Syuting 'SKUT' di Sydney, Fajar Bustomi Ungkap Jika Joe Taslim...

Sabtu, 03 Juni 2017 11:20 Penulis: Cinthya Septavy
Syuting 'SKUT' di Sydney, Fajar Bustomi Ungkap Jika Joe Taslim... Joe Taslim dan BCL © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Satu lagi film bergenre drama dengan budget besar siap dinikmati para pecinta film Indonesia. Adalah SURAT KECIL UNTUK TUHAN, film arahan Fajar Bustomi ini tak hanya mengangkat cerita kehidupan anak jalanan dan isu sosial, namun juga menyajikan akting memukau dari bintang papan atas seperti Joe Taslim dan Bunga Citra Lestari. Fajar pun mengungkap sambutan hangat yang diterima Joe saat tengah syuting di Sydney, Australia.

"Bisa lihat sendiri, Falcon kayak gimana. Kalau budget sendiri saya kurang tahu, tapi ini film mahal sih kalau saya lihat, karena apa-apa yang saya mau itu disupport. Kayak di Sydney ada heli, kan ambil establish pake heli. Terus ada multicam, kameranya profesional, bukan kamera ecek-ecek. Di Sydney kita syuting proper semua karena pemain-pemainnya, Joe Taslim kan kelas Hollywood, pernah di FAST & FURIOUS. Pas kita dateng aja, dari Sydney kasih Joe untuk jalan-jalan untuk mempromosikan Sydney gitu," ujar Fajar Bustomi saat ditemui di acara peluncuran trailer film Surat Kecil untuk Tuhan, di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).

"Paling, paling enak di-support sama PH, karena ketika saya mau jalan ini. Ketika saya dititipkan film ini sama Falcon, yang udah sukses bikin WARKOP 6,8 juta penonton, di hari Lebaran ini dia pengen menyajikan yang bukan sekedar komedi aja. Ini film yang punya pesan baik, bukan hanya hiburan, tapi bener-bener terbaik lah. Mungkin karena kemarin sempet berhasil dapat itu ya (WARKOP DKI REBORN PART 1)," imbuhnya.

Fajar Bustomi akui Joe Taslim dapat penyambutan hangat selama syuting di Sydney © KapanLagi.com®/Bambang E RosFajar Bustomi akui Joe Taslim dapat penyambutan hangat selama syuting di Sydney © KapanLagi.com®/Bambang E Ros


Totalitas dalam penggarapan film SURAT KECIL UNTUK TUHAN juga dibagikan sang sutradara lewat cerita di balik layar, khususnya pengambilan adegan di lokasi lampu lalu lintas. Tak tanggung-tanggung, sore hingga menjelang pagi hari salah satu ruas jalan harus diblok dan dipenuhi puluhan mobil properti.

"Ya saya bilang kalau mau yang terbaik ya kasih pemain terbaik, kru terbaik, dan support terbaik. Kadang-kadang kameranya kita harus diirit-irit, lokasi harus di sini. Kita banyak kok, hampir seminggu jalan Sabang diblok. Malam isinya mobil kita doang itu properti mobil-mobil tahun 2000, 30 mobil sehari. Terus ada satu stasiun kereta yang kita blok," lanjutnya.

"Habis pulang kantor pokoknya, sampai Subuh, adegannya malam kan. Mobil semua sewaan, bukan mobil orang karena lampu merah. Nanti selanjutnya kalau harus kita ulang. (Warna vibrant) Jadi gini, itu kan warna-warna kehidupan, mereka adegan banyak di lampu merah. Warna-warnanya merah kuning hijau, memang itu warna yang ada di lampu merah," tandasnya mengakhiri wawancara.

(kpl/far/cvn)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING