Masih Jadi Trauma, David Gordon Sutradarai Bom Maraton Boston

Minggu, 19 Juli 2015 07:52 Penulis: Ahmat Effendi
Masih Jadi Trauma, David Gordon Sutradarai Bom Maraton Boston Ilustrasi Bom Maraton Boston ©AFP
Kapanlagi.com - Bom yang meledak ketika maraton di Boston digelar masih menyisakan luka dan trauma bagi para korban dan keluarga. Kini satu film yang mengangkat tentang pengeboman tersebut tengah dalam proses untuk dibuat. 

Film tersebut diberi judul STRONGER dan kali ini pemilihan sutradara untuk karya tersebut telah mencapai tahap final. David Gordon Green bakal membuat film adaptasi dari buku karya korban yang selamat, Jeff Bauman yang judulnya juga sama. 

Nama Green sendiri identik dengan film PINEAPPLE EXPRESS yang dibintangi oleh Seth Rogen. Selain itu ia saat ini tengah dalam proses penggarapan film MANGLEHORN yang dibintangi Al Pacino.

Pada tanggal 15 April 2013, dua buah bom yang dipasang di panci masak dan berisi paku meledak ketika digelar ritual tahunan lari maraton. Tiga orang meninggal akibat bom tersebut dan 264 lainnya luka-luka. 

David Gordon Green bakal menjadi sutradara film STRONGER yang dibuat berdasar bom maraton Boston. ©digitalspy via Ernesto Ruscio/WireImageDavid Gordon Green bakal menjadi sutradara film STRONGER yang dibuat berdasar bom maraton Boston. ©digitalspy via Ernesto Ruscio/WireImage

Bauman penulis buku STRONGER sendiri kala itu tengah menunggu kekasihnya di garis finish. Namun akibat serangan teroris yang dilakukan tersebut, ia harus kehilangan dua kakinya.

Dalam bukunya penulis tersebut berbagi kisah ketika menjadi saksi dari bom yang dilakukan oleh Dzhokhar Tsarnaev dan lantas bagaimana hidupnya setelah menjalani rehabilitasi pasca serangan. STRONGER sendiri bakal menjadi film ketiga yang dibuat dengan tema bom maraton Boston.

Selain STRONGER ada juga PATRIOTS DAY yang ditayangkan di CBS Films dan dibintangi oleh Mark Walhberg. Selain itu Fox berniat menayangkan BOSTON STRONG, yang merupakan serial tentang pengeboman tersebut namun saat ini stasiun TV tersebut masih dalam tahap pencarian sutradara setelah Daniel Espinosa meninggalkan projectnya. 

(dig/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING