10 Tahun Pisah Ranjang, Ini Alasan Abdee Slank Baru Urus Cerai di Persidangan

Senin, 21 Mei 2018 20:00 Penulis: Tyssa Madelina
10 Tahun Pisah Ranjang, Ini Alasan Abdee Slank Baru Urus Cerai di Persidangan Abdee Slank © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Biduk rumah tangga yang dibina oleh Abdee Slank dan Anita Dewi Farida harus kandas begitu saja. Diketahui sebelumnya, keduanya telah sepakat untuk bercerai secara agama pada tahun 2008 silam. Kini, Abdee dan Anita pun mengurus perceraian mereka di persidangan agar legal di mata hukum.

"Kalau bicara Abdee sama Anita cerai sudah dari tahun 2008. Sudah bubar mereka secara hukum (hukum agama). Secara UU belum, kalau Abdee sekarang hanya melegalkan perceraian secara hukum," ujar Taufik Mahmud selaku pengacara Abdee Slank, saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (21/05).

Meski pengacara Abdee tak menjelaskan secara gamblang tentang penyebab perceraian, diyakini ketidakcocokan menjadi masalah utama. Kendati demikian, resmi bercerai nanti, Taufik menegaskan bahwa kliennya tidak akan lari tanggung jawab, terutama perihal kewajibannya sebagai ayah dan mantan suami.

Anak menjadi alasan Abdee menunda cerai di persidangan. © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoAnak menjadi alasan Abdee menunda cerai di persidangan. © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

"Selama ini mereka sudah tidak tinggal serumah, komunikasi sudah kurang bagus, dengan para pihak suami istri sudah melaksanakan kewajibannya sebagai hukum agama. Paling tidak ingin legalitas yang sebenarnya agar si istri nanti ibu Anita bisa menjalankan kehidupan lagi, si bapak Abdee bisa menjalankan kehidupan lagi, resmi secara hukum," jelas Taufik.

"Tapi sebagai Abdee yang saya tahu, tidak akan menghilangkan hak dan kewajibannya pada mantan istri atau pada anak. Itu kata yang bersangkutan 'Saya enggak akan hilangkan kewajiban saya meski pun bukan jadi istri saya'," imbuhnya.

Lebih lanjut, seolah ingin menjawab pertanyaan publik selama ini, Taufik menjelaskan bahwa kliennya sudah mempertimbangkan masak-masak tentang keputusannya untuk melegalkan perceraian di pengadilan. Nyatanya, anak menjadi salah satu alasan utama.

"Ya mungkin dengan segala pertimbangan, anak dilihat sudah cukup dewasa, sudah cukup umur, bisa memahami. Mungkin dulu udah ditahan sekian waktu karena pertimbangan anak. Selain itu, memang ada konflik," pungkasnya.

(kpl/pur/tmd)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING