FILM INDONESIA

Comeback Layar Lebar, Erisca Rein Perankan Ibu Ahok

Jum'at, 07 September 2018 10:03 Penulis: Rezka Aulia

Eriska akan perankan sosok ibu Ahok semasa muda. (KapanLagi.com/Bayu Herdianto)

Kapanlagi.com - Hampir tiga tahun Eriska Rein memilih vakum dari dunia film. Namun akhir tahun nanti performa akting terbarunya bisa dilihat lewat biopik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertajuk A MAN CALLED AHOK.

Dalam film besutan Putrama Tuta ini, Eriska Rein dipercaya memerankan Ibu Ahok bernama Buniarti Ningsih sewaktu masih muda. Demi menghidupkan karakternya, istri Mithu Nisar tersebut bertemu dan banyak mengobrol dengan sosok asli yang akrab disapa Ci Bun itu.

"Untuk pendalaman aku bertemu dengan Ci Bun. Akhirnya tahu gimana cara dia bicara, gesturenya, pengalaman hidupnya, dan cerita sewaktu mengurus Ahok kecil, kata Eriska ditemui di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Kamis (6/9/2018).

1. Kompak dengan Sita Nursanti

Dalam film bergenre drama keluarga ini, karakter Buniarti Ningsih diperankan oleh dua aktris berbeda. Eriska Rein sebagai Ci Bun muda, sementara Sita Nursanti perankan Ci Bun kala sudah tua.

Karena perankan tokoh yang sama meski berada di masa berbeda, Eriska dan Sita berusaha kompak menyamakan cara bicara dan body languange supaya konsisten.

"Kesulitannya di film ini karakter yang aku mainkan hidup di masa berbeda. Makanya aku sama Kak Sita nyamain semuanya dari cara gerak, senyum, dan nggak gampang menyamakan karakter sama Kak Sita. Harus sama, nggak mungkin seperti melihat dua orang berbeda di satu film," imbuh Eriska.

2. Tak Menyangka Bisa Terlibat

Eriska Rein mengaku awalnya tak ada rencana untuk comeback di dunia akting begitu cepat mengingat anaknya masih kecil. Namun tawaran yang datang dan tantangan perankan sosok penting tak bisa disia-siakan begitu saja.

"Awalnya aku casting untuk film lain dan lupa kapan. Tapi mungkin karena hasil casting masih di-save, casting director mencari karakter yang mirip Ci Bun, mereka langsung contact aku ya. Aku nggak nyangka, sudah lama off dan dapat new project kayaknya seru nih," tuturnya.

3. Sulit Berdialek Belitung

Mengingat memerankan karakter yang lama tinggal di Bangka Belitung, Eriska harus belajar berdialek Belitung yang ternyata cukup susah. Beruntung semua bisa dilewati dengan dukungan banyak pihak.

"Yang paling sulit itu berbicara pakai bahasa Belitung karena aksennya kental sekali. Akhirnya aku mencari tahu dan berjuang mengubah penampilan, cara bicara, dan gesture," ucapnya mengakhiri.

 


REKOMENDASI
TRENDING