FILM INTERNASIONAL

Nagini: Tokoh Eksotik FANTASTIC BEAST, Dari Legenda Indonesia - Sinetron Dewi Perssik

Kamis, 27 September 2018 13:07 Penulis: Tyssa Madelina

Claudia Kim as Nagini (Courtesy of Warner Bros Pictures)

Kapanlagi.com - Trailer terbaru FANTASTIC BEAST: THE CRIMES OF GRINDELWALD ternyata cukup membuat Potterhead terkejut dengan kemunculan Nagini atau yang di seri Harry Potter dikenal sebagai ular kesayangan Voldemort. Selama ini fans berspekulasi bahwa Nagini adalah ular yang kabur dari kebun binatang dan sempat berinteraksi dengan Harry di film pertamanya.

Namun ternyata spekulasi tersebut salah besar. Selama kurang lebih 20 tahun, JK Rowling sudah membuat cerita masa lalu Nagini, tepatnya ketika dia menulis buku Harry Potter and the Goblet of Fire. Nagini dulunya adalah wujud dari seorang wanita yang nantinya akan diceritakan lebih dalam di sekuel FANTASTIC BEAST. Sosoknya diperankan oleh Claudia Kim, aktris berkebangsaan Korea Selatan.

Representasi wanita Asia di sosok Nagini ternyata membuat fans Harry Potter buka suara. Beberapa menilai, Claudia Kim kurang pas untuk memerankan tokoh tersebut karena asal muasal legenda wanita ular yang bukan dari Korea Selatan. Namun belum lama ini, JK Rowling buka suara menanggapi keluhan para fans.

1. Nagini Adalah Maledictus

Perubahan sosok Nagini dari manusia ke hewan tidak bisa disamakan dengan Animagus. Istilah ini sebelumnya sudah dikenal di Harry Potter Universe. Animagi adalah skill seorang penyihir yang bisa mengubah dirinya menjadi binatang. Beberapa penyihir yang menguasai ini adalah Professor McGonagall (kucing), James Potter (rusa jantan), Sirius Black (anjing) dan Peter Pettigrew (tikus).

Seseorang yang menguasai ilmu Animagi tidak perlu khawatir menjadi hewan selamanya meski sering bertransformasi. Berbeda dengan Animagi, Nagini adalah sosok yang terkena kutukan sedari kecil. Kutukan ini lah yang dinamakan Maledictus dan membuatnya bisa berubah menjadi hewan buas untuk selamanya.

"Maledictus selalu digambarkan sebagai seorang wanita. Mereka membawa darah kutukan dari lahir dan itu diturunkan dari ibu ke anak perempuannya," tulis JK Rowling.

2. Bukan Sosok Jahat

Nagini yang digambarkan sebagai ular berdarah dingin di Harry Potter nyatanya bukanlah sosok yang jahat di masa lalunya. Hal tersebut diperkuat oleh statement JK Rowling di akun Twitter pribadinya. Menurut Rowling, seorang Maledictus tidak mesti menjadi jahat di masa depan.

"Transformasi Maledictus menjadi hewan buas memang di luar kontrol mereka, tapi mereka tidak pernah ditakdirkan menjadi sosok yang jahat," ungkapnya.

Mengingat FANTASTIC BEAST sendiri dijadwalkan memiliki 5 film, maka bisa jadi pembahasan soal kenapa Nagini bisa berada di bawah kontrol Voldemort akan dijelaskan dengan gamblang. Maka ada baiknya simpan dulu spekulasimu soal Nagini ini.

3. Terinspirasi Dari Legenda Indonesia

Beberapa hari setelah rilis trailer terakhir FANTASTIC BEAST: THE CRIMES OF GRINDELWALD, JK Rowling membuka sebuah sesi Q&A bagi para fans. Menurut Rowling, penulisan sosok Nagini sebenarnya terinspirasi dari mitos dan legenda di Indonesia.

"Naga dikenal sebagai sesosok makhluk mirip ular yang berasal dari kisah mitos Indonesia, yang kemudian menjadi asal muasal nama 'Nagini'. Naga sendiri sering kali digambarkan sebagai makhluk bersayap, memiliki tubuh setengah manusia, sampai setengah ular. Indonesia memiliki ratusan suku budaya, meliputi suku Jawa, Cina, dan Betawi," tulis JK Rowling di akun Twitter-nya.

4. Statement Acha Septriasa Soal Maledictus

Sebelumnya, Acha Septriasa sempat mengikuti casting sekuel FANTASTIC BEAST untuk peran Maledictus. Namun karena dalam kondisi hamil, Acha pun melewatkan kesempatan besar itu begitu saja. Beberapa Potterhead menanyakan kenapa pemeran Maledictus harus digambarkan sebagai wanita Asia. Ternyata, Acha sudah menjawab hal itu pada pertengahan April lalu.

 
 
 
View this post on Instagram

In case u were wondering why they need an asian face to cast as a Maledictus, she's the queen of snake from Kalimantan Indonesia ????

A post shared by Jelita S Kharisma (@septriasaacha) on Apr 14, 2018 at 11:00pm PDT

"Jika kamu bertanya-tanya kenapa mereka butuh wajah Asia untuk cast Maledictus. Dia adalah ratu ular dari Kalimantan, Indonesia," tulisnya.

Inspirasi JK Rowling soal peran Maledictus yang berasal dari Indonesia ternyata diperkuat oleh statement Acha Septriasa. Meski asal muasal naga sendiri dari India, Rowling mengaku mendapat ide dari kekayaan budaya Indonesia yang beragam.

5. Mitologi India

Berangkat dari kepercayaan Hindu - Budha, naga adalah salah satu legenda yang digambarkan seperti ular kobra besar dengan satu atau banyak kepala. Beberapa juga memiliki kemampuan sihir untuk mengubah dirinya menjadi sosok manusia.

Naga dipercaya hidup di Gunung Meru, di antara para dewa lainnya serta di berbagai bagian bumi yang dihuni oleh manusia. Beberapa dari mereka menjadi penghuni air, hidup di sungai atau lautan. Yang lainnya menjadi penghuni daratan yang tinggal di gua-gua bawah tanah.

Kekuatan dan racun yang dimiliki naga memang berbahaya bagi manusia. Namun keberadaan sosok ini justru mengambil peran protagonis yang bermanfaat dalam mitologi Hindu Budha. Di kepercayaan Budha, para naga adalah pengikut dari Virupaksa, salah satu dari empat raja surgawi yang menjaga arah barat.

6. Mitos Dari Indonesia

Indonesia juga memiliki legenda wanita ular yang terkenal dan biasa disebut sebagai Nyi Blorong. Sosok ini berwujud wanita cantik, bertubuh manusia dari pinggang ke atas serta ular dari pinggang ke bawah. Ia merupakan salah satu panglima terkuat yang dimiliki Kanjeng Ratu Kidul.

Menurut kepercayaan, Nyi Blorong adalah penguasa keraton pantai selatan. Ia memiliki kesaktian yang luar biasa serta pengikut dari berbagai macam makhluk halus. Berbeda dengan mitologi India, Nyi Blorong justru digambarkan sebagai sosok yang jahat dan ditugaskan untuk menyesatkan manusia agar terjerumus ke pesugihan.

Nyi Blorong dipercaya dapat mendatangkan kekayaan bagi orang yang tertarik untuk menjadi salah satu budaknya. Konon, sisik-sisik dalam tubuhnya yang berjatuhan bisa menjadi emas bagi orang yang menyembahnya.

7. Diangkat Jadi Film

Sebelum JK Rowling terpikir untuk membuat sosok Nagini, di Indonesia sendiri ada beberapa film yang mengangkat tema tentang wanita ular. Beberapa di antaranya memang merujuk pada mitos dan legenda yang didengar secara turun temurun. Salah satunya adalah film NYI BLORONG.

Legenda Nyi Blorong yang kemungkinan juga menginspirasi JK Rowling dalam menciptakan tokoh Nagini pun sempat diangkat menjadi film layar lebar di tahun 1982. Disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra, film ini dibintangi oleh HIM Damsyik dan Suzanna.

NYI BLORONG juga beredar dalam versi bahasa Inggris dengan judul THE SNAKE QUEEN. Sama seperti legendanya, di film ini sosok Nyi Blorong juga digambarkan sebagai siluman jahat yang suka mempengaruhi manusia.

8. Sinetron Nadin Wanita Ular

Selain NYI BLORONG, ada satu sinetron Indonesia yang sempat populer di tahun 2017 bertajuk NADIN. Masih mengangkat soal wanita ular, sinetron ini diperankan oleh Dewi Perssik dan aktor berkebangsaan India bernama Arjit Taneja.

Berbeda di film NYI BLORONG, sosok Nadin yang diperankan oleh Dewi Perssik di film ini justru digambarkan sebagai siluman ular yang baik hati. Dalam kisahnya, Nadin menghadapi konflik batin dan asmara dengan sosok manusia bernama Ihsan. Sinetron ini sempat meraih sukses dan rating yang cukup besar pada masanya.


REKOMENDASI
TRENDING