi Romantis

(Image: netflix.com)

Film ini menampilkan cerita unik tentang penulis anak-anak yang terjebak di industri novel dewasa. Siwon Super Junior tampil sebagai CEO dengan latar cerita yang sebenarnya cukup menjanjikan. Namun film ini tidak mampu menarik perhatian luas dari penonton. Total penonton hanya mencapai 168.500 sepanjang masa tayang.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Secret: Untold Melody - D.O EXO Tak Mampu Selamatkan Adaptasi Film Taiwan

(Image: viu.com)

D.O EXO kembali tampil dalam film romantis berbalut misteri yang diadaptasi dari Taiwan. Kisah pianis muda dengan rahasia masa lalu terasa emosional namun kurang memikat secara sinematik. Penonton tidak mendapatkan pengalaman emosional yang mendalam dari film ini. Film ini hanya meraih sekitar 824.156 penonton.

3. You Are the Apple of My Eye - Debut Dahyun TWICE Kurang Bersinar di Layar Lebar

(Image: hotstar.com)

Sebagai debut layar lebar Dahyun TWICE, film ini membawa ekspektasi besar dari penggemar. Ceritanya ringan dan menggambarkan kisah cinta masa remaja yang menggemaskan. Namun minimnya chemistry antarpemain dan cerita yang terlalu familiar membuat penonton tidak antusias. Total penonton film ini hanya mencapai 164.922.

4. Apakah Popularitas Idol Tak Cukup Menjamin Keberhasilan Film?

Fakta bahwa ketiga film ini gagal menunjukkan bahwa popularitas idol tidak bisa dijadikan satu-satunya daya tarik. Penonton kini menilai kualitas film dari sisi cerita dan akting. Ekspektasi yang tinggi dari fans seringkali tidak diimbangi dengan hasil akhir yang memuaskan. Ini menjadi tantangan besar bagi industri film yang melibatkan idol.

5. Tantangan Adaptasi Film dari Versi Asli yang Sudah Populer

Mengadaptasi film yang telah sukses sebelumnya bukanlah tugas mudah. Dua dari tiga film ini adalah remake dari film Taiwan yang memiliki basis penggemar tersendiri. Versi Korea harus menghadapi pembandingan langsung dengan versi asli yang kuat secara emosional. Sayangnya, kedua adaptasi ini dianggap gagal memberikan nuansa baru.

6. Perbedaan Gaya Akting Idol vs Aktor Profesional

Idol yang beralih ke dunia akting sering kali menghadapi tantangan ekspresi dan pendalaman karakter. Meski memiliki kehadiran visual yang kuat, tidak semua mampu menyampaikan emosi dengan natural. Hal ini terlihat pada tiga film yang tampil biasa saja meskipun penuh bintang K-Pop. Ketimpangan kualitas ini sering kali mempengaruhi penerimaan film di bioskop.

7. Rekomendasi Film Lain dari Aktor yang Sama, Tapi Sukses

Meski gagal di film ini, beberapa idol memiliki rekam jejak sukses di proyek sebelumnya. D.O EXO misalnya, pernah membintangi film yang sukses secara kritik dan komersial. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas film bukan semata pada aktor, tetapi pada keseluruhan eksekusi. Evaluasi proyek secara menyeluruh menjadi hal penting ke depan.

(kpl/lfz)

Rekomendasi
Trending