FILM INDONESIA

Terjun Jadi Produser, Dian Sastro Ungkap Dilema Terbesarnya

Minggu, 06 Oktober 2019 11:15 Penulis: Guntur Merdekawan

Dian Sastrowardoyo / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Dian Sastrowardoyo seolah tak pernah puas dalam meniti karier di industri perfilman. Bintang film ADA APA DENGAN CINTA itu kini mencoba pengalaman baru di belakang layar sebagai produser. Debutnya sebagai produser dimulai dengan memproduksi film berjudul GURU-GURU GOKIL.

Ditemui di acara Ideafest 2019, wanita berusia 37 tahun ini pun mengungkap alasan dirinya tertarik untuk bekerja di belakang layar. Seperti diketahui, istri dari Maulana Indraguna ini sudah 20 tahun lamanya berkarir sebagai aktris di dunia perfilman Tanah Air.

"Kalau kenapa saya mau jadi produser, karena saya ngelihat setelah saya 20 tahunan di dunia film, saya ngelihat kayaknya saya kepengin ambil bagian menjadi orang-orang yang bisa ikut memberi bentuk kepada industri," ungkap Dian di JCC, Jakarta, Sabtu (5/10).

1. Kepuasan Berbeda Sebagai Produser

Sebagai produser, Dian memiliki kepuasan berbeda dibanding ketika tampil di depan layar. Lewat profesi barunya ini, Dian bisa bebas membuat film yang akan diproduksinya, baik dari segi cerita maupun genre.

"Itu baru bisa kita lakukan secara full kalau kita produser. Kalau kita pemain doang, mungkin kita bisa kontribusi banyak ke dalam sebuah film, tapi untuk mendesain mau seperti apa filmnya, kayak gimana, kita nggak bisa terlalu banyak di situ. Jadi justru di produserlah itu," imbuhnya.

2. Dilema Besar Sebagai Produser

Dian sadar betul jika beban sebagai produser jauh lebih berat. Salah satu dilema besar yang dirasakannya adalah pilihan antara meraup keuntungan dengan mengikuti keinginan pasar atau tetap mempertahankan idealisme, meski risikonya harus merugi.

"Itu suatu dilema yang kami hadapi sebagai produser. Kalau aku sih base, saya kan partneran sama Mbak Shanty. Kami berdua memformulasi mau pakai strategi yang mana. Dan strategi yang kami ambil saat ini adalah untuk bisa mengawinkan kedua kebutuhan itu, dengan bikin sebuah tontonan yang bergizi, punya fungsi edukasi, tapi juga dikemas dalam bentuk yang sangat lezat dan sangat bisa mengundang appetite penonton orang Indonesia, yakni komedi," terangnya lebih jauh.

3. Film Sudah 80% Rampung

Dian pun akan menjadikan pengalamannya ini sebagai pembelajaran. Sementara itu, film GURU-GURU GOKIL yang direncanakan tayang pada 2020 saat ini sudah hampir rampung syuting.

"Terus terang jauh lebih ribet, jauh lebih pusing, tapi ini learning curve yang sangat baik sih. Adegan sudah 80% jadi, mudah-mudahan lancar, doakan saja," tutupnya.


REKOMENDASI
TRENDING