Dikaitkan Korupsi di Malaysia, Status Leo di PBB Dipertanyakan

Kamis, 20 Oktober 2016 11:38 Penulis: Mahardi Eka
Dikaitkan Korupsi di Malaysia, Status Leo di PBB Dipertanyakan KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Leonardo DiCaprio tidak hanya dikenal karena kualitas aktingnya semata. Di luar profesinya sebagai aktor, Leo sangat aktif menyuarakan tentang isu lingkungan hidup. Ia mendirikan Leonardo DiCaprio Foundation (LDF) yang juga bergerak di bidang lingkungan hidup.  Bahkan, Leo ditunjuk oleh PBB untuk menjadi "pembawa pesan perdamaian".

Nama besar yang disandangnya harus tercoreng sebab Leo dikaitkan dengan skandal korupsi di yayasan 1MDB, Malaysia yang bahkan sampai melibatkan Perdana Menteri Najib Razak. Leo diduga telah menerima sejumlah uang hasil korupsi tersebut untuk mengelola LDF dan juga mendanai film THE WOLF OF WALL STREET. Mau tak mau banyak yang mempertanyakan. 

Salah satu yang menyatakan sangsi adalah sebuah LSM yang bergiat pada pelestarian hutan hujan di Swiss dan juga Bruno Manser Fund, yang bergerak melestarikan hutan tropis di Malaysia. Mereka meminta Leo secara terbuka menjelaskan hubungannya dengan skandal korupsi Malaysia atau ia harus mundur dari posisinya sebagai utusan PBB.

"Leonardo DiCaprio terus menolak menjelaskan hubungan dekatnya serta kaitan finansial antara pihaknya dengan orang-orang kunci yang terlibat skandal 1MDB di Malaysia," kata Lukas Straumann, direjtur LSM Bruno Manser Fund. "Hal ini tak bisa diterima," katanya seperti dikutip CNN belum lama ini.

 

Terkait dengan desakan kedua LSM tersebut, pihak Leo belum menanggapinya. Namun awal pekan ini, juru bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan akan terus mendukung Leo dalam usahanya melestarikan lingkungan hidup. 

Dujarric menyatakan ia memahami visi, misi, serta kinerja yayasan Leonardo DiCaprio. Dan ia meyakini bahwa yayasan tersebut tengah bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi kasus tersebut. 

"Kami (PBB) akan melanjutkan dan mendukung semua pekerjaannya untuk mengatasi perubahan lingkungan," pungkasnya.

Saat ini pihak Leo sedang menunggu arahan lebih lanjut dari Departemen Kehakiman AS dalam usaha mengungkap skandal korupsi di Malaysia tersebut.

 



(ncb/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING