KPI Larang Pria Melambai, Karakter Mongol di COMIC 8 Masih Aman?

Sabtu, 27 Februari 2016 13:52 Penulis: Ahmat Effendi
KPI Larang Pria Melambai, Karakter Mongol di COMIC 8 Masih Aman? Mongol ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) membuat peraturan anyar dengan melarang pria berpenampilan melambai untuk tayang di TV. Namun rupanya peraturan KPI tersebut tak berpengaruh kepada film layar lebar. Mongol yang di film COMIC 8: KASINO KINGS PART 2 berperan sebagai pria ngondek dengan kostum Wonder Woman pun tak terlalu khawatir.

"Kalau setau saya KPI itu di TV aja, bukan ke ranah layar lebar. Kalau layar lebar kan urusan sama LSF. Cuma kalau film ini ditayangin di televisi, pasti bakal di-blur tuh adegan saya," ucap Mongol di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat malam (26/02).

Menurut Mongol, peraturan KPI tersebut menghambat seorang seniman dalam berkarya. Meski demikian sebagai seorang publik figur ia mau tak mau harus menerima. Meski demikian ada proses yang tak pas dalam penetapan keputusan tersebut menurut Mongol.

Berperan melambai dalam film, Mongol tak terlalu khawatir karena belum tayang di TV. ©KapanLagi.com/Budy SantosoBerperan melambai dalam film, Mongol tak terlalu khawatir karena belum tayang di TV. ©KapanLagi.com/Budy Santoso

"Ngondek nggak diizinkan, buat seniman menghambat kami untuk bergerak kalau langsung ditiadakan. Harusnya diajak ngobrol dulu, musyawarah untuk mufakat. Jangan langsung ngelarang, harusnya dari ranah anak kecil dulu, ada didikan moral nggak. Nggak usah jauh-jauh deh, kita lihat aja deh sinetron kita kayak gimana sih?" ungkapnya.

Saat ini Mongol juga dikenal juga sebagai seorang stand up comedian. Namun ia tidak lantas merasa khawatir, karena materi yang dibawakannya biasanya juga tidak terus-terusan tentang sosok melambai.

"Kalau stand up gue tetep. Karena gue kan dikenalnya pakar KW, dan justru buat kasih tahu ke kalian yang normal seperti apa, yang menyimpang gimana. Supaya waspada," katanya.

Meski di film sebelumnya tampil sebagai pria melambai, dan kini peran seperti itu dilarang oleh KPI. Mongol ternyata tidak lantas resah dengan tindakan pemerintah. "Nggak resah, gue tetap percaya, kalau udah Tuhan yang buka (rezeki) siapa yang mau nutup? Prinsip hidup gue be good, be nice," tandasnya.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING